Analisis Yuridis Pelaksanaan Eksekusi Jaminan dalam Perbankan Syariah Kaitanya dengan Prinsip Keadilan Syariah
Keywords:
Eksekusi Jaminan, Perbankan Syariah, Keadilan SyariahAbstract
Penulisan ini dilatarbelakangi oleh sebuah lembaga keuangan yang berpegang teguh pada prinsip Hukum Syariah, yakni Perbankan Syariah. Dengan menganalisis pelaksanaan eksekusi lelang jaminan yang merupakan mekanisme hukum dalam mengamankan pelunasan kewajiban nasabah apabila nasabah melakukan wanprestasi, dimana setiap transaksi pembiayaan diwajibkan untuk menyertakan jaminan. Dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan memiliki hak untuk menyita jaminan nasabah yang telah jatuh tempo. Sesuai Undang - Undang No. 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, Bank Syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usaha berdasarkan prinsip syariah, atau prinsip hukum Islam yang diatur dalam fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) seperti prinsip keadilan. Dalam praktik pembiayaan bank syariah prinsip keadilan (al `adl) yang membedakan dari bank konvensional. Persoalan menjadi semakin kompleks ketika Parate Executie berpotensi mengabaikan prinsip keadilan Dimana hak seorang kreditur untuk melakukan penjualan barang jaminan seolah-olah miliknya sendiri. Praktik tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip keadilan syariah. Dalam perspektif fikih muamalah, konsep bai’ al-jabri terhadap harta muflis mensyaratkan adanya otoritas hakim, Melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 93/PUU-X/2012, telah ditegaskan bahwa penyelesaian sengketa perbankan syariah, termasuk pelaksanaan eksekusi jaminan, merupakan kewenangan absolut Pengadilan Agama. Putusan ini secara implisit membatasi praktik eksekusi sepihak oleh kreditur dan menegaskan pentingnya keterlibatan lembaga peradilan dalam menjamin keadilan. Urgensi penelitian ini terletak pada mekanisme eksekusi jaminan yang sesuai dengan maqashid al-syariah.
References
Agustin, B., & Rasito. (2025). Analisis yuridis terhadap tindakan perbankan dalam pelaksanaan lelang jaminan pembiayaan murabahah: Studi kasus CV. Megatama Distribution melawan PT Bank Syariah Indonesia dan KPKNL Jambi. Jurnal Hukum Legalita, 7.
Aisyah, A., & Ansori, M. (2025). Peran dan kontribusi perbankan syariah dalam perekonomian Indonesia: Tinjauan histori. JPSDa: Jurnal Perbankan Syariah Darussalam, 5(1).
Al-Kasani, A. B. (1986). Bada’i’ al-Shana’i’ fi Tartib al-Shara’i’ (Juz VII). Dar al-Kutub al- ‘Ilmiyyah.
Alrian, K. (2015). Perlindungan hukum terhadap nasabah gadai emas syariah dalam hal terjadinya penurunan harga emas pada saat eksekusi objek jaminan (Doctoral dissertation, Universitas Brawijaya).
Anggarian, A. (n.d.). Sinkronisasi Fatwa DSN-MUI No. 68/DSN- MUI/III/2008.
Ayunda, S. (2021). Penerapan prinsip keadilan dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan pada KPKNL Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Daulay, A. L. (2023). Peran KPKNL Medan dalam pelaksanaan lelang eksekusi hak tanggungan.
Darwis, R. (2025). Perlindungan hukum terhadap nasabah dalam praktik pembiayaan murabahah pada lembaga keuangan syariah di Indonesia. Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam, 14(2).
Fadhli, M. (2018). Tinjauan hukum Islam terhadap eksekusi lelang jaminan pada institusi perbankan syariah di Aceh. AT-TASYRI’: Jurnal Ilmiah Prodi Muamalah, 10(2).
Herawati, A. (2024). Mekanisme penetapan harga lelang pada agunan kredit macet di Bank Tabungan Negara (BTN) Syariah Parepare perspektif syariah compliance (Doctoral dissertation, IAIN Parepare).
Ibn Qudamah, A. (1997). Al-Mughni (Juz IV). Dar ‘Alam al-Kutub.
Ibn Rushd (Averroes). (2004). Bidayat al-Mujtahid wa Nihayat al- Muqtashid (Juz II). Dar al-Hadith.
Kholid, M. (2018). Prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah dalam undang- undang perbankan syariah. Asy-Syari’ah.
Mahkamah Konstitusi RI. (2013). Putusan Nomor 93/PUU-X/2012. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
Mahkamah Konstitusi RI. (2021). Putusan Nomor 2/PUU-XIX/2021. Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
Mahkamah Agung RI. (2016). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 14 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Ekonomi Syariah.
Maulida, H. R. (2025). Strategi penyelamatan pembiayaan bermasalah akad murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Banyuwangi A. Yani. Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara, 1.
Merukh, A. N. F. (2025). Kepatuhan syariah terhadap prinsip Islam dalam pembiayaan pengalihan hutang (Doctoral dissertation, Universitas Islam Indonesia).
Nurfaza, N., Cupian, C., & Hardiawan, D. (2025). Analisis implementasi akad murabahah penyelesaian pembiayaan bermasalah usaha mikro melalui lelang agunan di BSI KC Ahmad Yani. Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi (JIESA), 2(6).
Permana, I. L. (1998). Implikasi yuridis agunan yang diambil alih oleh perbankan.
Sari, H. N., Islam, J. H. P., & Negara, P. S. H. T. Tinjauan siyasah dusturiyah terhadap kedudukan SEMA sebagai bentuk rule making power Mahkamah Agung dalam sistem ketatanegaraan di Indonesia.
Sofiani, T., & Suhendar, H. (2024). Model penyelesaian pembiayaan bermasalah dengan jaminan fidusia pada masa pandemi Covid. Penerbit NEM.
Usman, R. (2022). Aspek hukum perbankan syariah di Indonesia. Sinar Grafika. Wahbah al-Zuhayli. (1989). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu (Juz V). Dar al-Fikr.
Wahid, S. (2025). Penguatan prinsip al-adl pada penyelesaian sengketa ekonomi dalam menurunkan nonperformance financing di PT BPR Syariah Dana Moneter Cabang Palopo (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Palopo).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Armanda Nur Ardiyanto, Veyza Olivia, Rikza Dinaya Arsyada, Karomatul Ulya, Kurnia Larasati, Baidhowi Baidhowi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










