Analisis Viktimologi terhadap Korban Kekerasan dalam Hubungan Intim Intimate Partner Violence (INV) Akibat Perselingkuhan
Keywords:
Viktimologi, Korban Kekerasan, PerselingkuhanAbstract
Penelitian ini tertuju pada perempuan sebagai korban kekerasan Hubungan Intim Intimate Partner Violence (INV) dipicu perselingkuhan dalam perspektif viktimologi. Perempuan sering menjadi korban kekerasan akibat perselingkuhan yang dapat merusak kesehatan mental, kepercayaan diri terhadap orang lain, emosional tidak stabil ataupun verbal yang dialami korban sering kali mengalami victim blaming oleh pelaku. Victim blaming merupakan suatu tindakan yang menyalahkan dan menyudutkan korban alih-alih menyalahkan dan meminta pertanggungjawaban pelaku. Faktor lain korban menjadi victim blaming akibat tidak dapat jujur karena merasa takut di singkirkan atau disalahkan oleh masyarakat. Dalam kajian victimoology secara komprehensif korban wajib mendapatkan perlindungan yang tepat sesuai hukum yang berlaku.
References
American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM-5). Arlington, VA: American Psychiatric Publishing.
Fitriah & Yusuf. (2024). Victim Blaming dalam Kasus Kekerasan Pasangan.
Freyd, J. J. (1994). Betrayal trauma: Traumatic amnesia as an adaptive response to childhood abuse. Ethics & Behavior, 4(4), 307–329.
Harefa, Arianus. (2021). Penegakan Hukum terhadap “Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga”. Jurnal Ilmiah Hukum.
Herman, J. L. (1992). Trauma and Recovery: The Aftermath of Violence – From Domestic Abuse to Political Terror. New York: Basic Books.
Huda, M. (2017). Viktimologi: Perlindungan Hukum terhadap Korban Kejahatan. Jakarta: Rajawali Pers. (Atau sesuaikan dengan judul buku/jurnal spesifik yang Anda rujuk).
Johnson, M. P., & Ferraro, K. J. (2000). Research on domestic violence in the 1990s: Making distinctions. Journal of Marriage and Family, 62(4), 948–963.
Kompas. (2006, 5 Mei). Catatan Tahunan Komnas Perempuan: “Kekerasan terhadap Perempuan Terus Meningkat”. Jakarta: Kompas Media.
Lestari, S. (2019). Hambatan Perempuan Korban KDRT dalam Mengakses Keadilan di Indonesia. Jurnal Perempuan, 24(2), 45–60.
Medina, T. F., dkk. (2024). Kriminalisasi Korban KDRT Ditinjau dalam Perspektif Viktimologi (Studi Kasus: Putusan Nomor 256/Pdt.P/2021/PN Kwg). MANDUB: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora, 2(3), 15-31.
Pichon, M., Treves-Kagan, S., Stern, E., Kyegombe, N., Stöckl, H., & Buller, A. M. (2020). A Mixed-Methods Systematic Review: Infidelity, Romantic Jealousy and Intimate Partner Violence against Women. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(16), 5682.
Prakosya, S. (2022). Tinjauan Perlindungan Korban Perkosaan Dalam Sudut Pandang Viktimologi. Ikatan Penulis Mahasiswa Hukum Indonesia Law Journal, 2(1), 108-117.
Republik Indonesia. (1984). Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984 tentang Pengesahan Konvensi mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Wanita (CEDAW). Jakarta.
Republik Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Lembaran Negara RI Tahun 2004, Nomor 95. Jakarta.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Lembaran Negara RI Tahun 2014, Nomor 293. Jakarta.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. Lembaran Negara RI Tahun 2023, Nomor 1. Jakarta.
Riaanda, K. R. (2017). Peran Viktimologi Dalam Melindungi Korban Tindak Pidana Pencurian. Jurnal Hukum.
Rumengan, E. M. M., Lambonan, M. L., & Gerungan, C. A. (2025). Perlindungan Hukum terhadap Perempuan sebagai Korban Kekerasan Seksual Ditinjau dari Perspektif Viktimologi. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi.
Soeroso, M. H. (2010). Kekerasan dalam Rumah Tangga dalam Perspektif Yuridis Viktimologi. Jakarta: Sinar Grafika.
Stark, E. (2007). Coercive Control: How Men Entrap Women in Personal Life. New York: Oxford University Press.
Wahyuni, F. (2020). Reformasi Sistem Peradilan Pidana Berperspektif Gender dalam Penanganan Kasus KDRT. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(1), 112–130.
Walker, L. E. (1979). The Battered Woman. New York: Harper and Row.
Whisman, M. A., Gordon, K. C., & Chatav, Y. (2007). Predicting sexual infidelity in a population-based sample of married individuals. Journal of Family Psychology, 21(2), 320–324.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yudha Indra Siswoyo Marbun, Hudi Yusuf

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










