Implementasi Layanan Mediasi Konfrontatif Berbasis Reality Therapy dalam Menurunkan Kebutuhan Validasi Siswa Pelaku Perundungan di Sekolah Dasar
Keywords:
Kepemimpinan, Transformasional, Kepala DesaAbstract
Perundungan di tingkat Sekolah Dasar sering kali muncul sebagai manifestasi dari kegagalan anak dalam memenuhi kebutuhan psikologis dasarnya secara positif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji implementasi Layanan Mediasi Konfrontatif dengan teknik WDEP (Wants, Direction, Evaluation, Planning) dalam menurunkan ketergantungan pada validasi eksternal yang destruktif pada siswa pelaku perundungan di Sekolah Dasar. Menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian ini menyasar siswa kelas tinggi (fase C) yang teridentifikasi memiliki kecenderungan perilaku agresi demi mendapatkan pengakuan teman sebaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa melalui dialog konfrontatif yang empatik dan terstruktur, siswa sekolah dasar mampu melakukan evaluasi diri terhadap perilakunya dan menyusun rencana tindakan yang lebih bertanggung jawab. Implementasi ini membuktikan bahwa pendekatan realitas dapat menjadi alternatif preventif sekaligus kuratif dalam menciptakan iklim sekolah dasar yang aman dan kondusif sesuai dengan target capaian perkembangan anak.
References
Adibah, M., & Priyambodo, D. P. (2022). Efektivitas konseling kelompok realitas teknik WDEP untuk meningkatkan perilaku disiplin siswa. Jurnal Fokus Konseling, 8(1), 1-10.
Agustina, A. (2020). Psikologi Perkembangan Anak: Tinjauan Teori Piaget dan Erikson dalam Pendidikan. Pustaka Pelajar.
Aini, A. (2023). Perilaku agresi anak ditinjau dari choice theory William Glasser. Jurnal Psikologi Kontemporer, 2(1), 45-56.
Antara, Y., & Haryanti, S. (2022). Konsep Diri dan Kebutuhan Validasi pada Siswa Pelaku Bullying di Sekolah Dasar. Media Akademi.
Arifudin, O. (2023). Validasi Diri: Kunci Keseimbangan Emosi Anak usia Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Bimbingan, 8(2), 110-125.
Aroviani, A., & Niman, B. (2021). Efektifitas Behaviour Therapy Terhadap Risiko Perilaku Kekerasan pada Anak. Jurnal Kesehatan dan Keperawatan, 13(2), 161-170.
Astuti, R. T., dkk. (2021). Karakteristik dan klasifikasi perundungan di lingkungan sekolah dasar. Jurnal Kesehatan Mental, 4(2), 121-135.
Chakrawati, A. (2022). Bentuk perundungan verbal di kalangan pelajar sekolah dasar. Jurnal Psikologi Sekolah, 5(3), 88-99.
CNN Indonesia. (2023). Kemendikbud: 24,4 Persen Siswa Berpotensi Alami Perundungan di Sekolah. Diakses dari www.cnnindonesia.com.
Corey, G. (2017). Theory and Practice of Counseling and Psychotherapy (10th ed.). Cengage Learning.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Dewi, S. T. (2023). Peran kebutuhan validasi diri dalam membentuk identitas sosial remaja dan anak. Jurnal Psikologi Remaja, 10(1), 1-15.
Ghasemi, B., dkk. (2018). The Effectiveness of Group Choice Theory and Reality Therapy Training on Reducing Aggression among Students. International Journal of Psychology, 12(1), 30-45.
Glasser, W. (2011). Choice Theory: A New Psychology of Personal Freedom. Harper Perennial.
Handayani, T. (2021). Penerapan Sanksi Tindakan Anak yang Melakukan Bullying dalam Perspektif Perlindungan Anak. Jurnal Hukum dan Keadilan, 8(1), 55-68.
Hidayat, R. (2016). Pengukuran Efektivitas Program dan Kebijakan Publik. Rajawali Pers.
Huda, M. (2020). Efektivitas Mediasi Konfrontatif dalam Mengubah Perspektif Pelaku Bullying. Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2), 80-95.
Mahardika, D. (2022). Perkembangan Kognitif dan Sosial Anak Usia Sekolah Dasar. Rajawali Pers.
Mardiah, S. (2022). Kriteria dan indikator pengukuran efektivitas pelayanan bimbingan dan konseling di SD. Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(1), 1-10.
Maslow, A. H. (2018). Motivation and Personality (Revised Ed.). HarperCollins.
Mufidah, A. (2020). Konsep kehidupan efektif sehari-hari (KES) sebagai tujuan bimbingan dan konseling. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 7(2), 1-15.
Nugroho, D. Y. (2020). Model pengukuran efektivitas program berdasarkan capaian tujuan di instansi pendidikan. Jurnal Administrasi Publik, 13(2), 45-60.
Nursalam. (2017). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan dan Kesehatan: Pendekatan Praktis. Salemba Medika.
Odacı, H., & Çelik, R. (2017). Reality Therapy-Based Group Counselling for Reducing Aggression in Adolescents. Journal of Reality Therapy, 36(2), 20-35.
Olweus, D. (1993). Bullying at School: What We Know and What We Can Do. Blackwell Publishing.
Prayitno. (2019). Pengaruh Pemenuhan Kebutuhan Anak Terhadap Tindakan Bully Siswa di Sekolah. Jurnal Pendidikan dan Bimbingan, 5(2), 15-25.
Puspitasari, I. (2022). Peran Konselor dalam Mediasi Konflik Siswa di Era Digital. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(2), 150-162.
Rahman, K., Nuraini, K., & Hasanah, U. (2020). Analisis Kegagalan Mediasi Konvensional dalam Penanganan Kasus Bullying di Sekolah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan, 3(2), 123–135.
Rahmat, A. (2019). Efektivitas Mediasi Konfrontatif dalam Penyelesaian Konflik Siswa. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 4(2), 78-89.
Rosa, N. (2023). Data Kasus Bullying di Sekolah, FSGI: 50% di Jenjang SMP dan SD. Detikcom.
Setiawan, B. (2019). Fungsi pengentasan bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah siswa. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 7(3), 100-115.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sumardi, Y. (2020). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif. Ar-Ruzz Media.
Syahputra, A. (2025). Konsep validasi emosional dalam kerangka teori terapi realitas. Jurnal Kesehatan Mental Indonesia, 5(1), 1-10.
Thompson, R. A., & Rudolph, L. B. (2017). Counseling Children and Adolescents (10th ed.). Brooks/Cole.
Wubbolding, R. E. (2017). Reality Therapy for the 21st Century (2nd ed.). Routledge
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Faren Aulia Meilani, Siti Fatimah, Nia Agustins, Titi Sunarti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










