Manajemen Kesiswaan dalam Pengembangan Kecerdasan Intelektual-Emosional Peserta Didik (Studi Kasus di SMP Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang Tebo Jambi)
Keywords:
manajemen kesiswaan, kecerdasan intelektual, kecerdasan emosionalAbstract
Manajemen kesiswaan merupakan salah satu komponen penting dalam penyelenggaraan pendidikan yang bertujuan mengelola seluruh aktivitas peserta didik secara sistematis sejak proses penerimaan hingga kelulusan. Pelaksanaan manajemen kesiswaan yang efektif tidak hanya berorientasi pada aspek administratif, tetapi juga diarahkan pada pengembangan potensi peserta didik secara menyeluruh, khususnya kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional. SMP Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang Tebo Jambi merupakan salah satu lembaga pendidikan yang menerapkan berbagai program kesiswaan melalui kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler sebagai upaya mengembangkan kemampuan akademik sekaligus membentuk karakter dan kematangan emosional peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen kesiswaan dalam pengembangan kecerdasan intelektual-emosional peserta didik yang meliputi proses rekrutmen, penempatan, dan pengembangan peserta didik di SMP Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang Tebo Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, guru, serta peserta didik sebagai sumber data. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan dilaksanakan secara sistematis melalui tiga tahapan utama, yaitu rekrutmen peserta didik yang dilakukan berdasarkan perencanaan kebutuhan sekolah, penempatan peserta didik melalui pengelompokan kelas sesuai karakteristik dan kemampuan peserta didik, serta pengembangan peserta didik melalui berbagai kegiatan kurikuler dan ekstrakurikuler. Program pengembangan tersebut mampu meningkatkan kecerdasan intelektual peserta didik melalui pembinaan akademik, olimpiade, tahfiz, dan penguasaan bahasa, serta mengembangkan kecerdasan emosional melalui pembiasaan disiplin, pembinaan karakter, layanan bimbingan dan konseling, serta kegiatan organisasi dan keagamaan. Dengan demikian, manajemen kesiswaan di SMP Raudhatul Mujawwidin Rimbo Bujang Tebo Jambi berperan penting dalam mengembangkan kecerdasan intelektual dan emosional peserta didik secara seimbang sehingga mendukung tercapainya tujuan pendidikan dan peningkatan prestasi peserta didik.
References
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Daryanto. (2013). Administrasi dan Manajemen Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Goleman, D. (2000). Kecerdasan Emosi: Mengapa Emotional Intelligence Lebih Tinggi daripada IQ (Terj. T. Hermaya). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Lidinillah, D. A. M. (2006). Perkembangan Metakognitif dan Pengaruhnya pada Kemampuan Belajar Anak. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2022). Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Prihatin, E. (2014). Manajemen Peserta Didik. Bandung: Alfabeta.
Robbins, S. P. (2009). Perilaku Organisasi. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharsaputra, U. (2018). Administrasi Pendidikan. Bandung: PT Refika Aditama.
Suryosubroto, B. (2010). Manajemen Pendidikan di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.
Syakur, M. (2013). Psikologi Pendidikan dan Belajar. Gresik: STAI-Q Press.
Yusuf, S. (2013). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Pers.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sahri Agung Pranoto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










