Perlindungan Anak dari Pernikahan Siri Perspektif Maqasid Syariah dan KHI
Keywords:
Perlindungan Anak, Pernikahan Siri, Maqāṣid SyariahAbstract
Penelitian ini membahas perlindungan anak yang lahir dari pernikahan siri dalam perspektif maqāṣid syariah dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini bertujuan menganalisis perlindungan hak anak hasil pernikahan siri menurut KHI dan hukum positif Indonesia serta mengkaji praktik tersebut berdasarkan perspektif maqāṣid syariah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap peraturan perundang-undangan, KHI, putusan Mahkamah Konstitusi, kitab fikih, buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu. Data dianalisis menggunakan metode content analysis dengan pendekatan maqāṣid syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHI, khususnya Pasal 99 dan Pasal 100, masih membatasi hubungan nasab anak hasil pernikahan siri hanya kepada ibu dan keluarga ibunya sehingga berdampak pada terbatasnya hak anak atas nafkah, waris, perwalian, dan identitas hukum. Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010 memperluas perlindungan hukum melalui pengakuan hubungan perdata antara anak dan ayah biologis berdasarkan pembuktian ilmiah. Dalam perspektif maqāṣid syariah, pernikahan siri yang tidak dicatatkan bertentangan dengan tujuan syariat, terutama dalam menjaga keturunan (ḥifẓ al-nasl), jiwa (ḥifẓ al-nafs), dan harta (ḥifẓ al-māl), karena berpotensi merugikan hak-hak dasar anak. Oleh karena itu, pencatatan perkawinan menjadi instrumen penting untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan anak.
References
Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: Akademika Pressindo, 1992.
Abdurrahman. Kompilasi Hukum Islam di Indonesia. Cet. 5. Jakarta: Akademi Pressindo, 2007.
Abu Zahrah, Muhammad. Muhadarat fi al-Usrah al-Muslimah. Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi, 1997.
Abu Zahrah, Muhammad. Usul al-Fiqh. Kairo: Dar al-Fikr al-‘Arabi, 1958.
Achjani Zulfa, Eva. Keadilan Restoratif di Indonesia: Implementasi dalam KUHP Baru. Jakarta: UI Press, 2023.
Aditia, Muhammad Rizky. “Perlindungan Hak Anak dalam Perkawinan Siri.” AF: Applied Forum 4, no. 1 (2024).
Alam, Dody Wahono Suryo. “Perlindungan Hak Anak Dalam Perkawinan Siri Perspektif Hukum Keluarga Islam Dan Undang-Undang Perlindungan Anak.” Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam 7, no. 1 (2025): 106–120. https://doi.org/10.55606/af.v7i01.1558.
Al-Ghazālī, Abū Ḥāmid. Al-Mustaṣfā min ‘Ilm al-Uṣūl. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 1993.
Al-Jauziyyah, Ibn Qayyim. Tuhfat al-Maudud bi Ahkam al-Maulud. Riyadh: Dar ‘Alam al-Fawaid, 2007.
Al-Maqdisi, Ibn Qudamah. Al-Mughni. Jilid 7 dan 8. Riyadh: Dar ‘Alam al-Kutub, 1997.
Al-Nawawi, Yahya bin Syaraf. Al-Majmu’ Sharh al-Muhadhdhab. Jilid 16. Beirut: Dar al-Fikr, 1997.
Al-Qaradawi, Yusuf. Fiqh al-Awlad wa Huquqihim. Beirut: al-Resalah, 2010.
Al-Qaradawi, Yusuf. Fiqh al-Awlad wa Huquqihim ‘ala al-Abwa’ wa al-Akhda’. Beirut: al-Resalah Publishers, 2010.
Al-Syāṭibī, Abū Isḥāq Ibrāhīm ibn Mūsā. Al-Muwāfaqāt Fī Uṣūl al-Sharī‘ah. Kairo: Dār al-Wafā’, 1997.
Al-Syāṭibī, Abū Isḥāq Ibrāhīm ibn Mūsā. Al-Muwāfaqāt Fī Uṣūl al-Sharī‘ah. Beirut: Dār al-Ma‘rifah, 2004.
Anggraini, Puput, dkk. “Parenting Islami dan Kedudukan Anak dalam Islam.” Jurnal Multidisipliner Kapalamada 1, no. 2 (2022). https://doi.org/10.62668/kapalamada.v1i02.169.
Arief, Barda Nawawi. Bunga Rampai Kebijakan Hukum Pidana: Perkembangan Penyusunan Konsep KUHP Baru. Semarang: Kencana, 2023.
Asy-Syatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat fi Ushul asy-Syari’ah. Jilid 1 dan 2. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2001.
Asy-Syatibi, Abu Ishaq. Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari’ah. Juz II. Kairo: Dar al-Hadits, 2006.
Atmasasmita, Romli. Sistem Peradilan Pidana Kontemporer. Jakarta: Prenada Media, 2023.
Auda, Jasser. Maqāṣid al-Sharī‘ah: A Beginner’s Guide. London: The International Institute of Islamic Thought, 2010.
Auda, Jasser. Maqāṣid al-Sharī‘ah as Philosophy of Islamic Law: A Systems Approach. London: International Institute of Islamic Thought, 2008.
Auda, Jasser. Maqasid al-Syariah: Dalil Operasional bagi Ijtihad Kontemporer. Resume Bahasa Indonesia.
Azhari Akmal Tarigan dan Amiur Nuruddin. Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2004.
Barkatullah, Abdul Halim. “Kedudukan KHI dalam Tata Perundang-undangan Indonesia.” BlogPeradilan.blogspot.com, 2011. http://blogperadilan.blogspot.com/2011/05/kedudukan-khi-dalam-tata-perundang-an.
Faal, M. Penetapan Sanksi Pidana dalam KUHP Baru: Antara Kepastian Hukum dan Keadilan. Jakarta: Kencana, 2023.
Firdaus, Sauqi Noer, Moh. Thoriquddin, dan Fadil Sj. “Dampak Nikah Siri Terhadap Istri Dan Anak Perspektif Maqashid Al-Syari‘ah al-Syathibi.” Jurnal Al-Ijtimaiyah 7, no. 2 (2021). https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v7i2.9726.
Habibi, Audy Ilhami. “Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 46/PUU-VIII/2010.” Ahwaluna: Journal of Islamic Family Law 2, no. 2 (2024).
Hanbal, Aḥmad bin. Al-Musnad. Kairo: Muʾassasah Qurtubah, 1995.
Hukumonline. “Konsekuensi Nikah Siri bagi Istri dan Anak.” 2023. https://www.hukumonline.com/berita/a/konsekuensi-nikah-siri-lt63de324e9c14b.
Ibn ‘Ashur, Muhammad Tahir. Maqāṣid al-Sharī‘ah al-Islāmiyyah. Kairo: Dar al-Salam, 2006.
Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Departemen Agama RI, 1991.
Jalil, Basiq. Pengadilan Agama di Indonesia. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2006.
Kamalia, Nur, Nahdhah, dan Munajah. “Perlindungan Hukum Terhadap Anak Yang Lahir Dari Pernikahan Siri (Perbandingan Hukum Positif Di Indonesia Dengan Hukum Islam).” Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory 3, no. 3 (2025): 2655–2671. https://doi.org/10.62976/ijijel.v3i3.1331.
Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, 2019.
Khallaf, Abdul Wahhab. ‘Ilm Ushul al-Fiqh. Kairo: Dar al-Qalam, 1978.
Kiman, M. “Relevansi Maqasid Syariah Dalam Menyikapi Fenomena Nikah Sirri Di Masyarakat Indonesia.” Jurnal Hukum Islam 6 (2025).
Kompilasi Hukum Islam. Jakarta: Direktorat Pembinaan Badan Peradilan Agama, 1991.
Lubis, Muhammad Najih. “Penetapan Status Anak Luar Kawin Menurut Maqasid Syariah.” Skripsi, UIN Malang, 2023.
Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia. Putusan Nomor 46/PUU-VIII/2010 tentang Pengujian UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Jakarta: MK RI, 2010.
Majelis Ulama Indonesia. Fatwa MUI Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pernikahan Tanpa Pencatatan di Kantor Urusan Agama (KUA). Jakarta: Sekretariat MUI, 2008.
Mawardi, Ahmad Imam. “Rationale Sosial Politik Pembuatan Kompilasi Hukum Islam di Indonesia.” Dalam Doddy S. Trauna dan Ismantu Ropi, Pranata Islam di Indonesia: Pergulatan Sosial, Politik, Hukum dan Pendidikan. Ciputat: Logos Wacana Ilmu, 2002.
Muladi dan Barda Nawawi Arief. Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 2024.
Nasution, Khoiruddin, dan Syamruddin Nasution. “Implementation of Indonesian Islamic Family Law.” Al-Jāmi‘ah: Journal of Islamic Studies 59, no. 2 (2021). https://doi.org/10.14421/ajis.2021.592.347-374.
Nisak, Fatatin. “Fenomena Pernikahan Siri: Kontruksi Sosial dalam Masyarakat Kecamatan Kencong Kabupaten Jember.” Tesis Pascasarjana, UIN Sunan Ampel Surabaya, 2022.
Nugraha, Muhammad Rizky Aditia. “Kedudukan Mengenai Anak Sah dan Tidak Sah dalam Perkawinan.” TERANG - Jurnal Ilmu Hukum 3, no. 1 (2026).
Nur, Muhammad. “Kedudukan dan Penerapan Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Dharmawangsa 5 (2023).
Okezone. “Kasus Nikah Siri di Lebak Marak Tahun 2024, Awas Ada Ancaman Pidana 6 Tahun.” 6 Mei 2024. https://news.okezone.com/read/2024/05/06/340/3004994/kasus-nikah-siri-di-lebak-marak-tahun-2024-awas-ada-ancaman-pidana-6-tahun.
PTA Pekanbaru. “Status Anak Luar Nikah dalam Perspektif Kompilasi Hukum Islam.” Pengadilan Agama Pekanbaru, 2022.
Rahmadana, A., A. Sari Damayanti, dan M. Asyharuddin. “Tinjauan Yuridis Positif Indonesia Terhadap Kedudukan Hukum Status Anak Dalam Pernikahan Siri.” Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 6 (2025): 8981–8992. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2590.
Ridwan, Syamsul. “Pernikahan tanpa Pencatatan: Kegagalan Negara dalam Melindungi Hak Sipil Perempuan dan Anak.” Jurnal Ilmiah Gema Perencana 4, no. 1 (2025).
Risqy, Moch. Fahruz. “Implikasi Yuridis Putusan MK Nomor 46/PUU-VIII/2010 Terkait Perlindungan Hak Anak.” YURIDIKA 9, no. 2 (2014).
Rofiq, Ahmad. Hukum Islam di Indonesia. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2003.
Rosalina, Wenny. “Waduh! Remaja di Jombang Mulai Gandrung Nikah Siri, Ini Buktinya.” Radar Jombang, tanpa tahun. https://radarjombang.jawapos.com/berita-daerah/664914233/waduh-remaja-di-jombang-mulai-gandrung-nikah-siri-ini-buktinya.
Sabiq, Sayyid. Fikih Sunnah. Jilid 2. Jakarta: Cakrawala, 2011.
Sabila, Hani Masha. “Analisis Pasal 100 Kompilasi Hukum Islam tentang Nasab Anak Luar Nikah.” Skripsi S1, UIN Walisongo Semarang, 2017.
Samsul, Arifin, dan Moesa Aly Maschan. “Tinjauan Yuridis terhadap Status Anak dari Nikah Siri dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif.” Jurnal Hukum Lex Generalis 6, no. 6 (2025). https://doi.org/10.56370/jhlg.v6i6.1262.
Santoso, Topo. Hukum Pidana Indonesia: Mengkaji KUHP Nasional. Jakarta: Rajawali Pers, 2023.
Sudarto. Hukum Pidana dan Perkembangan Masyarakat. Bandung: Sinar Baru, 2023.
SUARANTB.com. “Tertinggi di Indonesia, Prevalensi Jumlah Kasus Pernikahan Usia Anak di NTB.” 21 Mei 2025. https://suarantb.com/2025/05/21/tertinggi-di-indonesia-prevalensi-jumlah-kasus-pernikahan-usia-anak-di-ntb/.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1990 tentang Ratifikasi Konvensi Hak-Hak Anak.
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan.
Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama.
Wasil, Ahmad. “Hak Waris Anak Hasil Pernikahan Siri Perspektif Maqashid Syari’ah (Studi Analisis Putusan MK No. 46/PUU-VIII/2010 Tentang Status Anak Di Luar Perkawinan).” Baiti Jannati: Jurnal Hukum Keluarga Islam 1, no. 1 (2025).
Wahbah al-Zuhaili. Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr, 2004.
Wahbah al-Zuhaili. Ushul al-Fiqh al-Islami. Damaskus: Dar al-Fikr, 1986.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tri Aprilia Mopi, Ilham Muchtar, Muktashim Billah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










