Diseminasi Tafsir Al-Qur'an Melalui Media Sosial: Peluang dan Tantangan
Keywords:
diseminasi, tafsir Al-Qur'an, media sosialAbstract
Perkembangan media sosial telah mengubah pola diseminasi tafsir Al-Qur'an dari model kajian konvensional menuju ruang digital yang lebih terbuka, cepat, dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola dan bentuk diseminasi tafsir Al-Qur'an di media sosial, serta memetakan peluang dan tantangan yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analisis, melalui teknik observasi digital (netnografi) terhadap konten tafsir pada beberapa platform media sosial populer, didukung studi dokumentasi terhadap literatur terkait. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi pola penyampaian tafsir serta memetakan peluang dan tantangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diseminasi tafsir Al-Qur'an di media sosial hadir dalam berbagai bentuk, seperti konten visual, audiovisual, dan gabungan metode tafsir tekstual-kontekstual. Media sosial membuka peluang berupa perluasan jangkauan, aksesibilitas, dan demokratisasi akses ilmu keagamaan. Di sisi lain, fenomena ini juga menghadirkan tantangan berupa reduksi makna, kaburnya otoritas keilmuan tafsir, risiko misinterpretasi, serta sifat konstruktif dari realitas keagamaan yang beredar secara digital. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi antara kredibilitas keilmuan dan kreativitas digital, penguatan budaya tabayyun di kalangan audiens, serta pengelolaan konten tafsir yang bertanggung jawab agar peluang media sosial dapat dimanfaatkan secara optimal tanpa mengorbankan kedalaman metodologis tafsir.
References
Anggraeni, S., Wahida, K., & Hanifah, A. (2023). Konstruksi realitas sosial: Sosial media sebagai sarana kreasi dan ekspresi karya mahasiswa Universitas Jember. Media Informasi Penelitian Kabupaten Semarang, 5(2), 250–265.
APJII. (2025). Survei Profil Internet Indonesia 2025. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Hidayat, T., & Mufidah, A. (2023). Tafsir kontemporer dalam menghadapi tantangan zaman: Studi tafsir Gus Baha di media sosial. Jurnal Studi Islam, 19(3), 167–184.
Hidayati, T. W., & Samingan, A. (2020). The role of social media in improving the understanding of Qur'an and religious proselytizing: A study of high school students in Semarang. Proceedings of the 1st International Conference on Recent Innovations (ICRI 2018), 1992–1998.
Mubarok, M. F., & Romdhoni, M. F. (2021). Digitalisasi Al-Qur'an dan tafsir media sosial di Indonesia. Jurnal Iman dan Spiritualitas, 1(1), 110–114.
Muhammad, W. I. (2017). Facebook sebagai media baru tafsir Al-Qur'an di Indonesia (studi atas penafsiran Al-Qur'an Salman Harun). Maghza, 2(2), 75.
Muhtadin, C. (2022). Tafsir Al-Qur'an di media sosial: Studi model tafsir pada akun Instagram @tadabburquranid (analisis kritis) [Skripsi, UIN Walisongo].
Nurdin, R. (2023). Tafsir Al-Qur'an di media sosial (karakteristik penafsiran pada akun media sosial @Quranreview). Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin.
Ratna, N. K. (2016). Metodologi penelitian kajian budaya dan ilmu sosial humaniora pada umumnya (2nd ed.). Pustaka Pelajar.
Rohman, M. (2023). Paradigma tafsir di era digital: Perkembangan metodologi dan penafsiran di media sosial.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Abd. Wahid, Ahmad Sahidah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










