Analisis Semiotik Desain Busana Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Sikalang
Keywords:
Desain Busana, Kearifan Lokal, SemiotikaAbstract
Desain busana berbasis kearifan lokal merupakan bentuk representasi identitas budaya yang memiliki nilai estetika, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep desain busana Desa Sikalang, mengidentifikasi elemen visual yang digunakan, serta menganalisis makna simbolik yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika induktif. Sumber data penelitian berupa data visual dari dokumen desain busana yang mencakup motif, warna, bentuk, dan aksesoris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan melalui interpretasi tanda dalam perspektif semiotika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain busana Desa Sikalang tersusun atas empat elemen utama, yaitu motif bunga dan dedaunan, palet warna earth tone, bentuk outer tanpa lengan, serta aksesoris tangkuluak dan bros. Keempat elemen tersebut terintegrasi sebagai representasi nilai budaya, sosial, dan lingkungan masyarakat.
References
Adiyanti, P. A. (2024). Inovasi desain busana wanita urban fusion style dengan kain tenun endek sebagai upaya revitalisasi pengrajin tenun di Bali. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, 12(2), 94–109.
Diantari, N. K. Y. (2022). Pembelajaran ilustrasi fashion digital berbasis kearifan lokal di Program Studi Desain Mode Institut Seni Indonesia Denpasar. Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni, 10(1), 57–64.
Handayani, R. B. (2022). Analisis pengembangan desain fashion berkelanjutan di Indonesia. Narada: Jurnal Desain dan Seni, 9(1), 95–110.
Hariana. (2020). Kajian semiotika fashion dengan objek desain busana tradisional. Prosiding Pendidikan Teknik Boga Busana.
Haris. (2024). Metode penelitian induktif dalam kajian sosial budaya.
Lestari, K. P., & Kusumastuti, A. (2026). Perancangan gaun fashion show Swarna Prabha berbahan wastra batik kontemporer sebagai upaya pelestarian kearifan lokal. Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 7(1), 115–128.
Luthfiyanthi, R., et al. (2024). Kajian semiotika dalam analisis komunikasi visual.
Nadia, S., Wening, S., Pamadhi, H., & Fadhillah. (2023). Analisis semiotika motif Kerawang Gayo dan penerapannya pada desain busana obi belt. Jurnal Busana & Budaya, 3(2), 371–381.
Palupi, R., et al. (2025). Pendekatan kualitatif dalam penelitian sosial budaya.
Purba, A. (2023). Analisis semiotika dalam penelitian kualitatif.
Safarudin, S., et al. (2023). Metodologi penelitian kualitatif dalam kajian budaya.
Suharno, S., Fitra, A., & Ganefiani, S. (2022). Semiotika busana: Model konstruksi tanda dalam penciptaan busana. Panggung, 31(4).
Wulandari, D., et al. (2024). Teknik pengumpulan data dalam penelitian kualitatif.
Widiatmoko, S., Budiono, H., Wiratama, N. S., & Sasmita, G. G. (2022). Kajian deskripsi semiotika pada pakaian khas Kediri. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 8(1), 81–97.
Zuhro, A. R. (2024). Transformasi artistik: Dinamika desain batik dalam konteks sosial-budaya modern. AKSA: Jurnal Desain Komunikasi Visual, 8(1), 74–89
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Daharnis Daharnis, Kurnia Sholihat Nadra, Alifah Fajriatul Dalillah, Kori Nursa Islami, Laila Khairun Nisa, Rici Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










