Edukasi Literasi Mahasiswa Semester Awal Dalam Meningkatkan Resiliensi dan Kepercayaan Diri di Lingkungan Perguruan Tinggi Universitas Negeri Padang

Authors

  • Alfa Rehan Oktori Rahmadana Universitas Negeri Padang
  • Rahma Tri Okwita Universitas Negeri Padang
  • Safhira Izzatul Rahma Universitas Negeri Padang
  • Salsabila Yusdiani Universitas Negeri Padang
  • Yulia Hanoselina Universitas Negeri Padang

Keywords:

Edukasi Literasi, Resiliensi, Kepercayaan Diri

Abstract

Memasuki dunia perguruan tinggi merupakan fase transisi yang menuntut mahasiswa semester awal untuk beradaptasi dengan sistem pembelajaran, lingkungan sosial, dan tuntutan akademik yang lebih kompleks. Banyak mahasiswa mengalami kesulitan seperti kurangnya kepercayaan diri, rendahnya kemampuan memahami materi, serta lemahnya manajemen waktu yang berdampak pada stres dan penurunan prestasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kondisi resiliensi dan kepercayaan diri mahasiswa semester awal, (2) meningkatkan resiliensi dan kepercayaan diri mahasiswa melalui edukasi literasi, serta (3) merumuskan strategi efektif implementasi edukasi literasi di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif dan diskusi partisipatif yang melibatkan 18 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Negeri Padang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa edukasi literasi secara signifikan meningkatkan kemampuan adaptasi mahasiswa, memperbaiki pengelolaan stres, mendorong keberanian berpendapat, dan meningkatkan literasi akademik. Kegiatan ini terbukti menjadi langkah strategis dalam mendukung keberhasilan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi

References

Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W.H. Freeman and Company.

Irianto, M. A., Rahman, F., & Abdillah, H. Z. (2021). Konsep diri sebagai prediktor resiliensi pada mahasiswa. Psikostudia: Jurnal Psikologi, 10(1), 1–10.

Limin, R. O., & Agustina. (2025). Hubungan resiliensi dengan stres akademik pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 4(4), 448–455

Masten, A. S. (2001). Ordinary magic: Resilience processes in development. American Psychologist, 56(3), 227–238.

Masten, A. S., & Barnes, A. J. (2018). Resilience in children: Developmental perspectives. Children, 5(7), 98.

Mutiara, et al. (2025). Dampak kegiatan literasi sastra terapeutik terhadap penguatan resiliensi mental siswa SMA. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia, 2(4), 561–568.

Saguni, F., & Abu, A. (2025). Efikasi Diri: Kekuatan Regulasi Emosi dan Optimisme. Yogyakarta: Deepublish

UNESCO. (2004). The plurality of literacy and its implications for policies and programmes. UNESCO Education Sector Position Paper.

Werner, E. E., & Smith, R. S. (1992). Overcoming the odds: High risk children from birth to adulthood. Cornell University Press.

Wingate, U. (2012). ‘Argument!’ helping students understand what essay writing is about. Journal of English for Academic Purposes, 11(2), 145–154.

Yin, R. K. (2014). Case study research: Design and methods (5th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-06-24