Peran Dongeng Digital dalam Meningkatkan Kemampuan Berbicara Anak Usia Dini: Systematic Literature Review (2020–2025)
Keywords:
Dongeng Digital, Kemampuan Berbicara, Anak Usia DiniAbstract
Kemampuan berbicara merupakan salah satu indikator utama perkembangan kognitif dan bahasa pada anak usia dini yang menjadi fondasi komunikasi interpersonal di masa depan. Di era digital, pemanfaatan media konvensional mulai bertransformasi menjadi media berbasis teknologi, salah satunya melalui dongeng digital (digital storytelling). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran, efektivitas, dan mekanisme dongeng digital dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini berdasarkan literatur ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR). Proses seleksi artikel menggunakan protokol PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) melalui basis data Google Scholar, Garuda, Crossref, DOAJ, dan SINTA. Berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, diperoleh 20 artikel jurnal yang relevan untuk dianalisis. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penggunaan dongeng digital secara signifikan meningkatkan kemampuan berbicara anak melalui visualisasi interaktif, pengayaan kosakata (vocabulary acquisition), stimulasi auditori, dan penguatan struktur kalimat. Dongeng digital yang dikombinasikan dengan metode interaktif (tanya jawab dan bermain peran) terbukti lebih efektif dibandingkan dengan metode pasif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan komprehensif mengenai karakteristik media dongeng digital yang paling optimal dalam menstimulasi aspek ekspresif dan reseptif bahasa anak. Implikasi dari penelitian ini menuntut integrasi media digital yang terukur dalam kurikulum PAUD serta pendampingan aktif oleh guru dan orang tua.
References
Abbas, N., Sholihah, M., Syafe’i, M., Maharani, & Dzakia, F. A. (2025). Pembelajaran Berbasis Media Digital pada Anak Usia Dini di Era Society 5.0. Al-Athfal STAI Muhammadiyah Probolinggo, 6(3), 304–316.
Alfadhilah, J. (2025). Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini Menurut Jean Piaget. Alzam: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 94–111.
Aprisal, F., & Apriliana, M. (2026). Teori Belajar Sosial Albert Bandura dan Relevansinya dalam Pembelajaran Modern. Public Service: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 3(1), 47–55.
Aulia, T. M. S., Syahiroh, U. A., & Salsabilla, P. (2026). Implementasi Dongeng Digital dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa di TK X Kudus Tahun 2025. PEDAGOGI: Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini, 12(1), 77–87.
Furoivisha, N. A., & Muhimmah, H. A. (2026). Peran Scaffolding Pada Zone of Proximal Development (ZPD) Berdasarkan Teori Vygotsky Di Kelas 2 SDN Sambikerep 1/479 Kota Surabaya. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik (JMIA), Vol. 3(2), 348–361.
Handayani, O. D., Garzia, M., & Masykuroh, K. (2025). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini. CV. Bintang Semesta Media.
Hardianti, I., Nafiqoh, H., & Lestari, R. H. (2025). Buku Cerita Digital Interaktif sebagai Media Pembelajaran dalam Meningkatkan Literasi Baca-Tulis Anak Usia Dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 8(1), 8–16.
Julika, A. A., Mardayanti, E., Lestari, A., & Lestari, D. (2025). Kajian Neorosains dalam Pengembangan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 339–343.
Khotimah, K. (2026). Pengembangan Game Edukasi Berbasis Cerita sebagai Media Interaktif untuk Menumbuhkan Minat Membaca Anak Usia Dini. WIWARA: Jurnal Pendidikan Permulaan, 1(2), 55–64.
Kilkoda, R. E., & Febriati, F. (2026). Analisis Beban Kognitif dan Keaktifan Siswa dalam Penggunaan Media Presentasi pada Pembelajaran di Kelas V SD Negeri 2 Bula Barat. Didaktik: Jurnal Ilmiah FKIP Universitas Mandiri, 12(2), 304–316.
Meningkatkan, D., Numerasi, L., & Usia, A. (2025). Pengembangan Media Piangpo Berbasis Digital Interaktif dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini. Al-Ihsan: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 173–184.
Nisa, K., & Muthmainnah, A. (2026). Strategi Pengurangan Dampak Waktu Layar (Screen Time) terhadap Perkembangan Bahasa dan Sosial Anak Usia Dini di Komunitas PAUD. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat, 3(1), 6–11.
Pinasti, A. N. (2023). Experiential Learning dan Daur Belajar sebagai Metode Belajar Berbasis Pengalaman. Media Informasi, 32(2), 204–213.
Riadi, S., Maesaroh, Sulistyawati, & Ernawati, I. R. (2026). Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran. UHAMKA Press.
Riberu, E. D. H., Kurniati, A., Oktaviani, U. D., & Aristo, T. J. V. (2023). Membentuk Karakter Siswa dengan Dongeng Digital Nusantara. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa, 9(1), 219–233.
Sari, M., & Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, Vol. 6(1), 41–53.
Setyonegoro, A., Akhyaruddin, & Yusra, H. (2020). Bahan Ajar Keterampilan Berbicara. Komunitas Gemulun Indonesia.
Suryaningrum, S. (2024). Analisis Faktor-Faktor Pengaruh Keterampilan Berbicara dan Aspek Pendukungnya pada Siswa Kelas Tinggi di SDN 7 Dobo Kabupaten Kepulauan Aru: Studi Kasus di Pulau-Pulau Kecil Perbatasan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 4(1), 202–214.
Wahyuningsih, T. M., & Komariyah, K. (2026). Peran Guru dalam Mengembangkan Bahasa Anak Melalui Metode Bercerita di TK Assalam 1. JPNM (Jurnal Pustaka Nusantara Multidisplin), 4(1), 1–9.
Zahra, L., & Mardhiyah, R. A. (2025). Analisis Penggunaan Platform Dongeng Digital terhadap Pengembangan Imajinasi dan Keterampilan Menyimak oleh Anak Usia Lima Tahun. Center of Middle Eastern Studies (CMES), 18(1), 47–58.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Ardila, Asri Neli Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










