Diferensiasi Konten Digital dalam Ekosistem Multiplatform: Analisis Produksi, Distribusi, dan Audiens

Authors

  • Firmansyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Anshar Akil Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Keywords:

audiens, diferensiasi konten, multiplatform

Abstract

Perkembangan media digital telah membawa perubahan signifikan dalam cara konten diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi oleh audiens. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis diferensiasi konten digital dalam ekosistem multiplatform dengan menelaah keterkaitan antara proses produksi, mekanisme distribusi, dan karakter audiens pada berbagai platform media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka melalui kajian terhadap jurnal dan literatur ilmiah yang relevan dengan komunikasi digital dan media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa diferensiasi konten digital tidak dapat diterapkan secara seragam karena setiap platform memiliki tuntutan produksi, pola distribusi, serta karakter audiens yang berbeda. Instagram menekankan kekuatan visual dan kedekatan sosial, TikTok mengandalkan distribusi terbuka dan audiens partisipatif, Facebook berbasis jejaring dan komunitas, YouTube mendukung distribusi jangka panjang dengan audiens yang berorientasi pada kedalaman informasi, sementara X menekankan distribusi cepat dan respons kritis terhadap isu aktual. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan komunikasi digital dalam ekosistem multiplatform sangat bergantung pada kemampuan penyesuaian konten terhadap karakter platform, distribusi, dan audiens.

References

Andriani, D., & Kusuma, A. (2022). Distribusi konten visual di media sosial Instagram. Jurnal Komunikasi Digital, 6(2), 89–101.

Hidayah, N., & Prabowo, A. (2023). Pola konsumsi audiens YouTube terhadap konten edukatif. Jurnal Ilmu Komunikasi, 15(2), 101–113.

Khasanah, O. N. (2024). Manajemen distribusi dan audiens: Strategi distribusi konten media dan algoritma media sosial. Amerta: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(3), 135–145.

Kurniawan, D. (2022). Twitter sebagai ruang diskursus publik digital. Jurnal Komunikasi Politik, 6(1), 23–35.

Maulana, R. (2022). Partisipasi audiens dalam budaya konten TikTok. Jurnal Media Baru, 4(2), 67–78.

Purnamasari, D., & Lestari, S. (2021). Instagram dan konstruksi identitas audiens digital. Jurnal Komunikasi Indonesia, 9(2), 89–101.

Rohmah, N., & Suryadi, K. (2024). Perubahan pola komunikasi masyarakat di era digital. Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial Politik, 1(4), 605–610.

Saleh, A., & Setianti, Y. (2023). Transformasi komunikasi digital dalam media baru. Communicology: Jurnal Ilmu Komunikasi, 11(1), 1–15.

Downloads

Published

2026-01-16