Asuhan Keperawatan Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Pada An.M Dengan Hipovolemia Dalam Penerapan Terapi Cairan Sari Kurma Untuk Meningkatkan Trombosit Di Ruang Siti Fatimah RSI Ibnu Sina Bukittinggi Tahun 2026
Keywords:
Dengue Hemorrhagic Fever, Hipovolemia, Sari KurmaAbstract
Latar Belakang: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) merupakan penyakit infeksi virus dengue yang dapat menyebabkan hipovolemia akibat kebocoran plasma dan trombositopenia. Salah satu terapi komplementer yang dapat diberikan untuk membantu meningkatkan jumlah trombosit adalah sari kurma. Tujuan: Melaksanakan asuhan keperawatan pada pasien anak dengan DHF yang mengalami hipovolemia melalui penerapan terapi cairan sari kurma untuk membantu meningkatkan trombosit. Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi pada An. M di Ruang Siti Fatimah RSI Ibnu Sina Bukittinggi selama tiga hari. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan disertai pemberian terapi cairan sari kurma, kondisi pasien menunjukkan perbaikan, ditandai dengan meningkatnya jumlah trombosit, suhu tubuh kembali normal, serta tanda-tanda hipovolemia berkurang. Kesimpulan: Penerapan asuhan keperawatan yang disertai terapi cairan sari kurma sebagai terapi komplementer dapat membantu meningkatkan trombosit dan mendukung pemulihan pasien anak dengan DHF. Disarankan agar terapi cairan sari kurma dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer yang diberikan sesuai indikasi dan dikombinasikan dengan terapi medis standar untuk mendukung proses penyembuhan pasien DHF.
References
Djaoudene, O. (2025). Valorization Of Date Palm (Phoenix Dactylifera L.) Fruits and By Products As High Value Sustainable Products: A Comprehensive Review On Bioactive Composition, Health Benefits, and Industrial Aplications. Sustainability, 17(4).
Kemenkes. (2022). Tanda dan Gejala Demam Berdarah Dengue. https://yanke.kemkes.goi.id/view_artikel/10/Tanda-dan-gejala-demam-berdarah-dengue
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Laporan Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia Per Desember 2025.
Kementrian Kesehatan RI. (2025). Demam Berdarah Dengue. Ayo Sehat Kemenkes.
Kliegman, R. (2024). Nelson Texbook Of Pediatrics. Elsevier.
Kliegman, R. M. & St. G. J. W. (2024). Nelson Texkbook Of Pediatrics (22nd Edition). Elsevier.
Kristin Gabrella Darise. (2024). Kristin & Kurnia_KIA_2024 - Kurnia Hasnawati Rorong.
Marlina. (2025). Hukum Perlindungan Anak: Teori dan Pola Penerapannya di Indonesia. Pustaka Bangsa.
Oktaviani, I., Priambodo, G., Nur Fitriana, R., Studi Keperawatan, P., & Kusuma Husada Surakarta, U. (2025). Pengaruh Pemberian Terapi Tambahan Sari Kurma Terhadap Jumlah Trombosit Pada Pasien Dbd Di Klinik Pratama Rawat Inap ’Aisyiyah Sine.
Pratama, R. A. (2025). Karakteristik Fisiologis dan Profil Imunologi pada Manifestasi Klinis Berat Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Anak. Jurnal Kedokteran Spesialis Anak Indonesia, 17(2).
Purnamawati, D. A. R. R. S. (2022). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) Dengan Masalah Resiko Perdarahan Melalui Penerapan Pemberian Jus Jambu Bij Merah dan Pemberian Sari Kurma Di RSUD Patut Patuh Patju. Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS), 1(1), 11–19.
Setyawan. (2025). Prediktor Klinis Kebocoran Plasma Masif dan Progresivitas Dengue Shock Syndrome (DSS) pada Pasien Dewasa. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 12(1), 45–54.
Siahaan, E. R., Napolion, K., Mustapa, N., Hamdanesti, R., Mikawati, S., Fitje, H., Mareyke, K., Sepang, Y. L., Eka, M., & Nurjanah, H. S. (2024). Keperawatan Anak (Konsep dan Implikasi) (Muhsyanur, Ed.). CV.Ayrada Mandiri.
Sutriyawan. (2024). Asuhan Keperawatan pada Gangguan Sistem Hematologi dan Imunologi: Dengue Hemorrhagic Fever. Jurnal Keperawatan Dan Anestesiologi, 2(1).
WHO. (2025). WHO Guidelines For Clinical Mangement Of Arboviral Diseases: dengue, Chikungunya, Zika and Yellow Fever.
World Healt Organization. (2026). Dengue Situation Update 743-16 April 2026.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suci Wahdani, Liza Merianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










