Hubungan Self Efficacy dengan Perawatan Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Mandiangin Bukittinggi 2025
Keywords:
DM, self efficacy, perawatan kakiAbstract
Salah satu komplikasi dari DM adalah ulkus diabetikum. Untuk mencegah terjadinya komplikasi ulkus diabetikum adalah dengan melakukan perawatan kaki. Untuk melakukan perawatan kaki salah satunya dipengaruhi oleh self efficacy. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dengan perawatan kaki pada pasien diabetes mellitus di Puskesmas Mandiangin. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah pasien DM dengan jumlah sampel 137 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner FCCS dan kuesioner DFSBS. Uji yang digunakan yaitu spearman rank. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa lebih dari separuh penderita DM mempunyai self efficacy dalam kategori tinggi (64,2%) dan lebih dari separuh penderita DM mempunyai perawatan kaki kategori baik (54,7%). Berdasarkan analisa bivariat didapatkan yaitu p value 0,000 (<0,05) dan nilai r 0,607 yang berarti bahwa ada hubungan yang kuat antara self efficacy dengan perawatan kaki pasien DM di wilayah kerja Puskesmas Mandiangin. Saran kepada perawat atau tenaga kesehatan agar lebih aktif dalam memberikan penyuluhan dan lebih sering mengingatkan pasien DM akan pentingnya perawatan kaki agar terhindar dari komplikasi ulkus kaki diabetik.
References
Andilala, A. (2023). Hubungan Motivasi dengan Pelaksanaan Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes Mellitus di Desa Cinta Rakyat Percut Sei Tuan. Jurnal Ners, 7(2), 1225–1229. https://doi.org/10.31004/jn.v7i2.17155
Bandura, A. (1998). Self-Efficacy. 1994, 1–65.
Dinkes Sumbar. (2023). No Title.
Fathimatuzzuhra, R., Ridwan, A., Mulyati, D., Studi, P., Fakultas, K., Universitas, K., Kuala, S., Aceh, B., Keperawatan, F., Syiah, U., Aceh, B., & Mellitus, D. (2024). Self Efficacy Manajemen Diabetes Mellitus Pada Peserta Prolanis Di Kota Banda Aceh Self-Efficacy Management Of Diabetes Mellitus Among Prolanis Participants In Banda Aceh City. Xv(1), 1–10.
Febrianti, A., Restuning Prihati, D., & Aini, D. N. (2024). Peningkatan Perilaku Foot Care Pasien Ulkus Diabetikum Dengan Edukasi Berbasis Self Efficacy. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 12(1), 187–194.
Firdaus, N., Kurniawan, T., & Pebrianti, S. (2020). Gambaran Self efficacy Pada Keluarga Penderita Diabetes Melitus Dalam Menjalankan Upaya Pencegahan Diabetes Melitus. 1(2).
Huda, N., Sukartini, T., & Pratiwi, N. W. (2019). The Impact of Self Efficacy on the Foot Care Behavior of Type 2 Diabetes Mellitus Patients in Indonesia. Jurnal Ners, 14(2), 181–186. https://doi.org/10.20473/jn.v14i2.16741
Irawan, D., Handayani, P. A., Management, S. C., & Efficacy, S. (2022). Hubungan Self Efficacy Dengan S Elf Care Management Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang tidak menular serta cukup serius dimana insulin tidak dapat diproduksi secara maksimal oleh Diabetes dialami oleh ma. 6(3), 1234–1248.
Isnaini, N. (2018). Faktor risiko mempengaruhi kejadian Diabetes mellitus tipe dua Risk factors was affects of diabetes mellitus type 2. 14(1), 59–68.
Mahalani, dwi ika, Hidayanti, N., Wahid, A., & Zuryati, M. (2023). Pelatihan Senam Kaki Diabetes Dalam Upaya Pencegahan Resiko Komplikasi Pada Pasien Diabetes Di Rumah Sakit ISLAM JAKARTA pelaksanaan Tri Dharma Perguruan kadar gula di dalam darahnya meningkat memberikan pencegahan primer tentang Pemberian informasi tenta.
Ningrum, H. S., & Imamah, I. N. (2022). Pengetahuan Dan Perilaku Perawatan Kaki Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di. 1(2), 59–66.
Perkeni. (2021). CO.
Resti, H. Y., & Cahyati, W. H. (2022). Kejadian Diabetes Melitus Pada Usia Produktif Di Puskesmas Kecamatan Pasar Rebo. Higeia Journal Of Public Health Research And Development, 6(3), 350–361. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
Sakinah, S., Purnama, J., & Nuraeni. (2022). Pengaruh Aktivitas Fisik Berjalan Kaki Penyandang Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Kestabilan Gula Darah. 11(2), 171–180.
Susanti, D., . S., & Pramana, Y. (2020). Hubungan Antara Efikasi Diri Dengan Perawatan Mandiri Kaki Pada Pasien Diabetes Melitus Di Poli Penyakit Dalam Rsud Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Pontianak. Tanjungpura Journal of Nursing Practice and Education, 2(1). https://doi.org/10.26418/tjnpe.v2i1.41827
Susilawati, E., Hesi, R. P. P., & A Soerawidjaja, R. (2021). Hubungan Efikasi Diri terhadap Kepatuhan Perawatan Kaki Diabetes Melitus pada Masa Pandemi. Faletehan Health Journal, 8(03), 152–159. https://doi.org/10.33746/fhj.v8i03.295
WHO. (2024). diabetes. https://www.who.int/europe/news-room/fact-sheets/item/diabetes
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hajra Chairani Faidah, Dian Anggraini, Dona Amelia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










