Pola Komunikasi Guru dalam Membentuk Disiplin Siswa di SMP Kartika X-2 Jakarta Barat
Keywords:
Disiplin Siswa, Komunikasi Nonverbal, Komunikasi VerbalAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum seluruhnya siswa SMP Kartika X-2 Jakarta Barat bersikap disiplin, meskipun sekolah berada di bawah naungan Yayasan Kartika Jaya TNI-AD yang menerapkan nilai-nilai disiplin khas militer. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk komunikasi verbal dan nonverbal yang digunakan guru dalam menanamkan nilai-nilai disiplin pada siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap sepuluh informan yang terdiri atas kepala sekolah, tiga guru mata pelajaran, satu guru bimbingan konseling, dan enam siswa, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan komunikasi verbal melalui pendekatan persuasif-dialogis dan kata-kata afirmasi positif, serta komunikasi nonverbal melalui ekspresi wajah, sikap diam, dan keteladanan perilaku. Lima Nilai Kartika terbukti menjadi pesan disiplin yang paling kuat terinternalisasi pada siswa. Hambatan yang ditemukan meliputi pengaruh telepon pintar dan kondisi psikologis siswa yang bersumber dari permasalahan keluarga.
References
Achyar, N., Sarianti, R., Novriyanti, E., & Widiawati, W. (2026). Building educational relationships: An analysis of teacher interpersonal communication levels in two senior high schools. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 14(1), 347–361.
Ahmad, M. A. (2019). Komunikasi sebagai wujud kompetensi sosial guru di sekolah. Komodifikasi, 7(1), 1–12.
Alfansyur, A., Hawi, A., Annur, S., Afgani, W., & Maryamah, M. (2021). Peran budaya sekolah dalam pembentukan sikap disiplin siswa kelas X MAN 3 Kota Palembang. Jurnal Sikola: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran, 3(2), 126–131.
Arifuddin, A., RA, M. M., Tahir, M., & Susanto, I. (2025). Pengaruh kolaborasi orang tua dan guru terhadap peningkatan prestasi belajar siswa. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(3), 417–427.
Berkowitz, M. W., Bier, M. C., & McCauley, B. (2017). Effective features and practices that support character development. Journal of Character Education, 13(1), 33–51.
Böheim, R. (2020). The behavior of student hand-raising as an observable indicator of student engagement: Exploring the role of hand-raising in classroom learning and its relation to student motivation (Disertasi tidak diterbitkan). Universitas Tuebingen.
Clarke, A., Sorgenfrei, M., Mulcahy, J., Davie, P., Friedrich, C., & McBride, T. (2021). Adolescent mental health: A systematic review on the effectiveness of school-based interventions. Early Intervention Foundation.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
DeVito, J. A., & DeVito, J. (2019). The interpersonal communication book. Instructor, 1(18), 521–532.
Fitri, N. L., Adha, C., & Nasution, S. F. (2023). Pentingnya penerapan komunikasi efektif dalam konteks pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 5241–5251.
Hidayati, N. A., & Waluyo, H. J. (2020). Exploring the implementation of local wisdom-based character education among Indonesian higher education students. Cakrawala Pendidikan, 39(2), 179–198.
Iman, M., Sufni, N., Putri, E. J., & Amanda, S. (2024). Implementation of teacher interpersonal communication on student behavior changes. International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM), 4(3), 900–906.
Komariah, S., & Purwati, N. (2019). Komunikasi interpersonal guru dalam pembentukan karakter anak di TK Al-Azzam Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Komunikasi dan Kebudayaan, 6, 57–67.
Kvale, L. H., Pharo, N., & Darch, P. (2023). Sharing qualitative interview data in dialogue with research participants. Proceedings of the Association for Information Science and Technology, 60(1), 223–232.
Oktaria, A., Siregar, A., & Karmiyati, D. (2024). Delinquent behaviour: An analysis of Albert Bandura's social learning theory. International Conference on Psychology and Education (ICPE), 3(1), 1–7.
Patonah, R. (2018). Pengaruh budaya sekolah terhadap motivasi belajar siswa dan implikasinya terhadap hasil belajar siswa (Survey pada siswa Madrasah Tsanawiyah Swasta di Kota Banjar). Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi), 4(3), 1–12.
Poth, C. N., & Searle, M. (2021). Media review: 30 essential skills for the qualitative researcher. SAGE Publications.
Prananto, K., Cahyadi, S., Lubis, F. Y., & Hinduan, Z. R. (2025). Perceived teacher support and student engagement among higher education students – A systematic literature review. BMC Psychology. https://doi.org/10.1186/s40359-025-02412-w
Rømer, T. A. (2018). A critique of John Hattie's theory of visible learning. Educational Philosophy and Theory, 1857, 1–12. https://doi.org/10.1080/00131857.2018.1488216
Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2020). Intrinsic and extrinsic motivation from a self-determination theory perspective: Definitions, theory, practices, and future directions. Contemporary Educational Psychology, 61, 101860. https://doi.org/10.1016/j.cedpsych.2020.101860
Sawyer, S. M., Azzopardi, P. S., Wickremarathne, D., & Patton, G. C. (2018). The age of adolescence. The Lancet Child & Adolescent Health, 2(3), 1–6. https://doi.org/10.1016/S2352-4642(18)30022-1
Shavoun, A. H., Parizad, A., & Tehran, H. A. (2025). Managing unexpected classroom challenges: The role of teacher-student interaction in promoting engagement and learning. Multidisciplinary Educational Bulletin, 5(16), 1163–1175. https://doi.org/10.22034/meb.2025.564852.1127
Sidiq, U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Nata Karya.
Sikström, P.-A. (2025). Pedagogical agents communicating and scaffolding student learning (JYU Dissertations). University of Jyväskylä.
Singh, B. (2019). Character education in the 21st century. Journal of Social Studies, 15(1), 1–12. https://doi.org/10.21831/jss.v15i1.25226
Siregar, A. O. A., & Karmiyati, D. (2024). Delinquent behavior: An analysis of Albert Bandura's social learning theory. International Conference on Psychology and Education (ICPE), 3(1), 1–10.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Alfabeta.
Utari, P., & Pramana, P. (2025). The evolution of communication theory over the past 50 years: An analysis of the multi-edition book "Theories of Human Communication" 1978–2021. Ianna Journal of Interdisciplinary Studies, 7(1), 1–15.
Williamson, K., Given, L. M., & Scifleet, P. (2018). Qualitative data analysis. In K. Williamson & G. Johanson (Eds.), Research methods: Information, systems, and contexts (2nd ed., pp. 453–476). Chandos Publishing.
Wuju, W., & Putra, M. T. F. (2020). Hubungan antara guru dan siswa dalam meningkatkan proses belajar mengajar siswa kelas XII-IPS III SMA Negeri 9 Samarinda tahun pelajaran 2018/2019. eJournal Ilmu Komunikasi, 4, 11–22.
Xie, F., & Derakhshan, A. (2021). A conceptual review of positive teacher interpersonal communication behaviors in the instructional context. Frontiers in Psychology, 12, 708490. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2021.708490
Zanki, H. A. (2020). Teori psikologi dan sosial pendidikan (Teori interaksi simbolik). Scolae: Journal of Pedagogy, 3(2), 1–10.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Apriliani, Fajar Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










