Kecerdasan Buatan dalam Sistem Informasi Manajemen Perbankan: Strategi Deteksi Fraud, Penguatan Keamanan Data, dan Efisiensi Keputusan di Indonesia

Authors

  • Rayyan Firdaus Universitas Malikussaleh
  • Zalfa Jahiya Armi Universitas Malikussaleh
  • Naina Salsabilla Universitas Malikussaleh

Keywords:

kecerdasan buatan, sistem informasi manajemen

Abstract

Perkembangan pesat perbankan digital di Indonesia telah mentransformasikan sistem informasi manajemen (SI) dari alat pelaporan statis menjadi sistem pendukung keputusan real-time. Artikel ini mengkaji peran kecerdasan buatan (AI) dalam SI perbankan Indonesia dengan penekanan pada deteksi kecurangan, keamanan data, dan efisiensi pengambilan keputusan manajerial. Studi ini menggunakan tinjauan pustaka kualitatif dan analisis dokumen dari publikasi resmi Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan studi peer-review terpilih yang diterbitkan antara tahun 2016 dan 2026. Temuan menunjukkan bahwa adopsi QRIS dan volume transaksi digital telah tumbuh pesat, sementara laporan penipuan keuangan yang dicatat oleh Pusat Anti-Penipuan Indonesia (IASC) meningkat tajam, menunjukkan peningkatan permintaan akan pemantauan cerdas, deteksi anomali, dan analitik yang dapat dijelaskan. Sumber resmi juga mengkonfirmasi bahwa OJK telah memperkenalkan tata kelola AI untuk perbankan dan bahwa AI telah mendukung deteksi kecurangan, anti pencucian uang, dan tugas penilaian risiko. Artikel ini menyimpulkan bahwa AI bukan sekadar tambahan teknis; ini adalah komponen tata kelola yang menentukan kecepatan respons, akurasi deteksi, auditabilitas, dan kualitas keputusan perbankan strategis.

References

Bank Indonesia. (2019). Indonesia Payment Systems Blueprint 2025: Navigating the national payment systems in the digital era. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2024a). Rapat Dewan Gubernur Januari 2024. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2024b). Tinjauan kebijakan moneter Desember 2024. Bank Indonesia.

Bank Indonesia. (2024c). Laporan keuangan tahunan Bank Indonesia tahun 2024. Bank Indonesia.

Černevičienė, J., et al. (2024). Explainable artificial intelligence (XAI) in finance: A systematic review. Expert Systems with Applications.

Moura, L., et al. (2025). AI and financial fraud prevention: Mapping the trends and research directions. Journal of Risk and Financial Management, 18(6), 323.

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). Cetak biru transformasi digital perbankan. OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025a, April 29). Tata kelola kecerdasan artifisial perbankan Indonesia. OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2025b, August 19). OJK bersama pemerintah luncurkan kampanye nasional berantas scam dan aktivitas keuangan ilegal. OJK.

Otoritas Jasa Keuangan. (2026, May 31). Financial services sector stability maintained amid increasing pressures on global economic performance. OJK.

Weber, P., et al. (2024). Applications of explainable artificial intelligence in finance: A systematic review. Applied Economics Letters / Springer.

World Bank. (2023, November 13). Inclusion through innovation in financial services: Winning over businesspeople and consumers in Indonesia. World Bank.

Downloads

Published

2026-07-25

How to Cite

Kecerdasan Buatan dalam Sistem Informasi Manajemen Perbankan: Strategi Deteksi Fraud, Penguatan Keamanan Data, dan Efisiensi Keputusan di Indonesia. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(03), 8161-8166. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7894