Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU) dan Belanja Modal Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah (Studi Empiris Pemerintah Daerah Kab/Kota Tahun 2023-2024)
Keywords:
Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum,, Belanja ModalAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan Belanja Modal terhadap kinerja keuangan pemerintah daerah yang diproksikan melalui tingkat kemandirian keuangan daerah pada pemerintah kabupaten/kota di Pulau Jawa tahun 2023–2024. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi sebanyak 29 kabupaten/kota di Pulau Jawa. Data penelitian diperoleh melalui metode dokumentasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pusat Statistik (BPS). Analisis data dilakukan menggunakan uji asumsi klasik dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah, yang menunjukkan bahwa peningkatan PAD dapat mengurangi ketergantungan daerah terhadap pemerintah pusat. Dana Alokasi Umum (DAU) juga berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah. Sementara itu, Belanja Modal tidak berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah karena sebagian besar pembiayaannya masih bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa PAD, DAU, dan Belanja Modal secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi kemandirian keuangan daerah sebesar 68,8%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah guna mencapai kemandirian fiskal yang lebih baik.
References
Anton, F. (2010). Menuju Teori Stewardship Manajemen. Majalah Ilmiah INFORMATiKA, 1(2), 61–80.
Abbas, D. S., Eksandy, A., Hidayat, I., & Larasati, N. (2020). Determinan Belanja Modal Provinsi Sepuluh Terbaik dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Keuangan: Jurnal Akuntansi, 6(2), 154–168.
Ala. (2026). Analisis Pengaruh PAD, Dana Perimbangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.
Defitri, S. Y. (2020). Pengaruh Belanja Modal Dan Belanja Pegawai Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah. Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen Dan Akuntansi, 19(2), 107–119. https://doi.org/10.32639/fokusbisnis.v19i2.476
Dwi. (2025). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah ( PAD), Dana Perimbangan dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah.
Frijunita. (2024). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), TAX EFFORT, Dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah.
Hidayat. (2024). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah, Dan Kinerja Keuangan Terhadap Belanja Modal Jawa Barat.
Hutauruk. (2024). Pengaruh PAD dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kab/Kota di Provinsi Sumatera Utara.
Kusuma. (2025). Pengaruh PAD, DAU Dan Belanja Modal Terhadap Tingkat Kemandirian Keuangan Daerah Provinsi Sumatera Barat.
Nurjana. (2023). Pengaruh Derajat Kontribusi PAD dan Rasio Efisiensi Belanja Modal Terhadap Rasio Kemandirian Keuangan Daerah (Studi Kasus Pada Pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Banten).
Yudha. (2022). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dan Belanja Modal Pemerintah Daerah Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota Di Sumatera Selatan .
Wajib. (2025). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Belanja Modal Terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kab Bandung Tahun 2017-2024.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andre Salman, Lucy Septiana Putri, Husni Taufiq Dzakiyyah, Mutia Fitri, Muthia Deslanisa, Siska Yulia Defitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










