Kajian Teknik Levitasi pada Karya-Karya Fotografi Makanan Christopher Tampubolon

Authors

  • Immanuel Martin Parulian Lumban Tobing Universitas Negeri Medan
  • Khaerul Saleh Universitas Negeri Medan

Keywords:

Fotografi Makanan, Teknik Levitasi, Makanan Khas Batak Toba

Abstract

Fotografi makanan kini tidak lagi sekadar media dokumentasi, melainkan telah berkembang menjadi media seni visual yang sarat kreativitas dan nilai estetika. Salah satu teknik yang populer untuk menciptakan kesan dinamis dan dramatis adalah teknik levitasi, yaitu teknik menangkap objek seolah-olah melayang di udara. Penelitian ini mengkaji penerapan teknik levitasi dalam visualisasi makanan khas Batak Toba melalui karya fotografer Christopher Tampubolon. Makanan tradisional Batak yang secara visual memiliki tekstur padat dan warna cenderung gelap menjadi tantangan tersendiri ketika dipadukan dengan teknik levitasi yang menuntut kesan ringan dan melayang. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis yang memadukan pendekatan estetika formal fotografi dengan semiotika visual. Empat karya dianalisis melalui observasi, wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Christopher Tampubolon berhasil mengawinkan modernitas teknik levitasi dengan nilai kultural lokal; unsur-unsur yang melayang bukan sekadar trik visual untuk menarik perhatian, melainkan berfungsi memperkuat narasi estetis dan memberi ruang bagi audiens untuk mengamati tekstur serta bahan autentik kuliner Batak secara lebih intim. Kajian ini menyimpulkan bahwa eksperimentasi teknik fotografi modern seperti levitasi dapat menjadi media baru yang efektif untuk merevitalisasi, mempromosikan, dan menaikkan kelas visual kuliner tradisional di era digital.

References

Abdi, Y. (2012). Photography from my eyes. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Cristy, S. N. (2024). Makanan tradisional Batak Toba: Kajian metabahasa sematik alami. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, 411–425.

Dhya, Ilhump, & Goenrock. (2012). Fotografi levitasi. Jakarta: PT TransMedia.

Gissemann, C. (2016). Food photography. San Rafael, CA: Rocky Nook Inc.

Hasairin, A. (2014). Variasi, keunikan dan ragam makanan adat etnis Batak Toba: Suatu kajian prospek. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 21–26.

Hutahaean, A. N., & Agustina, W. (2020). Peran filosofi budaya Batak Toba dalam dunia pendidikan. Etnoreflika: Jurnal Sosial dan Budaya, 313–324.

Kartono, G., Sugito, & Cerah, A. C. (2020). Seni rupa dan kriya Batak Toba. Medan: FBS Unimed Press.

Manna, L. (2005). Digital food photography. Boston, MA: Course Technology Press.

Saleh, K. (2014). Fotografi dasar. Medan: UNIMED Press.

Saragih, D. (2017). Jenis motif & nilai filosofis ornamen tradisional Sumatera Utara. Yogyakarta: Thafa Media.

Setiadi, T. (2017). Dasar fotografi: Cara cepat memahami fotografi. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Stefanus, P. D. (2019). Mengupas rahasia fotografer profesional: Food photography series. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Downloads

Published

2026-07-24

How to Cite

Kajian Teknik Levitasi pada Karya-Karya Fotografi Makanan Christopher Tampubolon. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(03), 8099-8104. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7884