Transformasi Manajemen Pesantren Berbasis Digital di Era Society 5.0: Analisis Kendala dan Strategi Pengembangan di Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Sumenep

Authors

  • Lathyva Nur Wahyuni Universitas Islam Negeri Madura
  • Kacung Wahyudi Universitas Islam Negeri Madura

Keywords:

manajemen pesantren, transformasi digital, administrasi digital

Abstract

Era Society 5.0 menuntut lembaga pendidikan, termasuk pesantren, untuk mengembangkan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi manajemen pesantren, mengidentifikasi kendala administrasi berbasis manual, serta merumuskan strategi pengembangan manajemen berbasis digital di Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Sumenep. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh administrasi pesantren, meliputi kesekretariatan, data santri, keuangan, dan pengarsipan, masih dikelola secara manual. Sistem tersebut masih mampu mendukung operasional lembaga, namun menghadapi berbagai kendala seperti lambatnya pengolahan data, risiko kehilangan dokumen, kesulitan pencarian arsip, keterbatasan penyebaran informasi, dan keterbatasan sumber daya manusia. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi digitalisasi basis data santri dan alumni, pengembangan arsip digital berbasis cloud, peningkatan kompetensi digital pengurus, serta pembangunan knowledge management system. Kebaruan penelitian ini terletak pada perumusan model transformasi digital bertahap bagi pesantren yang masih menggunakan administrasi manual sebagai upaya mewujudkan tata kelola yang lebih efektif dan berkelanjutan di era Society 5.0.

References

Ahmad Muwafiq dan Samsuri, “Pesantren sebagai Situs Kewarganegaraan dan Pembentukan Budaya Kewargaan di Madura,” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 14, no. 2 (2017): 183–193 https://doi.org/10.21831/civics.v14i2.15531

Andhika Wahyudiono. "Perkembangan Kurikulum Merdeka Belajar dalam Tantangan Era Society 5.0." Education Journal: Journal Educational Research and Development 7, no. 2 (2024): 124

Bachtiar S. Bachri, “Meyakinkan Validitas Data Melalui Triangulasi pada Penelitian Kualitatif,” Jurnal Teknologi Pendidikan 10, no. 1 (2010): 55–61.

Habibur Rahman dan Sugeng Listyo Prabowo, “Optimalisasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Berbasis Digital untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Pembelajaran di Era Teknologi,” Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar 10, no. 4 (2025)

Mohammad Rijal Fadli, “Memahami Desain Metode Penelitian Kualitatif,” Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum 21, no. 1 (2021): 33–54.

Rika Yohana Sari, Ahmad Subandi, dan Irsyad, "Pengaruh Penggunaan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Digital Terhadap Efisiensi Administrasi Pendidikan." Academy of Social Science and Global Citizenship Journal 4, no. 1 (2024): 25-26 https://doi.org/10.47200/aossagcj.v4i1.2389

Riska Rahayu, “Integrasi Teknologi Digital dalam Administrasi Pendidikan: Studi Kasus Penerapan Sistem e-Administrasi di Sekolah Menengah Kejuruan,” Jurnal Ilmiah Jendela Pendidikan 14, no. 1 (2024): 34–39, https://doi.org/10.55129/jp.v14i1.3168;

Suwitno, Ari Sandhyavitri, Dian Yayan Sukma, dan Rangga Byian Tri Putra, “Implementasi Sistem Informasi Akademik Berbasis Cloud Computing System di Pondok Pesantren Khairul Ummah 2 Pekanbaru,” Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI 8, no. 4 (2024).

Wiwin Yuliani, “Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling,” Quanta 2, no. 2 (2018): 83–91.

Downloads

Published

2026-06-18