Penciptaan Produk Kipas Tangan sebagai Souvenir dengan Menerapkan Ornamen Melayu Menggunakan Teknik Sulam Kristik
Keywords:
Ornamen Melayu, kipas tangan, souvenirAbstract
Penelitian ini dimotivasi oleh menurunnya minat generasi muda terhadap seni sulam tusuk silang dan terbatasnya penggunaan ornamen Melayu pada produk souvenir. Studi ini bertujuan untuk menciptakan kipas tangan sebagai souvenir dengan menerapkan ornamen Melayu menggunakan teknik sulam kristik, serta mendeskripsikan proses pembuatan dan hasil karya yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan dasar teori penciptaan seni kerajinan Gustami yang meliputi tahapan eksplorasi, desain, dan realisasi, dan didukung oleh studi tentang seni kerajinan, souvenir, kipas tangan, ornamen Melayu, dan sulam kristik. Metode yang digunakan adalah metode penciptaan seni kerajinan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, dokumentasi, dan validasi produk oleh tiga validator menggunakan instrumen penilaian. Hasil penelitian menghasilkan 23 karya kipas tangan yang menerapkan berbagai motif ornamen Melayu pada media kain strimin dengan teknik sulam kristik. Semua karya dibuat melalui tahapan pembuatan yang sistematis dan memperoleh persentase kelayakan di atas 90% dengan kategori sangat layak berdasarkan aspek estetika, kreativitas, kualitas bentuk, ergonomi, penggunaan bahan, fungsi, dan teknik penyelesaian. Dengan demikian, kipas tangan yang dihasilkan layak dijadikan oleh-oleh khas Melayu dan berpotensi menjadi media pelestarian budaya serta pengembangan produk kerajinan tangan yang memiliki nilai estetika, fungsional, dan ekonomi
References
Adawiyah, S. R., Mariasa, I. N., Rahayu, E. W., & Trisakti. (2025). Teknik sulam fantasi karya seniman Vera Shimunia 2017–2025 terhadap estetika bentuk. Jurnal Brikolase, 103–105.
Agustiana. (2020). Teknik sulam kruistik sebagai desain permukaan lurik untuk busana wanita. Jurnal Dimensi, 1(2), 1–9.
Atmojo, W. T. (2011). Cenderamata berbasis seni etnik Batak. Seni dan Budaya Panggung, 21(3), 329–339.
Atmojo, W. T. (2013). Penciptaan batik Melayu Sumatera Utara. Jurnal Seni dan Budaya Panggung, 23(1), 90–97.
Atmojo, W. T., Misgiya, & Wiratma, S. (2020). Batik eksplorasi kearifan lokal: Ornamen Sumatera Utara. CV. Kencana Emas Sejahtera.
Azmi, A. (2016). Rumah Melayu "Cindai" model rumah panggung bercirikan seni ukir ornamen Melayu Deli. Jurnal Bahas Unimed, 279(4), 328–338.
Boesra, A. (2005). Teknik dasar menyulam untuk pemula. Kawan Pustaka.
Fadiyah, F. (2022). Perancangan teknik sulam kruistik sebagai hiasan pada kelambu tempat tidur bayi. Narada: Jurnal Desain dan Seni, 9(1), 61.
Fauziah, D. N., & Agustin, S. A. (2020). Perancangan buku tutorial sulam kristik untuk fesyen wanita bertema bunga Indonesia. Jurnal Sains dan Seni ITS, 8(2).
Gillow, J., & Sentance, B. (1999). World textiles. Thames & Hudson.
Gustami, S. P. (2007). Nukilan seni ornamen Indonesia. Percetakan ARINDO.
Idrus, S. P., & Arwadi, F. (2023). Meningkatkan kreativitas siswa SMKN 3 Baubau melalui pelatihan pembuatan taplak meja menggunakan teknik sulaman Holbein dan kristik. Jurnal Lepa-Lepa Open, 421–422.
Larasati, P., Wiyancoko, D., & Winata, G. (2019). Eksplorasi dan perancangan ragam hias batik Jawa Timur pada kerajinan sulam tangan. Artika: Jurnal Fakultas Desain, 1–17.
Manurung, L. T., & Hanafiah, U. I. M. (2024). Transformasi motif ornamen Melayu pada perancangan resort. Jurnal Desain Interior, 9(1), 1.
Margono, dkk. (2007). Apresiasi seni: Seni rupa dan seni teater 2 SMA kelas XI. Yudhistira.
Meyer, F. S. (1957). Handbook of ornament. Dover Publications.
Napitupulu, K. J. S., & Wiratma, S. (2024). Penciptaan souvenir kipas tangan ornamen Batak Toba dengan teknik batik tulis. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(2), 384–394.
Nasir, Y. H. (2013). Jagat kerajinan tangan. Bumi Aksara.
Putra, E. S. (2021). Potensi pengembangan souvenir di Sulawesi Tengah. Jurnal Pariwisata PaRAMA: Panorama, Recreation, Accommodation, Merchandise, Accessibility, 2(1), 16–23.
Raharjo, T. (2011). Seni kriya dan kerajinan. Pascasarjana ISI.
Rahmadani, D., Sugito, S., & Azis, A. C. K. (2023). Ornamen Melayu ditinjau dari ketepatan warna, modifikasi motif, repetisi, dan kerumitan motif. Educraf: Journal of Craft Education, Craft Design and Creative Industries, 2(2), 70–81.
Saragih, D. (2017). Jenis motif dan nilai filosofis ornamen tradisional Sumatera Utara (Cetakan I). TM Offset.
Simamora, M. G. H., dkk. (2024). Peningkatan penjualan produk cinderamata pada UMKM Desa Sawarna melalui aplikasi Sitaman Bumi terintegrasi Batour. Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi Masyarakat, 2(1), 96–102.
Sinar, T. L. (2007). Motif dan ornamen Melayu. Yayasan Kesultanan Serdang.
Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.
Swanson, K. K., & Timothy, D. J. (2012). Souvenir: Icon of meaning, commercialization and commoditization. Tourism Management, 33(3), 489–499.
Tathagati, A. (2008). Kreasi kristik untuk pemula (Cetakan I). Kriya Pustaka.
Widayathi, D., & Riyanto, A. A. (2014). Fan pleated in award gown. Fesyen Perspektif, 4(1), 1–17.
Wilkins, H. (2009). The souvenir. Tourism Analysis, 14(3), 321–332.
Zein, A. F. A., & Darmawati, N. O. (2021). Perancangan desain pola sulam kristik dengan tema burung endemik Indonesia. Jurnal Sains dan Seni ITS, 10(1), 31–39.
Zulkifli, Kartono, G., Misgiya, & Kifli, B. (2024). Malay identity in the exploration of miniature creation as souvenir: Contextual miniature of Malay architecture of North Sumatra, Indonesia. Creativity Studies, 17(2), 447–461.
Zulkifli, Atmojo, W. T., Kartono, G., Kifli, B., & Sanjaya, D. (2025). Malay ethnicity in aesthetic transformation: Analysis in the creative exploration of North Sumatra painting. Cogent Arts & Humanities, 12(1).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jelita Amelia Dharma, Azmi Azmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










