Larangan Riba dalam Hukum Ekonomi Syariah: Implementasi pada Produk Perbankan Syariah di Indonesia

Authors

  • Dian Ayu Rachmawati Universitas Negeri Semarang
  • Nabila Syarifa Nada Suryandaru Universitas Negeri Semarang
  • Chintya Titis Alya Adinaya Universitas Negeri Semarang
  • Muhammad Satriyo Nugroho Universitas Negeri Semarang
  • Baidhowi Baidhowi Universitas Negeri Semarang

Keywords:

Larangan riba, perbankan syariah Indonesia, mudharabah murabahah

Abstract

Larangan riba merupakan prinsip fundamental dalam hukum ekonomi syariah yang bersumber dari Al-Qur’an, Hadits, dan ijtihad ulama, serta menjadi landasan utama operasional perbankan syariah di Indonesia. Artikel ini bertujuan menganalisis pengertian riba menurut sumber hukum Islam, implementasinya pada produk perbankan syariah, dan tantangan pembedaan antara riba dan keuntungan halal dalam praktik modern. Secara normatif, AlQur’an melalui QS. Al-Baqarah: 275 dan 278–279 secara tegas mengharamkan riba, diperkuat oleh QS. Ali Imran: 130 dan QS. Ar-Rum: 39 yang menolak tambahan yang bersifat zalim dan eksploitatif. Dalam fikih muamalah, riba dipahami sebagai tambahan yang disyaratkan dalam transaksi tanpa adanya imbalan (‘iwadh) yang sah. Implementasinya di Indonesia tampak pada penggunaan akad berbasis bagi hasil seperti mudharabah pada produk simpanan serta akad jual beli seperti murabahah pada pembiayaan, yang menggantikan sistem bunga dengan mekanisme risk sharing dan margin yang transparan. Namun, perkembangan industri perbankan modern menimbulkan tantangan konseptual dan praktis

References

Aditya, R., Aljazirah, N. P., & Salsabila, N. (2025). Kepatuhan hukum Islam dalam praktik mudharabah pada perbankan syariah di Indonesia. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 3(3).

Afandi, S., Renaldi, R., & Baihaki, A. F. (2024). Analisis Fatwa DSN MUI No: 115/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad mudharabah dalam kegiatan usaha bersama. Madani Syariah, 7(1), 31–42. Retrieved from https://pdfs.semanticscholar.org/cf00/4d73c18a1201873641a3064d544353aae9d4.pdf

Afril, A., Iska, S., & Lutfi, A. (2025). Maqasid syariah sebagai kritik filosofis terhadap dominasi murabahah dalam perbankan syariah modern: Sebuah systematic literature review. Economics and Digital Business Review, 7(1), 551–561.

Alim, A. (2025). Transaksi kredit dalam perspektif hukum Islam: Menelusuri batas halal-haram antara riba, bunga bank, dan praktik syariah. JSE: Jurnal Sharia Economica, 4(3), 249–261.

Anjelna, R., Hakim, L. N., & Ari, A. W. (2020). Sejarah turunnya ayat-ayat riba dan implikasi teologis sosiologis. Retrieved from https://repository.radenfatah.ac.id/30561/1/NEW%20JURNAL%20RAVE%20ANJELENA.pdf

Auziah, S., Jalaludin, J., & Sopian, A. A. (2022). Analisis persepsi masyarakat terhadap perbankan syariah di Desa Maracang Kabupaten Purwakarta. EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan), 6(1), 58–68.

Batubara, S., & Hutagalung, M. W. R. (2023). Produk dan akad-akad perbankan syariah. Nahdatul Iqtishadiyah: Jurnal Perbankan Syariah, 2(2), 1–20.

Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan mudharabah (qiradh). Retrieved from https://tafsirq.com/fatwa/dsn-mui/pembiayaan-mudharabahqiradh

Dianto, I., Arif, M., & Majid, A. (2025). Peran Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia dan Dewan Pengawas Syariah terhadap implementasi akad syariah di perbankan syariah Indonesia. Syarikat: Jurnal Rumpun Ekonomi Syariah, 8(1), 66–78.

Hasanah, S. (2023). Rekonstruksi sistem pembiayaan al-mudharabah wa al-murabahah di Bank Syariah Indonesia (Skripsi/Tesis). UIN Walisongo, Semarang. Retrieved from https://eprints.walisongo.ac.id/id/eprint/25137/

Jalaluddin Ramadlan, A. (2025). Tahap pelarangan riba dalam Islam: Dari peringatan hingga larangan mutlak. Klikmu.co. Retrieved from https://klikmu.co

Khoirunnisa, M. (2025). Kepatuhan bank syariah terhadap fatwa DSN-MUI dan regulasi OJK. Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, 13(12). https://doi.org/10.8734/CAUSA.v1i2.365

Lestari, W. D., & Wansyah, M. I. (2025). Analisis penyimpangan prinsip syariah dalam akad murabahah. Ekonomipedia.

Mulauddin, A., Waluya, A. H., & Matondang, M. R. P. (2026). Analisis konten fatwa DSN-MUI tentang murabahah dan implementasinya di lembaga keuangan syariah. Jurnal Al-Istishna: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam, 2(2), 95–106. Retrieved from https://ejournal.staimaswonogiri.ac.id/index.php/alistishna/article/download/421/213/2582

Otoritas Jasa Keuangan. (2008). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Retrieved from https://www.ojk.go.id/waspadainvestasi/id/regulasi/Documents/UU_No_21_Tahun_2008_Perbankan_Syariah.pdf

Pikahulan, R. M. (2020). Implementasi fungsi pengaturan serta pengawasan pada Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap perbankan. Jurnal Penegakan Hukum dan Keadilan, 1(1), 41–51.

Rachman, A., Sunardi, S., Rahmawati, E., Jannah, L., & Billah, S. (2023). Signifikansi peran Dewan Pengawas Syariah dalam menjamin kepatuhan syariah pada bank syariah di Indonesia. Madani Syari'ah: Jurnal Pemikiran Perbankan Syariah, 6(2), 134–146.

Rukmanasari, I., Kurniadi, K., Mu'min, M. D. N. A., Bulutoding, L., & Muhlis, S. (2024). Analisis strategi bank syariah dalam meningkatkan market share di tengah eksistensi bank konvensional pada era digital. Jurnal Ekonomi Syariah Pelita Bangsa, 9(2), 296–303.

Sutrisno, W. (2008). Pembiayaan syariah menurut UU No. 21 Tahun 2008. Semarang: Universitas Diponegoro. Retrieved from https://eprints.undip.ac.id/17631/

Syafril, S. (2025). The nexus between sharia principles and banking. Bukhori Journal. Retrieved from https://www.neliti.com/publications/629718/

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. (2008).

Waro, N., Tulistyawati, N. A., Hanifah, L., & Panggiarti, E. K. (2023). Peran Otoritas Jasa Keuangan terhadap pengaturan dan pengawasan pada perbankan syariah Indonesia. Journal of Creative Student Research, 1(3), 240–247.

Wathon, A. (2024). Strategi inovasi produk keuangan syariah dalam menghadapi tantangan fintech. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 25–50.

Downloads

Published

2026-06-13