Analisis Komunikasi Keluarga dalam Kasus Perselingkuhan di Keluharan Mannanti Kabupaten Sinjai
Keywords:
Komunikasi keluarga, perselingkuhan, analisisAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pola komunikasi dalam keluarga yang terlibat dalam kasus perselingkuhan, termasuk bagaimana anggota keluarga berinteraksi dan menyampaikan perasaan mereka. Menganalisi bagaiman komunikasi yang tidak efektif dan efektif sangat mempengaruhi proses penyelesaian masalah setelah terjadinya kasus perselingkuhan. Memberikan rekomendasi tentang strategi komunikasi yang dapat membantu keluarga menghadapi dan mengatasi masalah perselingkuhan dengan lebih baik. Mengetahui dampak perselingkuhan terhadap komunikasi antar anggota keluarga, termasuk perubahan dalam cara berkomunikasi, konflik yang muncul, dan upaya pemulihan hubungan. Penelitian ini menggunakan metode analisi kualitatif dengan tekhnik pengumpulan data yaitu dengan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara kepada istri-istri yang telah mengalami kasus perselingkuhan di Kelurahan Mannanti. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi yang tidak efektif, seperti komunikasi yang penuh konflik, kurangnya keterbukaan, ketidak jujuran, menjadi faktor pemicu terjadinya perselingkuhan. Mengidentifikasi faktor-faktor yang berkontribusi pada terjadinya perselingkuhan, seperti ketidakpuasan emosional dalam hubungan, kurangnya komunikasi tentang kebutuhan dan harapan, atau faktor eksternal seperti stres akibat pekerjaan. Penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana setiap anggota keluarga memandang perselingkuhan dan dampaknya. Misal, pasangan yang berselingkuh mungkin memiliki alasan tertentu yang mereka anggap valid, sementara pasangan yang dihianati mungkin merasa sangat terluka dan kecewa.
References
Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Kementrian Agama RI. (2021). Edisi Cetak. Bandung: Cordoba.
Abu Abdillah Muhammad bin Yazid bin majah al-qazwini, Sunan ibnu majah, Jilid I (Bairut: Dar Ihya al-Kutub al-Arabiyah, t.th), No. 1977, h. 636.
Al-Gifari, A, (2021). Selingkuh Nikmat yang Terlaknat, Bandung: Mujahid.
Al-Kulayni, dan Muhammad, J. (2015). Al-Kafi, Qum: Ansariyan Publications.
Alwi, M, (2018). Analisis isi pesan Dakwah Dalam Novel “Sastra Jendra Hayunimgrat Pangruwating Diyu” Cirebon: Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah Institut Agama Islam.
Anggraini, Sabrina, 07 desember 2024, “Cara Mengatur Keuangan Keluarga Tanpa Drama,”https://youtu.be/hbYVtzt_uqo?si=SVv4lQyhB5GQfQhD. (20 Oktober 2024).
Daryanto, (2016). Teori Komunikasi, Yogyakarta: Gava Media.
Fadli. (2024). wawancara.
Hanafi, Konsep Penelitian R&D Dalam Bidang Pendidikan, (Jurnal Kajian Keislaman, Vol.4,No.2,2017), h. 132.
Herdiansyah, H, (2015). Wawancara, Observasi dan Focus Grups, Ponogoro,
Hidayatullah, A. (2016). Jurnalisme Cetak, konsep dan praktek, Yogyakarta: Buku Literasi.
https://dpmptsp.sulselprov.go.id/publik-profil-kabkota?id=17 (12 Februari 2025).
https://www.universitaspsikologi.com/2018/10/pandangan-psikologi-terhadap-perselingkuhan-dan-penjelasan-tanda cirinya (7 Agustus 2024).
4 http://pintusatu.com/selingkuh-dalam-pandangan-islam/ (7 Agustus 2024).
Irfan, N dan Masyrofah. (2015). Fiqih Jinayah, Jakarta: Amzah.
Jasmin. (2024). Wawancara.
Khairani, M dan Purnamasari,D, (2019). “Pemaafan Pada Individu Yang Mengalami Perselingkuhan Dalam Pernikahan,” An-Nafs.
Kurniasih, Debora Danisa "Pengertian Instrumen Penelitian", https:// www.detik.com/jabar/berita/d-6230758/pengertian-instrumen-penelitian-dan-contohnya (25 Juli 2024).
Mardhotillah, A, (2020). “Membangun Harmoni Keluarga Pasca Perselingkuhan,” Skripsi, Malang: Universitas Maulana Malik Ibrahim.
Nur, M, Yasin, “Buku Monografi Kelurahan Mannanti kecematan tellu limpoe kabupaten sinjai” (Sinjai: 2018) h. 1-4.
Rozaq, Wahyu Nur Halimah, (2018) “Komunikasi Suami Istri yang Terlibat Cyber Love Melalui Sosial Media,” Skripsi, Surabaya: Universitas Islam Negri Sunan Ampel.
Sukirah, Y., dkk. “Peningkatan Minat Belajar Peserta Didik dengan Menggunakan Media Pembelajaran yang Menarik pada Masa Pandemi Covid 19 di SD Swasta HKBP 1 Padang Sidempuang” (Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 2, no. 1., 2022).
Supriadi, (2021). Komunikasi Suami Istri Pasca Perselingkuhan (Tesis: Universitas Islam Negri Alauddin Makassar), h. 11-12.
Syaiful Rohim, (2016). Teori Komunikasi, Perspektif Ragam dan Aplikasi, Jakarta: Rineka Cipta.
Ulfiah, (2016) Psikologi Keluarga Pemahaman Hakikat Keluarga Dan Penanganan Problematika Rumah Tangga, Bogor: Ghalia Indonesia.
Umair. (2024). Wawancara.
Winda Oktaviani, (2019). “Komunikasi Pendidikan Dalam Pembelajaran Tahfidz Di Pondok Pesantren Harsallakum Kota Bengkulu” Skripsi, Bengkulu: Institut Agama Islam Negri.
Wulur, B. Meisil, (2022). Komunikasi dan Media Dakwah, Mojokerto: C.V. Insight Mediatama.
Yusuf, M. (2017). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan, (Cet IV, Jakarta: Fajar Interpratama Mandiri).
Zahira, Nadya, “5 hal yang kerap membuat perempuan trauma menjalin hubungan,” https://m.kumparan.com/kumparanwoman-1xyv0gOGkh8/4(30 April 2022).
Zalafi, Zahratika, (2015). Dinamika psikologis perempuan yang mengalami perselingkuhan suami (Skripsi: Uin sunan kalijaga yogjakarta), h. 8.
Zuhairi, dkk, Pedoman Penulisan Skripsi, Metro: Institut Agama Islam Negeri Metro.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rasmiati Rasmiati, Meisil B. Wulur, Ahmad Muntazar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










