Peran Multikulturalisme dalam Memperkuat Identitas Nasional di tengah Arus Globalisasi

Authors

  • Alya Saphira Zufa Universitas Sumatera Utara
  • Liberke Sinulingga Universitas Sumatera Utara
  • Mutiara Azzahra Universitas Sumatera Utara
  • Putri Khairina Universitas Sumatera Utara
  • Zoya Nova Amelia Universitas Sumatera Utara
  • Bisru Hafi Universitas Sumatera Utara

Keywords:

multikulturalisme, identitas bangsa, globalisasi

Abstract

Multikulturalisme sangat penting dalam membantu memperkuat identitas bangsa di tengah perkembangan globalisasi yang semakin rumit. Globalisasi membawa banyak pengaruh budaya dari luar yang bisa mengubah nilai-nilai lokal dan nasional, terutama di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kajian pustaka melalui analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai multikultural seperti toleransi, penghargaan satu sama lain, dan rasa hormat terhadap keberagaman budaya dapat memperkuat identitas bangsa. Selain itu, penerapan nilai-nilai ini dapat menciptakan rasa harmonis dalam masyarakat yang beragam. Jadi, multikulturalisme tidak hanya berfungsi untuk melestarikan keberagaman, tetapi juga sebagai dasar untuk memperkuat identitas bangsa di zaman globalisasi.

References

A. H., Surahman, S., Pratiwi, R., Imron, A., Cakranegara, P. A., Putra, P., Rustan, E.,

Adisel, A. (2024). 済無No Title No Title No Title. International Journal of Intercultural Relations, 96(2), 101968.

Appadurai, A. (1996). Modernity at Large: Cultural Dimensions of Globalization. University of Minnesota Press. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 8(2), 815. https://doi.org/10.37905/aksara. 8.2.815-830.2022

Banks, J. A. (2004). Multicultural Education: Historical Development, Dimensions, and Practice. Jossey-Bass.

Fitriani, M. I. (2016). Kontestasi Konsepsi Religius dan Ritualitas Islam Pribumi Versus Islam.

Giddens, A. (1990). The Consequences of Modernity. Stanford University Press.

Hakim, A. R., Darojat, J., Sudargini, Y., Purwanto, A., Leksono, N., Chen, A. S., Ramdhani,

Karakter dan Identitas Nasional di Era Revolusi Industri 4.0 : A Literature Review. In Journal Industrial Engineering & Management Research ( Jiemar) (Vol. 1, Issue 3, pp. 2722–8878). https://doi.org/10.7777/jiemar.

Kymlicka, W. (1995). Multicultural Citizenship: A Liberal Theory of Minority Rights. Oxford University Press.

Parekh, B. (2000). Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Harvard University Press.

Parekh, B. (2000). Rethinking Multiculturalism: Cultural Diversity and Political Theory. Harvard University Press.

Salafi di Sasak Lombok. Teosofi: Jurnal Tasawuf Dan Pemikiran Islam, 5(2), 513. https://doi.org/10.15642/teosofi.2015.5.2.513-531

Sudargini, Y., & Purwanto, A. (2020). Pendidikan Pendekatan Multikultural Untuk Membentuk

Susetyo, B., Widiyatmadi, E., Alkar, E., Nasional, I., Urban, M., Wijayanti, L. I., …

Taylor, C. (1994). Multiculturalism: Examining the Politics of Recognition. Princeton University Press.

Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan Global Masa Depan. Grasindo.

Wijayanti, L. I., Basuki, A., & Eliasa, E. I. (2024). Analisis Penerapan Pendidikan Multikultural Melalui Layanan Bimbingan dan Konseling. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 8(2), 894–902. https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i2.4894.

Downloads

Published

2026-06-05