Pergeseran Kaidah Penggunaan Huruf Kapital dalam Media Sosial pada Penutur Muda
Keywords:
identitas sosial, kapitalisasi, media sosialAbstract
Penggunaan huruf kapital dalam media sosial pada kalangan penutur muda menunjukkan adanya perubahan dari kaidah bahasa baku menuju praktik yang lebih kontekstual dan ekspresif. Fenomena ini dilatarbelakangi oleh karakteristik komunikasi digital yang menekankan kecepatan, keakraban, dan ekspresi emosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk variasi penggunaan huruf kapital serta fungsi pragmatis dan makna sosial yang menyertainya dalam komunikasi media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik analisis isi dan analisis wacana terhadap data berupa potongan teks dari WhatsApp dan Instagram yang dianonimkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga pola utama penggunaan huruf kapital, yaitu kapital penuh, huruf kecil secara konsisten, dan kapitalisasi parsial. Ketiga bentuk tersebut memiliki fungsi pragmatis yang berbeda, seperti mengekspresikan emosi, menciptakan keakraban, serta memberikan penekanan makna. Selain itu, variasi kapitalisasi juga berfungsi sebagai penanda identitas sosial penutur dalam komunitas digital. Dengan demikian, penggunaan huruf kapital dalam media sosial tidak lagi semata-mata mengikuti kaidah baku, tetapi telah mengalami perluasan fungsi sebagai bagian dari praktik komunikasi digital yang dinamis. Meskipun demikian, penggunaan kaidah bahasa tetap diperlukan dalam konteks formal untuk menjaga kejelasan dan keteraturan komunikasi.
References
Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2010). Tata bahasa baku bahasa Indonesia (Edisi ke-3). Balai Pustaka.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://badanbahasa.kemdikbud.go.id/lamanbahasa/content/pedoman-umum-ejaan-bahasa-indonesia
Chaer, A. (2014). Linguistik umum. Rineka Cipta.
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Rineka Cipta.
Crystal, D. (2006). Language and the Internet (2nd ed.). Cambridge University Press.
Fishman, J. A. (1972). The sociology of language: An interdisciplinary social science approach to language in society. Newbury House.
Hymes, D. (1974). Foundations in sociolinguistics: An ethnographic approach. University of Pennsylvania Press.
Kadiatmaja, A. P. (2021a). An analysis of students’ sentences with inverted subjects and verbs error found in TMI’s TOEFL preparation class. Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama dan Bahasa, 11(2). https://jurnal.stai-ali.ac.id/index.php/Alfawaid/article/view/166
Kadiatmaja, A. P. (2021b). Error analysis in students’ writing composition. Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama dan Bahasa, 11(1). https://jurnal.stai-ali.ac.id/index.php/Alfawaid/article/view/151
Kadiatmaja, A. P. (2024). An analysis of Arabic ESL students’ past participle error found in STAI Ali Bin Abi Thalib Surabaya. Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama dan Bahasa, 14(1). https://jurnal.stai-ali.ac.id/index.php/Alfawaid/article/view/529
Kadiatmaja, A. P. (2025). Teaching idioms through drilling technique in IELTS academic speaking preparation class. Jurnal Al-Fawa’id: Jurnal Agama dan Bahasa, 15(2), 470–485. https://doi.org/10.54214/alfawaid.Vol15.Iss2.748
Kadiatmaja, A. P. (2026). Phonetics-based training in the pronunciation of the inflectional -ed ending: A pedagogical intervention study with EFL learners. JICN: Jurnal Intelek Insan Cendekia, 3(4), 2626–2637. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/6972/7023
Keraf, G. (2004). Diksi dan gaya bahasa. Gramedia Pustaka Utama.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Gramedia Pustaka Utama.
Labov, W. (2001). Principles of linguistic change: Social factors. Blackwell Publishing.
Pranowo. (2015). Teori dan praktik analisis kesalahan berbahasa. Sanata Dharma University Press.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi suatu pengantar. Rajawali Pers.
Tarigan, H. G. (2009). Pengajaran analisis kesalahan berbahasa. Angkasa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ega Alreda Ramadhani, Agung Pranoto Kadiatmaja, Dafa Rizki

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










