Kajian Konseptual tentang Negara dan Bangsa dalam Perspektif Ilmu Politik

Authors

  • Resti Wahyu Yuliana Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  • Sayful Eka Nofiananta Universitas Slamet Riyadi Surakarta
  • Gufron Bayu Satria Arno Putra Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Keywords:

bangsa, ilmu politik, negara

Abstract

Penelitian ini membahas pembedaan konseptual antara negara dan bangsa dalam perspektif ilmu politik, mengingat kedua istilah tersebut kerap digunakan secara bergantian meskipun memiliki penekanan analitis yang berbeda. Kerancuan penggunaan konsep dapat menyebabkan pembacaan yang kurang tepat terhadap persoalan politik, khususnya yang berkaitan dengan identitas, legitimasi, dan tata kelola pemerintahan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan menelaah literatur teori politik, kajian akademik Indonesia, serta laporan relevan untuk memetakan ciri utama negara, bangsa, dan negara-bangsa. Hasil kajian menunjukkan bahwa negara terutama dapat dipahami melalui kapasitas kelembagaan, kedaulatan, dan legitimasi, sementara bangsa berakar pada imajinasi kebersamaan, memori sejarah, simbol, bahasa, dan nilai yang membentuk solidaritas kolektif. Pembahasan juga menyoroti peran ruang digital dalam membentuk identitas kebangsaan dan partisipasi politik, sekaligus risiko disinformasi dan polarisasi yang dapat mengganggu kohesi sosial. Kontribusi utama tulisan ini adalah menawarkan kerangka konseptual yang lebih terstruktur untuk membedakan sekaligus mengaitkan konsep negara dan bangsa, sehingga dapat menjadi acuan analitis yang lebih presisi dalam kajian politik, khususnya dalam konteks Indonesia.

References

Anderson, B. R. O. (1991). Imagined Communities: Reflections on the Origin and Spread of Nationalism. Verso.

APJII. (2024). APJII Jumlah Pengguna Internet Indonesia Tembus 221 Juta Orang. Retrieved from APJII website: https://apjii.or.id/berita/d/apjii-jumlah-pengguna-internet-indonesia-tembus-221-juta-orang

Besley, T., and Persson, T. (2009). The Origins of State Capacity: Property Rights, Taxation, and Politics. American Economic Review, 99(4), 1218–44. https://doi.org/10.1257/aer.99.4.1218

BPS Provinsi Jawa Tengah. (2024). Indeks Demokrasi Indonesia Provinsi Jawa Tengah 2023. Semarang.

Budiardjo, M., Soeseno, N., and Evaquarta, R. (2023). Ilmu Politik: Ruang Lingkup dan Konsep. In Pengantar Ilmu Politik. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.

Buzan, B., and Wæver, O. (2003). Regions and Powers: The Structure of International Security. Cambridge University Press.

Gilley, B. (2006). The meaning and measure of state legitimacy: Results for 72 countries. European Journal of Political Research, 45(3), 499–525. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/j.1475-6765.2006.00307.x

Isnur, P. (2025). Sudah Sejauh Mana Tingkat Demokrasi di Indonesia? Retrieved from Indonesia Baik.id website: https://indonesiabaik.id/infografis/sudah-sejauh-mana-tingkat-demokrasi-di-indonesia

Jaya, A. C. (2019). Konsep Nation-State Dalam Pemikiran Ideologi Politik Melayu Islam Pada Abad Ke-19 M (Studi Pemikiran Abdullah bin Abdul Kadir Munsyi (1787-1854)). Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 15(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24042/tps.v15i1.3684

Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia. (2024). Indeks Partisipasi Pemilu pada Pemilihan Umum Tahun 2024. Jakarta.

Krasner, S. D. (1999). Sovereignty: Organized Hypocrisy. Princeton University Press.

Manalu, D. K., Bukit, D. G. B., and Hutabarat, M. (2024). Identitas Nasional Dan Nasionalisme Di Era Digital: Dalam Kajian Kewarganegaraan. Jagaddhita, 4(1). https://doi.org/https://doi.org/10.30998/jagaddhita.v4i1.3650

Meteray, B. (2022). Kontestasi Nasionalisme Indonesia Pada Tiga Daerah Penyemaian Di Papua. Majalah Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia, 48(1), 47–62. https://doi.org/https://doi.org/10.14203/jmi.v48i1.1180

Rizaldi, B. A. (2024). Mafindo catat hoaks politik meningkat dibanding pemilu lalu. Retrieved from ANTARA website: https://www.antaranews.com/berita/3944460/mafindo-catat-hoaks-politik-meningkat-dibanding-pemilu-lalu

Rochman, F. (2025). Kemkomdigi identifikasi 1.923 konten hoaks sepanjang 2024. Retrieved from ANTARA website: https://www.antaranews.com/berita/4570934/kemkomdigi-identifikasi-1923-konten-hoaks-sepanjang-2024

Soepandji, K. W. (2019). Geopolitik, Negara, dan Bangsa Masa Kini. Jurnal Kajian Lemhannas RI, 37, 41–58.

Downloads

Published

2026-01-08