Kota Lama Semarang sebagai Ikon Kawasan Wisata Bersejarah
Keywords:
arsitektur, daya tarik wisata, Kota Lama SemarangAbstract
Kota Lama Semarang merupakan salah satu destinasi wisata sejarah penting di Indonesia yang merepresentasikan warisan kolonial dan identitas budaya Kota Semarang. Sebagai kawasan cagar budaya yang masih terjaga dengan baik, Kota Lama menjadi daya tarik bagi wisatawan yang memiliki minat terhadap sejarah, arsitektur, dan budaya perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perspektif pengunjung terhadap Kota Lama Semarang sebagai ikon kawasan wisata bersejarah serta mengkaji dampaknya terhadap aktivitas ekonomi pedagang lokal. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pengunjung dan pedagang, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya tarik utama Kota Lama Semarang terletak pada keberadaan bangunan-bangunan bersejarah, keunikan arsitektur kolonial, nilai budaya, serta suasana kawasan yang khas. Sebagian besar pengunjung memberikan penilaian positif terhadap kebersihan, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata. Selain itu, media sosial terbukti berperan penting dalam meningkatkan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kota Lama Semarang. Dari sisi ekonomi, keberadaan wisatawan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan pedagang, terutama pada akhir pekan dan hari libur ketika jumlah kunjungan wisatawan meningkat. Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala yang perlu mendapat perhatian, seperti kondisi infrastruktur di beberapa lokasi dan keterbatasan fasilitas bagi pedagang. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa Kota Lama Semarang tidak hanya berfungsi sebagai destinasi wisata sejarah dan sarana edukasi budaya, tetapi juga berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas fasilitas, serta kerja sama berbagai pihak untuk mendukung pengembangan Kota Lama Semarang sebagai ikon kawasan wisata bersejarah.
References
Akuntansi dan Pajak, J., & Naufal Yuristriza, I. (2022). Fenomena Strategi Pemarasan Pada Kawasan Kota Semarang Lama Khususnya Pada Situs Oudestad.
Anton Rubiantoro, E., Kunci, K., Cagar Budaya, B., & Lama, K. (2018). Kajian Konservasi Bangunan Cagar Budaya pada Koridor JL. Kepodang Kota Semarang (Vol. 12).
Arsitektur, J. T., & Purwanto, L. M. F. (2025). Kota Kolonial Lama Semarang (Tinjauan Umum Sejarah Perkembangan Arsitektur Kota).
Asmania, H., Musawa Jurusan Administrasi Publik, M., & Profesor Haji Soedarto, J. (2023). StrategiI Penataan Kawasan Kota Lama Semarang Universitas Diponegoro.
Ayuning, O., & Mardiansjah, F. H. (2022). Pemangku kepentingan dalam pengembangan Kota Lama Semarang berdasarkan peran dan tingkat kepentingan. 7(2), 500.
Buchori, A., Tinggi, S., & Ambarrukmo, P. (2022). Daya Tawar Warisan Budaya Kota Lama Semarang Sebagai Daya Tarik Wisata Melalui Program Revitalisasi.
Chadijah, F., Mustam, M., Lestari, H., Publik, J. A., Profesor, J., & Soedarto, H. (2023). “Manajemen Pengembangan Obyek Wisata Kawasan Kota Lama Semarang.”
Dewi Retno Sari SMA, I. (2012). “Kota Lama Semarang” Situs Sejarah yang Terpinggirkan “Old City Of Semarang” The Abandoned Historical Site (Vol. 32, Issue 2).
Griselda, A. N., & Yuhwono, T. (2023). Dampak Revitalisasi Kota Lama Semarang sebagai Destinasi Wisata Heritage : Perspektif Kebijakan Konservasi.
H., Octafian, R., Andriani Putri, J., Triana Putra, D., Ahmad Khoiri, G., Auror Alnilam, A., Azhar Putra, M., Studi Manajemen, P., Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia Semarang, S., Studi Perhotelan, P., & Studi Pariwisata, P. (2023). 2(2)
Kusumadewi, N. P. (2022). Pengembangan Potensi Wisata Festival Kota Lama Semarang Sebagai Daya Tarik Wisata di Kota. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 18(1).
Muqsit, F. al, & Kurniati, R. (2024). Penilaian Komponen Kota Berkelanjutan pada Kawasan Kota Lama Semarang. Jurnal Penataan Ruang, 11.
Prabowo, B. N., & Harsritanto, B. I. R. (2018). Kota Lama Semarang Menuju Status Pusaka Dunia UNESCO: Apa Itu Status World Heritage.
Purwantiasning, A. W., Bahri, S., Firda Giriana, D., & Wardany, S. (2025). Kajian Permeabilitas Kawasan Bersejarah Kota Lama Semarang. 24(2).
Putri, S. N. A. K., & Sugiri, A. (2022). Kajian Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang Periode Tahun 2019: Persepsi Wisatawan dan Ahli Terhadap Daya Tarik Wisata. TATALOKA, 24(3), 214–230.
Ratih Sari, S., Rochma Harani, A., & Werdiningsih, H. (2017). Pelestarian dan Pengembangan Kawasan Kota Lama Sebagai Landasan Budaya Kota Semarang.
Rona Fajar Imawan, & Istiqomah Musyafa Laela. (2024). Eksplorasi Peran Museum Kota Lama Semarang : Tinjauan Arsitektural dan Estetika Seni. Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media Dan Desain, 1(6), 137–147.
Shafia Adiyanti, A., Agung Prakoso, A., Nur Vitrianto, P., Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta, S., Ahmad Yani Ring Road Timur, J., & Yogyakarta, B. (2025). Sinergi Pemangku Kepentingan dalam Pelestarian Cagar Budaya Melalui Urban Heritage Tourism di Kota Lama Semarang. Jurnal Pariwisata Dan Budaya, 16(2), 2655–5433.
Sitompul, C. M., & Roychansyah, M. S. (2018). Identifikasi Perkembangan Morfologi Kotalama Semarang. D007-D013.
Sonaesti, C., Purwanto, E., Revitalisasi, Semarang, K., Harapan, A., & Kenyataan, D. (2022). under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License[CC BY SA] Revitalisasi Kawasan Kota Lama Semarang: Antara Harapan dan Kenyataan.
Yudha, A. E. P., & Setiyowati, E. (2016). Muallaf Center Design as an Implementation of Psycological and Economical Effect for Muallaf in Malaysia.
Yuli Puspitasari Eppy Yuliani Prodi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Islam Sultan Agung Semarang Penulis Korespondensi, A. (2019). Konsep Pemanfaatan Bangunan Cagar Budaya di Kawasan Kota Lama Semarang (Vol. 16, Issue 1).
Yuliati, D. (2019). Mengungkap Sejarah Kota Lama Semarang dan Pengembangannya Sebagai Asset Pariwisata Budaya. ANUVA, 3(2), 157–171.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nafiza Zizqi Aulia, Lena Dwi Prihatin, M.Rikza Chamami

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










