IDEOLOGI BUDAYA MASYARAKAT TUNGKAL ILIR DALAM MOTIF BATIK TANJUNG JABUNG BARAT

Authors

  • Yenni Rahmah Universitas Negeri Padang
  • Agustina Agustina Universitas Negeri Padang
  • Fuji Astuti Universitas Negeri Padang
  • Indrayuda Indrayuda Universitas Negeri Padang
  • Elida Elida Universitas Negeri Padang

Keywords:

ideologi budaya, batik daerah, budaya Melayu

Abstract

Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung makna ideologis yang merepresentasikan pandangan hidup masyarakat pendukungnya. Batik Tanjung Jabung Barat, khususnya yang berkembang di wilayah Tungkal Ilir, menampilkan motif-motif yang berakar pada nilai religius, adat istiadat Melayu, serta relasi harmonis antara manusia dan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk motif Batik Tanjung Jabung Barat serta menganalisis nilai-nilai ideologi budaya masyarakat Tungkal Ilir yang terkandung di dalamnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dengan perajin batik dan tokoh budaya, serta studi dokumentasi dan literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif-motif seperti Rehal dan Tunjuk Ngaji, Hutan Mangrove, dan Biota Laut merupakan representasi ideologi budaya Melayu yang menekankan religiusitas, kearifan ekologis, kerja keras, dan harmoni sosial. Batik Tanjung Jabung Barat berfungsi tidak hanya sebagai produk seni dan ekonomi kreatif, tetapi juga sebagai media pewarisan nilai ideologis dan identitas budaya masyarakat Tungkal Ilir di tengah arus modernisasi.

References

Alisjahbana, S. T. (1977). Perkembangan Kebudayaan Indonesia di Zaman Modern. Jakarta: Dian Rakyat.

Apriyani, K. T., dkk. (2021). Motif Batik Sebagai Ikon dan Mitos Baru Identitas Kabupaten Lebak. Jurnal Budaya Etnika, 5(2). https://jurnal.isbi.ac.id/index.php/etnika/article/view/1592

Asmawi. (2013). Budaya Melayu Jambi dalam Perspektif Islam. Jambi: UIN Sulthan Thaha Saifuddin Press.

Asti, R., & Ambar, R. (2011). Batik: Warisan Budaya Indonesia. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Chabib Uluum, D., dkk. (2025). Seloko Adat Melayu Jambi: Refleksi Kearifan Lokal dalam Tradisi dan Budaya Masyarakat Tungkal Ilir. Jurnal Rihlah, 10(1). https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/rihlah/article/view/56778

Desy, N. (2019). Motif Batik Mbok Semok Sebagai Interpretasi Simbolik Kearifan Lokal Pembatik Girilayu di Era Revolusi Industri 4.0. Prosiding Seminar Nasional Desain dan Arsitektur (SENADA), 2(1). https://eprosiding.idbbali.ac.id/index.php/senada/article/view/122/100

Dharsono, S. K. (2007). Estetika. Bandung: Rekayasa Sains.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tanjung Jabung Barat. (2022). Profil Batik Tanjung Jabung Barat. Kuala Tungkal: Disparbud Tanjab Barat.

Gustami, S. (2007). Nirmana: Unsur-Unsur Seni dan Desain. Yogyakarta: Kanisius.

Hanum, I. L. (2018). Dimensi Ideologis dalam Penamaan Motif Batik Bakau (Perspektif Ekolinguistik). Jurnal Nuansa Indonesia, 4(1). https://jurnal.uns.ac.id/ni/article/view/35799

Iskandar, & Kustiyah, E. (2017). Batik Sebagai Identitas Kultural Bangsa Indonesia di Era Globalisasi. Jurnal GEMA, 10(2). https://media.neliti.com/media/publications/62476-ID-batik-sebagai-identitas-kultural-bangsa.pdf

Kaelan. (2013). Pendidikan Pancasila. Yogyakarta: Paradigma.

Koentjaraningrat. (1990). Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kudiya. (2023). Motif dalam Seni Rupa Tradisional Indonesia. Bandung: ITB Press.

Madjid, N. (1992). Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan.

Mawardi. (2021). Batik Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. Jakarta: Kemdikbud.

Murtihada, & Mukminatum. (1979). Teori Ragam Hias Nusantara. Jakarta: Balai Pustaka.

Notonagoro. (1975). Pancasila Secara Ilmiah Populer. Jakarta: Pantjuran Tujuh.

Salam, S. (2020). Pengetahuan Dasar Seni Rupa. Makassar: Badan Penerbit Universitas Negeri Makassar.

Sanyoto, S. E. (2005). Dasar-Dasar Tata Desain dan Komposisi. Jakarta: Djambatan.

Sedyawati, E. (2010). Budaya Indonesia: Kajian Arkeologi, Seni, dan Sejarah. Jakarta: Rajawali Pers.

Setiawan, R., & Pradhikta, R. (2021). Pengenalan Batik Pada Anak Sebagai Wujud Cinta Budaya Indonesia. Jurnal ABDI UNESA, 1(1). https://journal.unesa.ac.id/index.php/abdi/article/view/11040

Soedarmono. (2008). Batik Sebagai Warisan Budaya Bangsa. Yogyakarta: Balai Batik Indonesia.

Soedarso, S. P. (2006). Tinjauan Seni: Sebuah Pengantar untuk Apresiasi Seni. Yogyakarta: Saku Dayar Sana.

Soekanto, S. (2006). Sosiologi: Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Soemardjan, S., & Soemardi, S. (1964). Setangkai Bunga Sosiologi. Jakarta: Yayasan Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

Sultan Takdir Alisjahbana, S. T. (1977). Perkembangan Kebudayaan Indonesia di Zaman Modern. Jakarta: Dian Rakyat.

Susanto, A. S. (1983). Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Jakarta: Binacipta.

Tirta, I. R. (1996). Batik: Pola dan Makna Simbolik. Bandung: Penerbit ITB.

Van Roojen, P. (2011). Batik Design. Amsterdam: Pepin Press.

Yosef. (2011). Teori Motif dalam Seni Rupa. Jakarta: Gramedia.

Downloads

Published

2025-12-25