Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kualitas Hidup Lansia pada Pasien Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Tigo Baleh Tahun 2025

Authors

  • Jannatul Fauziah Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Wisnatul Izzati Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Engla Rati Pratama Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

Dukungan keluarga, kualitas hidup, lansia

Abstract

Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami berbagai penurunan fungsi fisik, psikologis, sosial maupun lingkungan yang berdampak pada kualitas hidup. Fenomena yang banyak ditemukan di masyarakat, khususnya pada lansia dengan hipertensi, masih banyak yang merasa kesepian, kurang mendapat perhatian keluarga, serta jarang diajak berobat sehingga mereka cenderung tidak patuh dalam menjalani pengobatan. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 138 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dukungan keluarga dan kualitas hidup. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Dukungan keluarga sebagian besar berada pada kategori mendukung (88,4%), sedangkan kualitas hidup sebagian besar berada pada kategori buruk (88,4%). Hasil uji statistik diperoleh p-value = 0,000 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Lansia yang mendapat dukungan keluarga lebih cenderung memiliki kualitas hidup yang baik, khususnya pada lansia perempuan, usia 60–74 tahun, berstatus menikah, dan berpendidikan SMA. Bagi keluarga, diharapkan memberikan dukungan yang optimal, baik secara emosional, informasional, maupun instrumental agar lansia mampu meningkatkan kualitas hidupnya. Bagi Puskesmas, diharapkan dapat melakukan pemantauan rutin terhadap lansia yang tidak mendapatkan dukungan keluarga serta memberikan intervensi berupa konseling keluarga, edukasi kesehatan, dan pendampingan sosial

References

Ainurrafiq, Risnah, & Azhar, M. U. (2024). Terapi Non Farmakologi Dalam Pengendalian Tekanandarah Pada Pasien Hipertensi: Systematic Review. Mppki, 2(3).

Apollo, F., & Cahyadi, A. (2012). Dukungan emosional keluarga pada lansia. Jurnal Psikologi Sosial, 8(2), 112–119.

Ardiansyah, M. Y. V. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada lansia dengan hipertensi di desa Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(1), 22–30.

Azizah, L., & Lilik, M. (2011). Perubahan fisik, mental, psikososial, dan spiritual pada lansia. Dalam Damanik, D., & Hasian, H. (Eds.), Kesehatan Lansia (hlm. 45–60). Penerbit Universitas Sumatera Utara.

Diah Putri Astuti, D., & Rahma Soleman, R. (2024). Dukungan keluarga dan kualitas hidup lansia. Jurnal Kesehatan Holistik, 6(1), 55–64.

Firmansyah, S., & Saelan Tadjudin, N. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Wreda Budi Pertiwi Bandung. Tarumanagara Medical Journal, 2(2), 407–411.

Kemenkes RI. (2013). Pedoman teknis pengendalian hipertensi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2020). Hipertensi sebagai pembunuh senyap. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Khomi, K. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan, 9(1), 23–30.

Latue, I. R. N., Widodo, D., & Widiani, E. (2023). Hubungan Dukungan Sosial Keluarga Dengan Tingkat Depresi Pada Lanjut Usia Di Panti Werdha Malang Raya. Nursing News, 2.

Mayberry, L. S. (2012). The impact of instrumental support on quality of life. Journal of Aging and Health, 24(1), 28–47.

Nasrullah, D. (2016). Buku Ajar Keperawatan Gerontik Edisi 1 Dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan Nanda 2015 - 2017 Nic Dan Noc.

Nasution, F., Sakinah, N., Daulay, H., Sahrina, P., Purba, R., Harahap, I. R., & Nasution, E. M. (2024). Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Hidup Pada Dewasa Dan Lansia. 2(11)

Nuraisyah, N. (2017). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan, 10(1), 45–54.

Ronoadmojo, R., & Indiyani, I. (2023). Hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Keperawatan Geriatrik, 5(1), 12–20.

Setyowati, S., Agustina Rahayu, B., Sigit Purnomo, P., Purwaningsih, E., Tinggi Ilmu Kesehatan Surya Global Yogyakarta, S., Ringroad Selatan, J., & Potorono, B. (2023). Hubungan Dukungan Keluarga Dan Interaksi Sosial Dengan Kualitas Hidup Lansia.

Sihombing, Aprilia, Purba, & Sinuat. (2024). Tugas Keluarga Pada Lansia Usia 60-79 Tahun Yang Menderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Pekkabata Kabupaten Polewali Mandar.

Simatupang, L. L., Taufik, M., Hasibuan, D., & Tambunan, M. (2024). Penerapan Program Terapi Komplementer Secara Holistik Dengan Pemberdayaan Lanjut Usia (Lansia) Dan Keluarga Dalam Self-Management Kualitas Hidup. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1).

Zulhijjah, Z. (2021). Stres pada lansia dan dampaknya terhadap kesehatan jiwa. Jurnal Psikologi Klinis, 13(2), 55–65

Widyaningrum, D., Retnaningsih, D., & Tamrin, T. (2019). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan Komunitas, 2(2), 21–26

Downloads

Published

2026-07-03