Peran Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) Dalam Membangun Resiliensi Organisasi Pendidikan Menghadapi Krisis dan Perubahan

Authors

  • Afidah Munirah Gea Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Putri Nurul Hidayah Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Niko Adrian Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

BKPI, resiliensi, organisasi

Abstract

Perubahan yang cepat dalam dunia pendidikan serta berbagai krisis yang terjadi, baik krisis organisasi, sosial maupun teknologi, menuntut lembaga pendidikan memiliki kemampuan resiliensi yang kuat. Resiliensi organisasi pendidikan merupakan kemampuan lembaga untuk bertahan, beradaptasi, dan berkembang di tengah berbagai tantangan dan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) dalam membangun resiliensi organisasi pendidikan menghadapi krisis dan perubahan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menelaah berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku dan artikel yang relevan dengan tema penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa BKPI memiliki peran strategis dalam meningkatkan ketahanan organisasi sekolah, pengembangan kemampuan adaptasi terhadap perubahan, pengelolaan tekanan kerja dan konflik organisasi, serta pembentukan budaya organisasi yang positif dan suportif. Selain itu, layanan BKPI berkontribusi dalam menciptakan komunikasi yang efektif, meningkatkan kesejahteraan psikologis, serta mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam menghadapi situasi krisis. Dengan demikian, BKPI menjadi salah satu elemen penting dalam membangun organisasi pendidikian resiliensi, adaptif dan berkelanjutan di tengah dinamika yang terus berkembang.

References

Duchek, S. (2020). Organizational resilience: A capability-based conceptualization. Business Research, 13(1), 215–246.

Fatimah, E. (2017). Psikologi perkembangan peserta didik. Bandung: Pustaka Setia.

Mulyasa, E. (2022). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.

Fietz, T., Hillmann, J., & Guenther, E. (2021). Cultural antecedents of organizational resilience: A review of empirical studies. Business Research, 14(1), 387–424.

Goleman, D. (2017). Emotional intelligence. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hendriani, W. (2018). Resiliensi psikologis: Sebuah pengantar. Jakarta: Prenadamedia Group.

Holling, C. S. (1973). Resilience and stability of ecological systems. Annual Review of Ecology and Systematics, 4, 1–23.

Lee, A. V., Vargo, J., & Seville, E. (2013). Developing a tool to measure and compare organizations' resilience. Natural Hazards Review, 14(1), 29–41.

Prayitno. (2017). Konseling profesional yang berhasil: Layanan dan kegiatan pendukung. Padang: UNP Press.

Prayitno, & Amti, E. (2018). Dasar-dasar bimbingan dan konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2018). Organizational behavior (18th ed.). New York: Pearson Education.

Schein, E. H. (2017). Organizational culture and leadership (5th ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukmadinata, N. S. (2019). Landasan psikologi proses pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Tohirin. (2015). Bimbingan dan konseling di sekolah dan madrasah (Berbasis integrasi). Jakarta: Rajawali Pers.

Utami, C. T., & Helmi, A. F. (2017). Self-efficacy dan resiliensi: Sebuah tinjauan meta-analisis. Buletin Psikologi, 25(1), 54–65.

Wahjosumidjo. (2018). Kepemimpinan kepala sekolah: Tinjauan teoritik dan permasalahannya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2012). Landasan bimbingan dan konseling. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Yusuf, S., & Nurihsan, A. J. (2018). Bimbingan dan konseling dalam berbagai latar kehidupan. Bandung: Refika Aditama.

Zed, M. (2018). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-22