Pengaruh Air Kelapa Hijau (Cocos Nucifera Linn Var. Viridis) terhadap Penurunan Nyeri  Menstruasi (Dysmenorrhea) pada Siswi SMAN 1 Kuta Baro Aceh Besar

Authors

  • Tuti Kurnia Fitri Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Kartinazahri Kartinazahri Poltekkes Kemenkes Aceh
  • Nanda Norisa Poltekkes Kemenkes Aceh

Keywords:

Air Kelapa Muda, Dysmenorrhea, Remaja

Abstract

Dismenore atau nyeri menstruasi merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang paling sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, konsentrasi belajar, serta kualitas hidup selama menstruasi. Prevalensi dismenore mencapai 64,25%, yang terdiri atas 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat dilakukan untuk mengurangi nyeri menstruasi adalah mengonsumsi air kelapa hijau (Cocos nucifera Linn var. viridis) yang mengandung elektrolit, magnesium, kalsium, dan vitamin C sehingga dapat membantu meredakan kontraksi otot serta proses inflamasi penyebab nyeri menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri. Penelitian menggunakan metode quasi experiment dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 20 siswi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan pada tanggal 18 Juni sampai 7 Juli 2025 menggunakan lembar observasi. Intervensi diberikan secara door to door sebanyak dua kali pada setiap responden, sedangkan evaluasi dilakukan pada menit ke-15, 30, dan 60 setelah pemberian intervensi pada hari pertama dan kedua menstruasi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 1,000 pada menit ke-15 yang berarti tidak terdapat perbedaan nyeri menstruasi sebelum dan sesudah intervensi. Namun, pada menit ke-30 dan 60 terdapat penurunan nyeri menstruasi yang signifikan baik pada hari pertama maupun kedua dengan nilai p-value sebesar 0,001. Penelitian ini menyimpulkan bahwa air kelapa hijau berpengaruh signifikan terhadap penurunan nyeri menstruasi sehingga dapat digunakan sebagai alternatif nonfarmakologis yang mudah, aman, dan terjangkau dalam mengatasi dismenore pada remaja putri.

References

Aceh, D. K. (2020). Laporan kesehatan reproduksi remaja Provinsi Aceh. Dinas Kesehatan Aceh.

Barlina, R. (2018). Manfaat air kelapa hijau terhadap kesehatan reproduksi wanita. Jurnal Kesehatan, 10(2), 45–52.

Dewi, N., Rahmawati, S., & Putri, A. (2022). Pengaruh konsumsi air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri menstruasi pada remaja putri. Jurnal Kebidanan Indonesia, 13(1), 22–29.

Fahriani, M., Wulandari, E., Keraman, B., & Mentari, M. R. (2022). Pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan skala dismenorea pada remaja. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(3), 2023–2029. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i3.8878

Indonesia, K. K. R. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Kemenkes RI.

Kusmiran, E. (2016). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Salemba Medika.

Lian, M. (2024). Kandungan nutrisi air kelapa hijau dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 15(1), 55–63.

Liesmayani, E. E., Oriza, N., & Sari, S. I. (2023). Pengaruh minum air kelapa muda hijau terhadap penurunan nyeri haid (dismenorhea) pada siswi SMA PAB 5 Klumpang Kec. Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang Tahun 2018. Jurnal Bidan Mandiri, 1(1), 51–58. https://doi.org/10.33761/jbm.v1i1.886

Mundriyastutik, Y., Sari, D., & Wulandari, R. (2022). Terapi nonfarmakologis pada dismenore remaja putri. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 8(2), 110–118.

Muthmainnah, S. (2023). Pengaruh konsumsi air kelapa muda hijau terhadap skala nyeri dismenore pada remaja putri di SMPN 1 Banjarbaru. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi, 14(2), 88–95.

Organization, W. H. (2022). Global prevalence of dysmenorrhea among adolescent girls. WHO.

Pattiiha, A., Hidayati, N., & Lestari, P. (2021). Vitamin C sebagai antiinflamasi alami dalam penanganan nyeri menstruasi. Jurnal Farmasi Dan Kesehatan, 9(1), 33–40.

Puadiah, R., Fitriani, D., & Hasanah, U. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi kejadian dismenore pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(1), 66–74.

Purwanti, E. (2024). Pengaruh pemberian air kelapa hijau terhadap penurunan dismenore pada remaja di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum Tanggul. Jurnal Ilmu Kebidanan, 12(1), 71–79.

Realita, F., Sari, M., & Amelia, N. (2020). Efektivitas air kelapa hijau terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri: Literature review. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 11(2), 90–98.

Rismaya, D., Fitriana, N., & Handayani, S. (2020). Pengaruh pemberian air kelapa terhadap intensitas nyeri dismenore pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 7(3), 120–127.

Soekardi, Y. (2012). Sehat dengan air kelapa. FlashBooks.

Suhatika, N., Wahyuni, T., & Lestari, D. (2020). Hubungan faktor psikologis dengan kejadian dismenore pada remaja putri. Jurnal Psikologi Dan Kesehatan, 5(2), 101–108.

Witara, P. (2023). Analisis data penelitian kesehatan menggunakan SPSS. CV Medika Publisher.

Downloads

Published

2026-05-14