Pengaruh Pemberian Air Kelapa Muda Dan Senam Dismenore Terhadap Penurunan Nyeri Dismenore Pada Remaja Putri Di SMP IT Da’arus Shoolihin Tahun 2025

Authors

  • Rayesa Wulandari Universitas Indonesia Maju
  • Indri Sarwili Universitas Indonesia Maju
  • Lannasari Lannasari Universitas Indonesia Maju

Keywords:

Dismenore, Air Kelapa Muda, Senam Dismenore

Abstract

Dismenore merupakan nyeri saat menstruasi yang sering dialami remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar. Penanganan nonfarmakologis seperti pemberian air kelapa muda dan senam dismenore dapat menjadi alternatif yang aman untuk mengurangi nyeri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore pada remaja putri. Desain penelitian menggunakan quasi experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 30 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Intervensi berupa pemberian air kelapa muda 200 ml dan senam dismenore selama 15–20 menit selama 3 hari. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri setelah intervensi. Nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pemberian air kelapa muda dan senam dismenore terhadap penurunan nyeri dismenore.

References

Afrioza, & Srimulyati. (2023). Dismenore pada remaja putri: Prevalensi dan dampaknya terhadap aktivitas sehari-hari. Jurnal Kesehatan Remaja, 12(3), 45–53.

Dewi, S., & Arumsari, F. (2023). Efektivitas senam dismenore terhadap penurunan nyeri haid pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Remaja, 14(2), 78–85.

Harahap, L. K. S., & Yuniwati, C. (2021). Pengaruh senam dismenore terhadap penurunan skala nyeri haid pada remaja. Femina: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 2(2), 113–119.

Silviani, R., Sulastri, E., & Harahap, L. K. S. (2024). Dampak dismenore terhadap kualitas hidup remaja putri. Jurnal Ilmu Kesehatan, 11(2), 50–58.

Harahap, S., & Yuniwati, D. (2021). Senam dismenore sebagai terapi nonfarmakologis pada remaja. Jurnal Kesehatan Remaja, 4(1), 10–17.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil kesehatan reproduksi remaja di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.

Rahmayanti, L. (2023). Terapi nonfarmakologis untuk nyeri haid pada remaja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 9(1), 25–32.

Setiadi, R. (2020). Pengukuran intensitas nyeri pada pasien remaja. Jurnal Keperawatan, 5(3), 21–28.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif dan Statistik untuk Kesehatan. Bandung: Alfabet

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Downloads

Published

2026-03-27