Sejarah Kota Lama Semarang sebagai Kawasan Cagar Budaya
Keywords:
Kota Lama Semarang, sejarahAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis sejarah perkembangan Kota Lama Semarang sebagai kawasan cagar budaya serta mengkaji proses pelestarian dan revitalisasinya. Penelitian menggunakan metode sejarah yang meliputi tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi dengan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kota Lama Semarang berkembang dari kawasan pelabuhan strategis pada masa kerajaan-kerajaan Islam menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan kolonial pada masa VOC dan Hindia Belanda. Kawasan ini memiliki nilai penting dari aspek sejarah, arsitektur, sosial, dan budaya yang tercermin melalui keberadaan bangunan-bangunan kolonial, tata ruang kota, serta kehidupan masyarakat multikultural. Setelah mengalami kemunduran pascakemerdekaan, berbagai program revitalisasi berhasil menghidupkan kembali fungsi kawasan sebagai destinasi wisata budaya dan ruang publik tanpa mengabaikan prinsip pelestarian cagar budaya. Meskipun demikian, pengelolaan Kota Lama Semarang masih menghadapi tantangan berupa banjir rob, penurunan muka tanah, tekanan pembangunan perkotaan, dan kebutuhan menjaga keseimbangan antara pelestarian serta pemanfaatan ekonomi. Oleh karena itu, pelestarian Kota Lama Semarang memerlukan kolaborasi yang berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta agar kawasan ini tetap terjaga sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah dan edukasi bagi generasi mendatang.
References
Abdullah, T. & Surjomihardjo, A. (eds.) (1985) Ilmu Sejarah dan Historiografi: Arah dan Perspektif. Jakarta: Gramedia.
Abdurrachman, D. (1999) Metode Penelitian Sejarah. Jakarta: Logos Wacana Ilmu.
Ashworth, G.J. (2011) Preservation, Conservation and Heritage: Approaches to the Past in the Present through the Built Environment. Farnham: Ashgate.
Australia ICOMOS. (2013) The Burra Charter: The Australia ICOMOS Charter for Places of Cultural Significance. Burwood: Australia ICOMOS.
Djoko, M. (2009) Sejarah Kota-Kota Lama di Indonesia. Jakarta: Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Garraghan, G.J. (1946) A Guide to Historical Method. New York: Fordham University Press.
Gottschalk, L. (2008) Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Graaf, H.J. de & Pigeaud, T.H.G. (1989) Kerajaan Islam Pertama di Jawa: Tinjauan Sejarah Politik Abad XV dan XVI. Jakarta: Grafiti Press.
Handinoto. (2010) Arsitektur dan Kota-Kota di Jawa pada Masa Kolonial. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Kartodirdjo, S. (1993) Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2010) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Koentjaraningrat. (2009) Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Kuntowijoyo. (2013) Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Leirissa, R.Z. (1996) Sejarah Perekonomian Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Lombard, D. (2008) Nusa Jawa: Silang Budaya. Jilid I–III. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Nas, P.J.M. (1986) The Indonesian City: Studies in Urban Development and Planning. Dordrecht: Foris Publications.
Prabowo, B.N. & Harsritanto, B.I.R. (2018) ‘Kota Lama Semarang Menuju Status Pusaka Dunia UNESCO: Apa Itu Status World Heritage?’, Modul, 18(1), pp. 51–53.
Puspitasari, A.Y. & Ramli, W.O.S.K. (2018) ‘Masalah dalam Pengelolaan Kota Lama Semarang sebagai Nominasi Situs Warisan Dunia’, Jurnal Planologi, 15(1), pp. 96–108.
Putri, R.A., Setiyono, B. & Ardianto, A. (2021) ‘Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Lama Semarang sebagai World Heritage Site versi UNESCO’, Journal of Public Policy and Management Review, 10(2), pp. 1–15.
Republik Indonesia. (2010) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Ricklefs, M.C. (2008) Sejarah Indonesia Modern 1200–2008. Jakarta: Serambi.
Sari, S.R., Harani, A.R. & Werdiningsih, H. (2017) ‘Pelestarian dan Pengembangan Kawasan Kota Lama sebagai Landasan Budaya Kota Semarang’, Modul, 17(1), pp. 49–55.
Sjamsuddin, H. (2019) Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.
Soekmono. (1995) Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.
Widodo, J. (2009) Urban Heritage in Indonesia. Singapore: National University of Singapore Press.
Yuliati, D. (2019) ‘Mengungkap Sejarah Kota Lama Semarang dan Pengembangannya sebagai Aset Pariwisata Budaya’, Anuva: Jurnal Kajian Budaya, Perpustakaan, dan Informasi, 3(2), pp. 157–171.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devico Averaldo, I Ketut Ardhana, Putu Dyah Pradnya Paramitha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










