Karya Ordo Fransiskan Fratum Minorum (OFM) di Manggarai pada era kontemporer
Keywords:
Ordo Fransiskan, Misi Katolik, KontribusiAbstract
Penelitian ini membahas kontribusi Ordo Fratrum Minorum (OFM) terhadap Perkembangan Gereja Katolik di Manggarai 2010–2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran Ordo Fransiskan (OFM) dalam perkembangan Gereja Paroki Kristus Raja Pagal di Manggarai, memahami pengaruh Ordo Fransiskan (OFM) terhadap kehidupan masyarakat katolik di manggarai, dan memahami tentang implikasi peran ordo fransiskan (OFM) bagi perkembangan kehidupan sosial umat Katolik di Manggarai. Penelitian ini menggunakan metode sejarah yang meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung ke lapangan, wawancara mendalam dengan pastor, bruder, dan tokoh agama, serta studi pustaka dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa kontribusi Ordo Fransiskan di Manggarai memiliki peranan yang sangat signifikan dalam perkembangan Gereja Katolik di Manggarai yang melalui pelayanan pastoral, pendidikan, sosial, inkulturasi budaya, dan pastoral ekologi. Selain itu, kehadiran OFM yang melalui Biara Santo Yosef Pagal tidak hanya memperkuat kehidupan religius umat, tetapi membawah perubahan sosial, mempererat hubungan Gereja dengan budaya lokal, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Pagal Manggarai pada tahun 2010-2022.
Kata Kunci: Kontribusi, Ordo Fransiskan, Katolik
References
Ardhana, I. K. 2025. Pengantar Ilmu Sejarah Historiografi Kritis: Teori, Metodologi dan Penerapannya. Denpasar: Udayana University
Ardiansyah, A. 2021. “Pembakuan Nama Pulau di Indonesia Sebagai Upaya Untuk Menjaga Kedaulatan Negara Republik Indonesia,” Jurnal Penelitian Ilmu Hukum, 6 (1). https://scholar.google.com/. Diakses pada 24 Oktober 2025, pukul 15.00 Wita.
Atawolo, A. B. 2022. “Sekolah Fransiskan. Gita Sang Surya,” 19 (2). http://repo.driyarkara.ac.id/1646/1/2024-GSS-AtawoloSekolah.pdf. Diakses pada 20 Oktober 2025, pukul 13.00 Wita.
Baan, A. 2004. Saudara-Saudara Dina Belanda Di Indonesia 1929-1983. Jakarta: Saudara-Saudara Dina.
Bandur Hironimus, 2023. “Muslim dan Katolik Manggarai, Flores Barat: Dari Intersubjektif Menuju Indieferen dan Dari Interdominasi Menuju Interakomodasi, Yogyakarta: Pohon Cahaya Semesta, pp. 195. https://www.google.co.id/books/edition. Di akses pada tanggal 4 Juni 2026 pukul 15.00 Wita
Cristina, V. K. 2021. “Kepemimpinan Spiritualitas Fransiskan (Studi Kasus Ketua Yayasan Pendidikan Gembala Baik Pontianak),” Jurnal untan. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/download/49283/75676590528. Diakses pada 24 Oktober 2025, pukul 20.00 Wita.
Greonen, C. 1940. Sejarah Umum Ordo Fransiskan. Jakarta: St. Mikael Malaikat Agung. https://ofm-indonesia.org/publikasi/sejarah-umum-ordo-fransiskus/. Diakses pada tanggal 21 November 2025 pukul 17.00 Wita
Heribertus Ubur, 2016, “Pendidikan dan Demokrasi di Manggarai, Flores Barat”, Jurnal Universitas Atma Jaya 14 (1), Jakarta: Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya https://ejournal.atmajaya.ac.id/index.php/psikoedukasi/article/view/326. Diakses pada tanggal 21 Mei 2026, pukul 22.00 WITA
Jonar Situmorang, 2024 Sejarah Gereja Indonesia Pertumbuhan Benih Injil dari Sumatra Sampai Papua, Yogyakarta: PBMR ANDI. https://books.google.co.id/books. Diakses pada tanggal 13 Februari 2026 pukul 15.00 Wita.
Kartodirjo, S. 1992. Pendekatan Ilmu Sosial Dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia.
Kirchberger Georg, 2020. “Teologi Inkulturasi dalam Sejarah Gereja dan Dewasa Ini di Flores,” Indonesia. Jurnal Ledalero, 22 (1), Maumer NTT: Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero, pp. 98. https://ejurnal.iftkledalero.ac.id/index.php. Diakses pada tanggal 20 Mei 2026 pukul 20.00 Wita.
Kristiyanto Eddy, 2019, Kheresna Mencari Raga: Mengenang Kehadiran Ordo Fransiskan di Indonesia. Yogyakarta: Lamalera
Kristiyanto, A. E 2019.. “Asal Muasal Dan Perkembangan Ordo Ketiga Reguler Fransiskus Assisi,” Jurnal Teologi., 11 (02). https://e-journal.usd.ac.id/index.php/jt/article/view/4638/pdf. DOI:: Diakses pada 22 Oktober 2025, pukul 13.00 Wita
Laia Surimawati, Halawa, 2025, “Sejarah Gereja di Indonesia : Peran Misionaris Dalam Penyebaran Kekristenan”, Jurnal Silih Asah, 2 (1), Jakarta: Sekolah Tinggi Teologi Injil Arastamar. pp. 4. DOI::10.54765. https://journal.sttkb.ac.id/index.php. Diakses pada tanggal 10 September 2025, pukul 14.00 Wita.
Lema Margareta dan I. Pius, 2025, “Ekspansi Inkulturasi Budaya NTT dalamm Liturgi sebagai Perjumpaan Iman dan Budaya”, Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik 2 (4), Malang: Nubuat, pp. 2. https://ejournal.aripafi.or.id/index. Diakses pada 20 April 2026, pukul 20.00 WITA.
Sudarlin Filipus, 2014, “Torok, Doa Masyarakat Manggarai Tinjauan Teologis dan Problem Inkulturasinya dalam Perayaan Ekaristi”, Jurnal Agama dan Kebudayaan, 9 (1), pp. 72. Malang : Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Sasana, https://adityawacana.id/ojs/index.php/jpf/id/article. DOI:: 10.69621. Diakses pada tanggal 5 April 2026, pukul 15.00 Wita
Widyawati Fransiska, 2018. Catholics in Manggarai, Flores Eastern Indonesia, Geneva: Globethics.net. https://globethics.net/publications/catholics-manggarai-flores-eastern-indonesia. Diakses pada tanggal 13 Februari 2026 pukul 15.00 Wita
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maria Kristina Ngoe, Fransiska Dewi Setiowati Sunaryo, I Kadek Surya Jayadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










