Hubungan Intensitas Bermain Game Online terhadap Kualitas Interaksi Verbal Remaja pada Keluarga  di SMK Negeri 37 Jakarta Tahun 2026

Authors

  • Ardianus Mone Universitas Indonesia Maju
  • Emi Yuliza Universitas Indonesia Maju
  • Indri Sarwili Universitas Indonesia Maju

Keywords:

Intensitas Bermain Game Online, Kualitas Interaksi Verbal

Abstract

Keluarga merupakan pendidikan pertama dan yang utama bagi anak. Karena dalam keluargalah anak mengawali perkembangannya. Baik itu perkembangan jasmani maupun perkembangan rohani. Peran keluarga dalam pendidikan bagi anak yang paling utama ialah dalam penanaman sikap dan nilai hidup, pengembangan bakat dan minat, serta pembinaan kepribadian. Adapun yang bertindak sebagai pendidik dalam pendidikan agama dalam keluarga ialah orang tua yaitu ayah dan ibu serta semua orang yang bertanggung jawab terhadap perkembangan anak itu seperti kakek, nenek, paman, bibi dan kakak .Penelitian ini bertujuan untukn mengatahui Hubungan Intensitas Bermain Game OnlineTerhadap Kualitas Interaksi Verbal Remaja Pada Keluarga  Kelas 10 Di SMK Negeri 37 Jakarta Tahun 2026. penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik correlation dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penilitian ini adalah siswa laki – laki kelas 10  Di SMK  Negeri 37 Jakarta yang berjumlah 205 Respon Teknik yang Digunakan Probabiliti sampling teknik stratifien Rondom sampling Analis Data Menggunakan uji chi Square Dengan . Uji statastik di dapatkan nilai (p-value 1.506) Maka dapat disempulkan bahwa tidak ada Hubungan Intensitas Bermain Game OnlineTerhadap Kualitas Interaksi Verbal Remaja Pada Keluarga  Kelas 10 Di SMK Negeri 37 Jakarta : Kesimpulan  Tidak Ada Hubungan Intensitas Bermain Game OnlineTerhadap Kualitas Interaksi Verbal Remaja Pada Keluarga  Kelas 10 Di SMK Negeri 37 Jakarta Tahun 2026.

References

Ferdian. (2023). Perkembangan emosi remaja dalam lingkungan keluarga dan pendidikan agama. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 12(1), 55–66.

Jumiati, Riska. (2019). Dampak perceraian orang tua terhadap kondisi psikologis anak. Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(1), 45–54

Khasanah, S.,U. (2019). Pengaruh Penggunaan Game Online dan Kontrol Diri Terhadap Moral Siswa di Kelas VIII MTs/N 3 Madiun. IAIN PONOROGo.

King, V., & Boyd, L. M. (2016). Hubungan dan komunikasi orang tua-anak pada masa remaja. Jurnal Isu Keluarga, 37(9), 1231–1256.

Menteri Kesehatan, 2014) No Title. February, 4–6.

Mardiyah, A., Irawan, F., Syah, A. H., Islam, B. P., Mardiyah, A., Irawan, F., Syah, A. H., Islam, U., & Sumatera, N. (n.d.). AT-TAUJIH : Journal Bimbingan Konseling Islam. 11–14.

Mustofa, A. (2022). Pengaruh Intensitas Bermain Game Online Terhadap Kualitas Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dengan Remaja Di Desa Pancuranmas Kecamatan Secang Kabupaten Magelang. Skripsi Publikasi, 259.

Pescador Prieto. (2022). No Title. Braz Dent J., 33(1), 1–12.

Rahman. (2017). Perilaku bermain game online sebagai mekanisme koping stres pada remaja dan dewasa muda. Jurnal Psikologi, 14(2), 85–97.

Rehbein, F., Kliem, S., Baier, D., Mößle, T., & Petry, N. M. (2015). Prevalensi Gangguan Kecanduan Game Internet pada Remaja Jerman: Kontribusi diagnostik kriteria DSM-5. Addiction, 110(5), 842–851.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: CV Alfabeta.

Taubah, Mafatihatut. (2019). Pendidikan anak dalam keluarga perspektif Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 109–123.

Downloads

Published

2026-06-10