Analisis Kandungan Hara dan Efisiensi Biaya Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Bawang dan Air Cucian Beras sebagai Substitusi Pupuk Anorganik
Keywords:
Pupuk Organik Cair, Limbah Kulit Bawang, Air Cucian BerasAbstract
Peningkatan ketergantungan sektor pertanian terhadap pupuk anorganik telah memunculkan berbagai permasalahan ekologis dan ekonomis, seperti degradasi kualitas tanah, penurunan aktivitas mikroorganisme tanah, pencemaran lingkungan, serta meningkatnya biaya produksi pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan unsur hara nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), serta pH pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit bawang dan air cucian beras, sekaligus mengkaji efisiensi biaya penggunaannya sebagai substitusi pupuk anorganik. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif melalui proses fermentasi selama 8–14 hari dengan penambahan EM4, gula merah, MSG, dan asam jawa sebagai bioaktivator fermentasi. Data diperoleh melalui observasi proses fermentasi, pengamatan organoleptik, serta pengujian laboratorium di PT. SOCFINDO Indonesia menggunakan metode Kjeldahl-Spektrofotometri, Spektrofotometri, dan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair yang dihasilkan mengandung Kalium (K) sebesar 0,0820%, Nitrogen (N) sebesar 0,0752%, dan Fosfor (P) sebesar 0,0274% dengan karakteristik pH asam yang stabil pada kisaran ideal fermentasi organik. Kandungan Kalium menjadi unsur dominan yang berkontribusi terhadap ketahanan tanaman dan efisiensi metabolisme fisiologis. Selain itu, pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai bahan baku pupuk organik cair terbukti mampu menekan biaya produksi pertanian hingga lebih dari 50% dibandingkan penggunaan pupuk anorganik komersial karena bahan baku mudah diperoleh dan berbiaya rendah. Penelitian ini menegaskan bahwa pupuk organik cair berbahan limbah kulit bawang dan air cucian beras memiliki potensi tinggi sebagai alternatif pupuk ramah lingkungan yang mendukung konsep pertanian berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan pengurangan limbah domestik.
References
Hadijah, H., Avila, D. Z., Rizkan, M., Ramadhan, S., & Sagaf, U. (2022). Pemanfaatan kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair (POC). Sewagati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Multidisiplin, 1(1), 52–60.
Harahap, A. M. (2025). Pemanfaatan sampah kulit bawang merah menjadi pupuk organik cair. Repository Poltekkes Medan.
Hartanti, A., Suud, M., Hakim, L., Rizqiah, I., Nuraini, S. U., & Safitri, E. (2023). Pemanfaatan pestisida dan pupuk organik cair limbah kulit bawang merah di Desa Mranggon Lawang. Jurnal Pengabdian Pendidikan IPA Kontekstual, 1(1), 26–30.
Hayati, N., et al. (2022). Efektivitas pemanfaatan kulit bawang merah dan air cucian beras sebagai pupuk organik pada tanaman tomat. Educatoria: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 156–165.
Kurniawati, D., Ana, A. P., Bahri, R. R., & Ningsih, S. R. (2025). Formulasi pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit bawang merah, kulit jeruk, kulit nanas, dan air cucian beras dengan penambahan EM4. Jurnal Crystal: Publikasi Penelitian Kimia dan Terapannya, 7(1), 85–91.
Puslitbangtan. (2024). Pemanfaatan kulit bawang merah dan air cucian beras sebagai pupuk organik cair. Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Aplikatif, 1(1), 1–10.
Ratih, P. D., Mulyani, P. D. A., Atmoko, D., Fiana, O. S., & Apriliana, S. (2025). Pemanfaatan limbah kulit bawang merah sebagai pupuk organik cair untuk mendukung pertanian ramah lingkungan. JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia, 6(2), 77–86.
Sari, D. A. P., et al. (2025). Formulasi pupuk organik cair (POC) berbahan limbah kulit bawang dan buah. Crystal: Jurnal Penelitian Mahasiswa, 2(1), 1–10.
Wijaya, A. M. S., Mahmud, E., & Taslim, A. I. S. (2024). Pemanfaatan kulit bawang merah dan air cucian beras sebagai pupuk organik cair (POC). Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 7(4), 1881–1885.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mhd. Zidan Aris Fatih, Rachel Mia Novriyanti Tobing, Anggita Lydia Sirait, Cahyani Oktaviani Saragih, Escha Purba, Elfayetti Elfayetti, Elsa Kardiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










