Konflik Internal Umat Islam Dan Peran Aswaja Dalam Membangun Rekonsiliasi Sosial

Authors

  • Akmir Akmir Universitas Sains Islam Almawaddah Warrahmah Kolaka
  • Akbar Akbar Universitas Sains Islam Almawaddah Warrahmah Kolaka
  • Ahmad Irfan Rivaldi Universitas Sains Islam Almawaddah Warrahmah Kolaka
  • Mar’iyah Qibthiyah Universitas Sains Islam Almawaddah Warrahmah Kolaka
  • Fatmawati Fatmawati Universitas Sains Islam Almawaddah Warrahmah Kolaka

Keywords:

Konflik internal, umat Islam, Aswaja

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor penyebab konflik internal umat Islam di Indonesia, dampaknya terhadap kehidupan sosial-keagamaan, serta menelaah peran manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) sebagai paradigma moderasi dalam membangun rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah seperti buku, artikel jurnal, dokumen organisasi Islam, serta publikasi akademik lainnya yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses identifikasi, pemilahan, dan sintesis konsep-konsep terkait konflik internal dan prinsip Aswaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik internal tidak hanya memicu polarisasi teologis, tetapi juga melemahkan posisi sosial-politik umat, menghambat pembangunan umat, serta menurunkan citra Islam sebagai agama kedamaian. Sementara itu, manhaj Aswaja dengan prinsip tawassuth, tawazun, tasamuh, dan amar ma’ruf nahi munkar terbukti menjadi kerangka moderatif yang mampu mendorong dialog, toleransi, serta rekonsiliasi sosial. Penelitian ini menegaskan pentingnya revitalisasi nilai-nilai Aswaja dalam merawat keberagaman internal Islam dan memperkuat harmoni sosial di Indonesia

References

Abd. Aziz Faiz (2020). Transformasi Konflik Bernuansa Agama Dan Strategi Reformatif Pada Pembangunan Budaya Damai Di Indonesia. Jurnal Sosiologi Agama: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama dan Perubahan Sosial. 14 (2), 180-181

Kamal, A. (2021). Diktat Sosiologi Agama (A. Kamal (ed.); 1st ed.). Univesitas Islam Negeri Sumatera Utara.

Michael Alexander (2019). Perdamaian Dan Rekonsiliasi: Sebuah Eksplanasi Kekerasan Berbasis Agama Dan Upaya Melampauinya. Geneva - Jurnal Teologi dan Misi. Vol. 17, No.2, Desember 2019: 115-138

Muhammad Sahlan dkk (2019). Peran Ulama dalam Proses Rekonsiliasi Pasca Konflik di Aceh. Society, 7 (2), 271-288

Ratna Dwi Anjani, Aceng Kosasih. (2024). Peran Komunitas Agama Islam Dalam Membangun Toleransi Dan Menuntaskan Konflik Agama Di Indonesia. Jurnal At-Taujih: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam. IV, No 1:16-29

Saman Hudi (2016). Aswaja An-Nahdiyah Sebagai Modal Sosial Dalam Mengokohkan NKRI. Vol. 1 No.2, 178-179

Sahdin Hasibuan dkk (2024). Institusi Agama Sebagai Penggerak Perdamaian: Studi Kasus Konflik Sosial di Indonesia. Fatih: Journal of Contemporary Research Volume 01, Nomor 02, Tahun 2024, 208-222

Wahid Foundation. 2018. Membatasi Para Pelanggar; Laporan Tahunan Kemerdekaan Agama Berkayakinan Wahid Foundation 2018. Wahid Foundation.

Downloads

Published

2025-12-30