Akuntansi Syariah Sebagai Wujud Penerapan Nilai-Nilai Islam Dalam Pelaporan Keuangan

Authors

  • Muammar Khaddafi Universitas Malikussaleh
  • Najla Zakya Rania Universitas Malikussaleh
  • Saradilla Saradilla Universitas Malikussaleh
  • Anna Fadhilla Universitas Malikussaleh
  • Hartika Mawarni Universitas Malikussaleh
  • Wilda Fadira Universitas Malikussaleh
  • Rindi Agustin Universitas Malikussaleh

Keywords:

Akuntansi Syariah, Pelaporan Keuangan, Nilai Islam

Abstract

Akuntansi secara epistemologis bukan sekadar instrumen teknis yang bebas nilai (value-free), melainkan sebuah konstruksi sosial yang mencerminkan ideologi, budaya, dan teologi masyarakat penggunanya. Artikel review ini mengeksplorasi posisi Akuntansi Syariah sebagai antitesis terhadap paradigma akuntansi konvensional yang berakar pada sekularisme dan materialisme kapitalistik. Fokus utama kajian ini adalah bagaimana nilai-nilai fundamental Islam yang meliputi konsep Tauhid (Keesaan Allah), ‘Adl (Keadilan), Amanah (Pertanggungjawaban), dan Shiddiq (Kejujuran) diintegrasikan secara sistematis ke dalam struktur dan praktik pelaporan keuangan. Melalui metode studi literatur dan analisis komparatif, artikel ini mengidentifikasi perbedaan fundamental pada tingkat ontologis dan aksiologis antara kerangka akuntansi konvensional (IFRS/GAAP) dengan standar syariah (AAOIFI/PSAK Syariah). Hasil ulasan menunjukkan bahwa Akuntansi Syariah tidak hanya bertujuan untuk menyajikan informasi bagi pengambilan keputusan ekonomi, tetapi juga berfungsi sebagai alat akuntabilitas vertikal kepada Allah SWT dan akuntabilitas horisontal kepada masyarakat. Pengukuran kinerja dalam sistem ini melampaui metrik laba moneter dengan menyertakan dimensi kesejahteraan sosial dan spiritual (Falah). Lebih lanjut, artikel ini menelaah instrumen pelaporan spesifik seperti Laporan Sumber dan Penyaluran Zakat serta Laporan Qardhul Hasan sebagai manifestasi etika bisnis Islam dalam meminimalisir kesenjangan ekonomi. Kajian ini menyimpulkan bahwa penerapan nilai-nilai Islam dalam pelaporan keuangan memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan transparansi, mitigasi praktik creative accounting, dan penguatan tata kelola organisasi yang etis. Implikasi dari tinjauan ini menekankan pentingnya harmonisasi antara standar akuntansi global dengan prinsip syariah tanpa mengorbankan substansi religiusitasnya

References

AAOIFI. (2021). Accounting, Auditing and Governance Standards for Islamic Financial Institutions. Bahrain.

Harahap, S. S. (2011). Teori Akuntansi Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 101 tentang Penyajian Laporan Keuangan Syariah.

Meutia, I. (2004). Strategi Meletakkan Nilai-Nilai Islam pada Laporan Keuangan. Jurnal Akuntansi dan Auditing Indonesia.

Napier, C. (2009). Defining Islamic Accounting: Current Issues and Past Roots. Journal of Islamic Accounting and Business Research.

Triyuwono, I. (2012). Akuntansi Syariah: Perspektif, Metodologi, dan Teori. Jakarta: Rajawali Pers

Downloads

Published

2025-12-25