Analisis Kerentanan Keamanan pada Aplikasi Penyelenggara Pemilu Digital Menggunakan Metode Penetration Testing
Keywords:
Pemilu Digital, Keamanan Siber, Penetration TestingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis celah keamanan pada aplikasi penyelenggara pemilu digital dengan menggunakan metode penetration testing berbasis standar Open Web Application Security Project (OWASP). Pengujian dilakukan melalui lima tahapan utama, yaitu reconnaissance, scanning, vulnerability assessment, exploitation, dan reporting. Hasil pengujian menunjukkan adanya celah keamanan kritis (critical) dan tinggi (high), termasuk kerentanan SQL Injection pada modul autentikasi dan lemahnya manajemen sesi pengguna. Celah tersebut memungkinkan penyerang ilegal mengambil alih hak akses administrator dan mengubah basis data perolehan suara. Sebagai langkah mitigasi, penelitian ini merekomendasikan penerapan input sanitization, penguatan enkripsi data menggunakan algoritma AES-256, serta implementasi Multi-Factor Authentication (MFA). Penambalan celah keamanan ini sangat penting untuk menjaga integritas data, kerahasiaan pemilih, dan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu demokratis.
References
Al-Khateeb, A., & Al-Ahmad, B. (2022). Cyber Security Vulnerabilities in E-Voting Systems: A Review. International Journal of Computer Applications, 184(12), 35-42.
Kurniawan, R., & Saputra, A. (2023). Analisis Keamanan Aplikasi Web Menggunakan Metode OWASP Top 10 dan Penetration Testing. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer (JTIIK), 10(2), 281-290.
OWASP. (2021). OWASP Top 10:2021 The Most Critical Web Application Security Risks. Open Web Application Security Project.
Stallings, W. (2020). Cryptography and Network Security: Principles and Practice (8th ed.). Pearson.
FIRST. (2019). Common Vulnerability Scoring System v3.1: Specification Document. Forum of Incident Response and Security Teams.
Al-Anis, M., & Rahman, F. (2024). Securing Digital Voting Systems: A Comparative Study of Penetration Testing Frameworks. Journal of Cyber Security and Data Protection, 15(2), 112–126.
Arifin, M. Z., & Setiawan, A. B. (2025). Analisis Celah Keamanan SQL Injection dan Cross-Site Scripting (XSS) pada Aplikasi Sektor Publik dengan Metode Black-Box. Jurnal Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi (RESTI), 9(1), 45–53.
Bishop, M., & Hohenberger, S. (2023). Introduction to Computer Security and E-Voting Integrity (2nd ed.). Wiley.
Forum of Incident Response and Security Teams (FIRST). (2023). CVSS v4.0 Specification Document: Common Vulnerability Scoring System. FIRST Org.
Goundar, S., & Bhardwaj, A. (2024). Mitigating Broken Access Control Vulnerabilities in Web-Based Government Platforms. International Journal of Electronic Government Research, 20(3), 1–18.
Hidayat, T., & Mahardika, R. (2024). Pengujian Penetrasi Menggunakan Vulnerability Assessment untuk Mengamankan Basis Data Pemilih Pemilu Digital. Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN), 10(2), 189–198.
National Institute of Standards and Technology (NIST). (2025). Technical Guide to Information Security Testing and Assessment (SP 800-115 Rev. 1). U.S. Department of Commerce.
Pratama, D. A., & Wijaya, I. M. (2025). Implementasi Kriptografi End-to-End untuk Menjamin Integritas Data Hasil Rekapitulasi Suara Elektronik. Jurnal Tekno Kompak, 19(1), 74–85.
Shariati, M., & Khazaei, B. (2023). Identification and Mitigation of IDOR Vulnerabilities in Web Applications Using Dynamic Analysis. Computers & Security, 128, 103–115.
Syahputra, A., & Ramadhan, S. (2024). Penerapan Metode OWASP Top 10 Sebagai Framework Pengujian Keamanan Web Service Pemerintah. Jurnal Informatika dan Komputer (JIKO), 8(3), 321–330.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizky Maulana, Fohan Muzakir, Handry Eldo, Zulaida Rahmi, Muazziss Najmi, Budiman Budiman, Zainal Abidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










