Penguatan Karakter Religius dan Sikap Tanggung Jawab Siswa: Perspektif Pola Habituasi Guru Agama Hindu Di SD Negeri 19 Cakranegara

Authors

  • I Made Suprianto Pascasarjana Institut Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram

Keywords:

karakter religius, sikap tanggung jawab, pola habituasi

Abstract

Penelitian ini membahas penguatan karakter religius dan sikap tanggung jawab siswa dari perspektif pola habituasi guru agama Hindu di SD Negeri 19 Cakranegara, sebuah sekolah dengan keberagaman agama yang tinggi karena siswa Hindu hanya berjumlah 29 persen dari total 466 siswa. Visi sekolah yang berkarakter, berprestasi, berbudaya, dan cinta lingkungan menempatkan kegiatan habituasi sebagai tanggung jawab masing-masing guru agama. Penelitian ini bertujuan menganalisis realitas karakter religius dan sikap tanggung jawab siswa, pola habituasi yang diterapkan, serta dampak penerapannya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan, wawancara semi terstruktur, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Analisis data menggunakan teori perkembangan moral Kohlberg, teori reinforcement, teori observational learning, teori learning by doing, teori pendidikan karakter Thomas Lickona, dan konsep Tri Kaya Parisudha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas karakter siswa berada pada tahap konvensional, yaitu siswa memiliki kesadaran internal untuk mematuhi aturan tanpa harus terus-menerus diperintah. Pola habituasi guru agama Hindu dalam penguatan karakter religius dan sikap tanggung jawab terangkum dalam tiga pola yang disingkat KTP, yaitu: 1) Keteladanan, guru menjadi contoh nyata sekaligus memberi kesempatan kepada siswa untuk menjadi teladan bagi temannya; 2) Terjadwal, kegiatan pembiasaan rutin yang dilaksanakan secara konsisten pada hari dan jam tertentu; 3) Pemantapan, kegiatan nyata di luar sekolah yang melibatkan siswa secara langsung. Dampak dari pola habituasi tersebut adalah siswa melaksanakan kewajiban religius dan tanggung jawab di sekolah dengan penuh kesadaran dan tanpa paksaan. Temuan ini memperkuat relevansi konsep Tri Kaya Parisudha sebagai landasan filosofis penguatan karakter berbasis habituasi di lingkungan pendidikan dasar yang majemuk.

References

Fiantika, R. F., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Rake Sarasin.

Fitriani, S., & Zulfiati, H. M. (2021). Implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran tematik dalam membentuk sikap sosial dan tanggung jawab siswa. SOSIOHUMANIORA: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 114–121. https://doi.org/10.30738/sosio.v7i1.8507

Hamdani, A. D., Nurhafsah, N., & Silvia, S. (2022). Inovasi pendidikan karakter dalam menciptakan generasi emas 2045. JPG: Jurnal Pendidikan Guru, 3(3), 170. https://doi.org/10.32832/jpg.v3i3.7291

Hamdani, M. K. (2024). Peran budaya religius dalam membangun solidaritas komunitas. Jurnal Ilmu Keislaman, 8(2), 422–432.

Hasrul, H. (2025). Upaya membentuk karakter religius siswa melalui layanan bimbingan dan konseling terintegrasi di sekolah dasar. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran, 11(1), 51–59. https://doi.org/10.30653/003.2025111.382

Juliani, S. A. M. P. I., & Syahbudin, M. P. (2025). Prinsip dan aplikasi metode penelitian kualitatif: Kajian teori dan praktik. Merdeka Kreasi Group.

Pudja, G. (1999). Bhagawad Gita (Pancama Veda) (W. I. Maswinara, Ed.). Paramita.

Putri, E. M., Fatimah, F. S., Mukarromah, U. L., & Yuli, A. (2026). Analisis program habituasi siswa dalam mewujudkan visi sekolah di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang. JHP: Jurnal Harmoni Pendidikan, 2(1), 70–80. https://doi.org/10.64845/jhp.v1i2

Rahmah, Y., Suriansyah, A., & Cinantya, C. (2024). Penguatan pendidikan karakter disiplin dan tanggung jawab siswa di sekolah dasar. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 2(4), 1974–1982. https://doi.org/10.60126/maras.v2i4.547

Ramadani, A. D. (2026). Model pengembangan penguatan karakter religius peserta didik.

Risnaedi, A. S. M. P. (2021). Konsep penanggulangan perilaku menyimpang siswa. Penerbit Adab.

Sofannah, I. A., Amrullah, M., Darmawan, M., & Wardana, K. (2023). Penguatan pendidikan karakter religius melalui pembiasaan budaya sekolah. JPK: Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 8(2), 115–125. https://doi.org/10.24269/jpk.v8.n2.2023.pp115-125

Suci, I. R. A. A., & Wijana, I. N. (2024). Membangun karakter siswa Hindu berlandaskan Tri Hita Karana di sekolah dasar Kota Mataram Nusa Tenggara Barat. Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(9), 181–186.

Sukarti. (2020). Internalisasi karakter religius melalui penguatan saddhă. Widya Sabha, 11(1), 29–47.

Sukrawan, K. (2025). Strategi guru agama Hindu dalam membangun karakter religius di era globalisasi bagi siswa SDN 04 Burani Mulia. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 1(1), 205–218.

Tapa, S. F., Putri, A. N., Rohima, S., & Pratomo, B. (2026). Buku ajar metodologi penelitian. Media Nusa Creative.

Triyani, E., Busyairi, A., & Ansori, I. (2020). Penanaman sikap tanggung jawab melalui karakter siswa kelas III. Jurnal Pendidikan Dasar, 10(2), 150–154.

Wijayanti, T., Suwito, S., Masrukhi, M., Rachaman, M., & Andi, M. (2022). Implementasi penguatan pendidikan karakter melalui metode pembiasaan dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila di MAN 1 Jepara. 1109–1114.

Yasa, I. M. A., Suastra, I. W., & Arnyana, I. B. P. (2023). Memperkuat pemahaman Tri Hita Karana melalui upacara Ngaturang Cicipan. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(4), 730–744. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i4.2764

Downloads

Published

2026-06-23