PENGARUH PROGRAM EKSTRAKURIKULER SENI DAN BUDAYA TERHADAP KREATIVITAS DAN EMOSIONAL ANAK

Authors

  • Yertiti Giawa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Battuta
  • Dichi Akbar Wahyudi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Battuta

Keywords:

Ekstrakurikuler Seni dan Budaya, Kreativitas, Emosional Anak

Abstract

Pengembangan kreativitas dan emosional anak merupakan bagian penting dalam proses pendidikan yang berorientasi pada pembentukan individu secara utuh. Program ekstrakurikuler seni dan budaya di sekolah berperan sebagai ruang belajar non-akademik yang mendukung ekspresi diri, penguatan karakter, dan pengelolaan emosi anak. Penulisan artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh program ekstrakurikuler seni dan budaya terhadap kreativitas dan perkembangan emosional anak berdasarkan hasil kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal nasional yang relevan dengan topik ekstrakurikuler seni dan budaya, kreativitas anak, serta perkembangan emosional anak. Data dianalisis secara deskriptif-kualitatif untuk memperoleh pemahaman yang sistematis dan komprehensif mengenai hubungan antara keterlibatan anak dalam kegiatan seni dan budaya dengan perkembangan kreativitas dan emosionalnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa program ekstrakurikuler seni dan budaya memberikan kontribusi signifikan dalam menstimulasi kemampuan berpikir kreatif, imajinatif, dan fleksibel pada anak, sekaligus membantu anak mengenali, mengekspresikan, dan mengelola emosi secara konstruktif. Kegiatan seni dan budaya juga memperkuat kecerdasan emosional anak yang tercermin dalam perilaku sosial, kepercayaan diri, dan sikap positif terhadap proses belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya optimalisasi program ekstrakurikuler seni dan budaya sebagai bagian integral dari praktik pendidikan di sekolah.

References

Afifah, N., Ervina, A. S. M., Aghnaita, M., Muzakki, S., & Saudah, S. (2024). Implementasi ekstrakurikuler tari dan relevansinya sebagai pengembangan kreativitas seni anak usia dini. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 6(1), 111–122. https://doi.org/10.35473/ijec.v6i1.2765

Andriani, D. (2015). Pengembangan sosial emosional anak melalui kegiatan bermain peran. Wahana Didaktika: Jurnal Ilmu Kependidikan, 11(3), 140. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v11i3.140

Apriliyanti, V., & Rosyidi, Z. (2025). Strategi pembelajaran seni rupa dalam meningkatkan kreativitas pada anak Madrasah Ibtidaiyah. Cilpa: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Rupa, 9(2). https://doi.org/10.30738/cilpa.v9i2.16539

Damayanti, I. (2025). Penguatan imajinasi anak melalui kegiatan seni di PAUD. Arunika Widya: Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 1(1), 15. https://doi.org/10.59966/arunikawidya.v1i1.15

Gusmaniarti, G. (2025). Pengaruh pembelajaran sentra seni dan kreativitas terhadap perkembangan sosial emosional anak. Pedagogi: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1942. https://doi.org/10.30651/pedagogi.v4i2.1942

Hidayah, U., & Aprilia, I. (2025). Mengembangkan karakter anak melalui pembelajaran seni budaya dan prakarya di sekolah dasar. Al Ibtidaiyah: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 2(1). https://doi.org/10.46773/ibtidaiyah.v2i1.169

Kurnia, B., Hartono, H., Rokhman, F., & Wagiran, W. (2025). Peran seni sebagai media ekspresi diri dalam membentuk identitas dan kepercayaan diri anak. Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1S), 6369. https://doi.org/10.37366/jpgsd.v6i1S.6369

Kurniawati, E. K. (2022). Peran pendidikan seni dalam penuangan ekspresi emosi anak. Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse, 1(1), 87–92. https://doi.org/10.21831/sungging.v1i1.57556

Ndun, B. O. M., Jayola, C. S., Rahmatinggusti, I. K., et al. (2025). Development of intercultural creativity through art education at junior high school. Sungging: Journal of Innovative, Cultural, Transdisciplinary Art and Kriya Discourse, 4(1). https://doi.org/10.21831/sungging.v4i1.87547

Nurfaizah, N., & Na’imah, N. (2023). Pengembangan seni anak usia dini berbasis pembelajaran sentra di masa new normal. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.35473/ijec.v3i2.984

Pandanwangi, B., Laksani, H., Pravitasari, I. S., & Arkan, M. F. (2024). Menggali potensi emosional anak melalui pelatihan seni motif geometris Flores. Kongga: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 34. https://doi.org/10.52423/kongga.v2i2.34

Pradita, F., Nurpratiwiningsih, L., & Setiyoko, D. (2024). Pengaruh kegiatan ekstrakurikuler seni tari terhadap kreativitas dan berkebinekaan global siswa. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(2), 16156. https://doi.org/10.23969/jp.v9i2.16156

Pratiwi, S. R., Sukmayadi, Y., & Nugraheni, T. (2023). Art learning for children as a social emotional learning program. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5883–5894. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5227

Rapita, P., Anggraini, D., & Lukman, L. (2022). Kreativitas gerak pada ekstrakurikuler seni tari bertema kehidupan peduli lingkungan di kelas IV dan V SDN 80 Lemeu Pit Kabupaten Lebong. JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 5(1), 86–93. https://doi.org/10.33369/juridikdas.5.1.1-15

Risqiana, Y. E., & Rahmadani, N. K. A. (2025). Eksplorasi kreativitas tari pada anak usia dini. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03). https://doi.org/10.23969/jp.v10i03.28340

Umamah, C., & Andi, H. J. (2022). Edukasi kreativitas anak di PAUD Nurul Jadid Sumenep dengan kegiatan seni dan budaya berbasis aktivitas motorik. Jurnal Pengabdian Mandiri, 1(8), 1479–1486.

Wibowo, D. V., & Nugraheni, A. S. (2024). Implementasi pembelajaran kreatif seni rupa anak PAUD berbasis daring. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 19(2). https://doi.org/10.21831/imaji.v19i2.37344

Zuhro, A. R., & Cahyandaru, P. (2022). Pengembangan media seni mainan tradisional untuk pembelajaran seni budaya anak. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 20(1), 34–46. https://doi.org/10.21831/imaji.v20i1.45291

Downloads

Published

2026-01-30