SEKSUALITAS DALAM PRESPIKTIF AL-QUR’AN

Authors

  • Haerul Iman Universitas Sains Islam Al-Waddah Warrahmah kolaka
  • Nurul Sakinah darsal Universitas Sains Islam Al-Waddah Warrahmah kolaka
  • Gita Syahriana Universitas Sains Islam Al-Waddah Warrahmah kolaka

Keywords:

Seksualitas, AI-assisted writing, Kesehatan Mental

Abstract

Seksualitas sering dipandang sebagai tema sensitif dalam masyarakat Muslim, sehingga pembahasannya kerap dibatasi atau dihindari. Padahal, Al-Qur’an sebagai sumber ajaran Islam memberikan perhatian yang jelas, bermartabat, dan komprehensif terhadap seksualitas manusia. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep seksualitas dalam perspektif Al-Qur’an serta membandingkannya dengan pandangan sains modern. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan tematik (maudhu‘i), melalui analisis ayat-ayat Al-Qur’an, hadis, tafsir klasik dan kontemporer, serta literatur ilmiah di bidang biologi, psikologi, kesehatan publik, dan neurosains. Hasil kajian menunjukkan bahwa seksualitas dalam Al-Qur’an dipahami sebagai fitrah ilahiah yang memiliki fungsi spiritual, psikologis, dan biologis, serta harus dikelola dalam bingkai etika dan tanggung jawab. Temuan sains modern justru menguatkan prinsip-prinsip tersebut dengan membuktikan bahwa seksualitas berkontribusi terhadap kesehatan fisik, mental, dan stabilitas relasi. Dengan demikian, terdapat titik temu yang harmonis antara wahyu dan sains dalam memandang seksualitas manusia.

References

Abu Fida’ Abdur Rafi’, Terapi Penyakit Korupsi, (Jakarta: Penerbit Republika, 2004), h. 57

Al-Ghazālī. Iḥyā’ ‘Ulūm al-Dīn. Beirut: Dār al-Fikr.

Al-Qur’an Al-Karim

Al-Qurṭubī, Abū ‘Abdullāh. Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Anbiya, A. Z. (2023). Tazkiyatun Nafs dalam Mengembalikan Fitrah Manusia Modern. Islamic Counseling: Jurnal Bimbingan Dan Konseling Islam, 7(1), 133-148.

Ar-Rāzī, Fakhruddīn. Mafātīḥ al-Ghayb. Beirut: Dār Iḥyā’ al-Turāth al-‘Arabī.

Ibn Kaṯīr, Ismā‘īl. Tafsīr al-Qur’ān al-‘Aẓīm. Beirut: Dār al-Fikr.

Mutholingah, S., & Zain, B. (2021). Metode penyucian jiwa (tazkiyah al-nafs) dan implikasinya bagi pendidikan agama islam. TA'LIMUNA: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 69-83.

Nur Sayfudin, “Konsep Tazkyatun Nafs Perspektif Al-Ghozali dalam Pendidikan Akhlak”, (Skripsi S-1 Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Metro, 2018), h.23.

Rifay Siregar, Tasawuf dari Sufisme Klasik ke Neosufisme, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), cet. II, 245

Downloads

Published

2025-12-30