Analisis Kualitatif Sejarah Akuntansi dalam Perspektif Teologi, Studi Berdasarkan Kitab Suci (Al-Qur’an, Taurat, Zabur, dan Injil)

Authors

  • Nuh Yabest Sinaga Universitas Negeri Medan
  • Nasirwan Nasirwan Universitas Negeri Medan

Keywords:

akuntansi, teologi, kitab suci

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejarah akuntansi dalam perspektif teologi dengan mengkaji ajaran yang terdapat dalam kitab suci, yaitu Al-Qur’an, Taurat, Zabur, dan Injil. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui analisis teks-teks teologis yang berkaitan dengan konsep pencatatan, perhitungan, dan pertanggungjawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip dasar akuntansi telah hadir sejak masa teologis, yang tercermin dalam perintah pencatatan transaksi, sistem pencatatan ilahi atas seluruh aktivitas manusia, serta konsep perhitungan (hisab) sebagai bentuk evaluasi. Selain itu, praktik administratif seperti sensus dan pengelolaan sumber daya dalam Taurat dan Zabur menunjukkan adanya sistem pengelolaan data yang terstruktur. Temuan ini menegaskan bahwa akuntansi tidak hanya merupakan hasil perkembangan ekonomi modern, tetapi juga berakar pada sistem ilahi yang telah ada sejak awal. Oleh karena itu, akuntansi dapat dipahami sebagai bagian dari mekanisme teologis yang mencerminkan keteraturan, pencatatan, dan pertanggungjawaban dalam kehidupan manusia.

References

Al-Qur’an. (n.d.). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kementerian Agama Republik Indonesia.

Alkitab. (2018). Alkitab Terjemahan Baru. Lembaga Alkitab Indonesia.

Harefa, K. (2020). Akuntansi keuangan lanjutan. Medan: Universitas Negeri Medan Press.

Harahap, S. S. (2021). Teori akuntansi. Jakarta: Rajawali Pers.

Ikatan Akuntan Indonesia. (2022). Standar akuntansi keuangan. Jakarta: Salemba Empat.

Kamayanti, A. (2021). Metodologi penelitian kualitatif akuntansi. Jakarta: Yayasan Rumah Peneleh.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Tafsir Al-Qur’an tematik. Jakarta: Kemenag RI.

Lubis, A. I. (2022). Akuntansi dalam perspektif Islam dan implikasinya terhadap praktik modern. Jurnal Akuntansi Syariah, 6(1), 45–58.

Maulana, R. (2023). Konsep akuntabilitas dalam kitab suci dan relevansinya terhadap akuntansi modern. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 10(2), 112–125.

Nasution, M. (2021). Analisis konsep akuntabilitas dalam perspektif Islam. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Indonesia, 18(2), 123–135.

Nugroho, T., & Santoso, B. (2022). Pendekatan teologis dalam pengembangan teori akuntansi. Jurnal Riset Akuntansi, 14(1), 67–80.

Prasetyo, D. (2024). Sejarah akuntansi dalam perspektif religius. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(1), 89–102.

Putri, N. A., & Rahman, F. (2023). Nilai-nilai spiritual dalam praktik akuntansi modern. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 14(2), 210–225.

Rahmawati, E. (2022). Akuntansi dan etika dalam perspektif agama. Jurnal Akuntansi Kontemporer, 13(1), 55–70.

Sari, D. P. (2021). Konsep pencatatan dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap akuntansi. Jurnal Ekonomi Syariah, 9(2), 98–110.

Siregar, S. V. (2020). Akuntansi dalam perspektif etika dan spiritualitas. Jurnal Riset Akuntansi, 12(1), 45–58.

Triyuwono, I. (2021). Akuntansi syariah: Perspektif, metodologi, dan teori. Jakarta: Rajawali Pers.

Wibowo, A., & Hakim, L. (2023). Integrasi nilai religius dalam sistem akuntansi. Jurnal Akuntansi dan Auditing, 19(1), 33–47.

Yusuf, M. (2024). Akuntansi dalam perspektif teologi lintas agama. Jurnal Studi Keagamaan, 8(1), 15–29.

Zulkifli, Z. (2022). Konsep hisab dalam Al-Qur’an dan implikasinya terhadap akuntansi. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(3), 145–158.

Downloads

Published

2026-06-16