Peran Kiai Sholeh Darat dalam Perkembangan Pendidikan Islam di Jawa

Authors

  • Resa Wulan Sari Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Himmatul Aliyyah Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • M.Rikza Chamami Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Keywords:

Kiai Sholeh darat, pendidikan Islam, pesantren

Abstract

Kiai Sholeh Darat merupakan ulama besar Nusantara yang memberikan kontribusi signifikan dalam perkembangan pendidikan Islam di Semarang pada abad ke-19. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran beliau dalam pendidikan Islam serta pengaruh pemikiran tasawufnya terhadap masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan historis. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan wawancara mendalam. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kiai Sholeh Darat berperan sebagai pendidik, pengasuh pesantren, dan penulis kitab yang berpengaruh dalam perkembangan intelektual Islam di Jawa. Pemikirannya menekankan pendidikan akhlak, spiritualitas, dan keseimbangan ilmu agama. Beliau juga menjadi guru bagi tokoh besar seperti KH Hasyim Asy'ari, KH Ahmad Dahlan, dan R.A. Kartini. Karya-karyanya dalam aksara Arab Pegon menjadi inovasi penting dalam pendidikan Islam lokal yang masih relevan hingga saat ini.

References

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan. Jakarta: Kencana.

Chamami, M. R., Mas’ud, A., & Ruswan. (2021a). Educating the heart: The concept of qalb education in KH. Sholeh Darat. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 129–148.

Chamami, M. R., Mas’ud, A., & Ruswan. (2021b). Educating the heart: The concept of qalb education in Minhāju al-Atqiyā’i fi Syarḥi Ma‘rifati al-Ażkiyā’i ilā Ṭarīqi al-Auliyā’i by KH. Sholeh Darat. Nadwa: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 175–196.

Cholil, M. Z. (2021). KH. Shaleh Darat dan kontribusinya dalam pengembangan ‘Ulum Al-Qur’an di Indonesia. Academic Journal of Islamic Principles and Philosophy, 2(2), 137–154.

Dhofier, Z. (2015). Tradisi pesantren: Studi tentang pandangan hidup kiai. Jakarta: LP3ES.

Faiqoh, L. (2018). Unsur-unsur isyari dalam sebuah tafsir Nusantara (telaah analitis Tafsir Faid al-Rahman Kiai Sholeh Darat). Jurnal At-Tibyan, 3(1), 143–169.

Firmansyah, M. I. (2019). Pendidikan agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan fungsi. Taklim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 17(2), 79–90.

Karim, A. (2025). Exploring the dynamics of KOPISODA in preserving the intellectual legacy of KH Sholeh Darat in modern Islamic thought. Jurnal Lektur Keagamaan, 23(1), 1–22.

Maulana, L., Hak, N., & Abdurahman, D. (2023). The movement of postcolonialism by Kiai Sholeh Darat against the Dutch colonialism (study of social-religious decolonization in Java 19th and 20th century). Religia, 26(1), 92–116. https://doi.org/10.28918/religia.v26i1.906

Muqowim, A. (2024). Jaringan intelektual KH Sholeh Darat dan pengaruhnya terhadap perkembangan Islam di Indonesia. Jurnal Lektur Keagamaan, 22(2), 215–232.

Munir, M. (2024). Relevansi tasawuf KH. Sholeh Darat dalam menghadapi problematika masyarakat modern. Spiritualis: Jurnal Pemikiran Islam dan Tasawuf, 10(2), 382–400. https://doi.org/10.53429/spiritualis.v10i2.1083

Rahmantika, D., Fuadi, M. A., & Sundary, R. (2025). Jejak intelektual Kiai Sholeh Darat: Pemikiran dan warisan intelektual dalam sejarah Islam Nusantara abad ke-19. Al-Isnad: Journal of Islamic Civilization History and Humanities, 6(2), 156–173.

Shabir, M. (2017). Corak pemikiran tasawuf Kyai Saleh Darat Semarang: Kajian atas Kitab Minhāj al-Atqiyā’. International Journal Ihya’ ‘Ulum al-Din, 19(1), 89–108.

Solihin, M., & Anwar, R. (2014). Ilmu tasawuf. Bandung: Pustaka Setia.

Ulum, A. (2016). KH. Muhammad Sholeh Darat Al-Samarani: Maha guru ulama Nusantara. Yogyakarta: Global Press.

Wawancara dengan M. Ichwan, Komunitas Pecinta Kiai Sholeh Darat (KOPISODA). (2026, 20 Mei).

Zulaikhah, S., Munir, Ibrahim, D., & Karoma. (2025). Indonesian-based Islamic religious education by KH. Soleh Darat and its relevance to Islamic education based on religious moderation. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 153–173. https://doi.org/10.24042/002025162416000

Downloads

Published

2026-06-16