Durasi Penggunaan Media Sosial dan Tingkat Gejala Depresi pada Remaja
Keywords:
Media Sosial, Gejala Depresi, RemajaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam pengalaman remaja terkait durasi penggunaan media sosial dan memahami bagaimana interaksi digital tersebut berkontribusi terhadap kemunculan gejala depresi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi penggunaan media sosial yang tinggi pada remaja bukan sekadar masalah manajemen waktu, melainkan bentuk pelarian dari konflik emosional yang justru memperburuk gejala depresi. Remaja membutuhkan ruang aman yang valid di dunia nyata serta pendampingan psikologis untuk membangun hubungan yang lebih sehat dengan dunia digital.
References
Afrilia, N., Prasetyo, B., & Utami, S. (2024). Pengaruh Durasi Layar dan Intensitas Media Sosial Terhadap Kecenderungan Depresi Pada Remaja Akhir. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 12(2), 88-99.
Amalina, R., Setiawan, A., & Rahmawati, D. (2025). Dampak Penggunaan Media Sosial yang Tidak Bijak Terhadap Kecemasan, Gejala Depresi, dan Harga Diri Remaja. Jurnal Ilmu Perilaku dan Kesehatan Mental, 5(1), 34-46.
Arsini, L., & Wijaya, K. (2023). Konsekuensi Negatif Penyalahgunaan Media Sosial Sebagai Kesenangan Semu Terhadap Kesehatan Mental Generasi Muda. Jurnal Kajian Sosial dan Humaniora, 8(3), 210–222.
Deviana, M. (2024). Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Gejala Kecemasan dan Depresi Pada Remaja Berinteraksi Sosial Rendah. Jurnal Riset Psikologi, 11(1), 45-57.
Dwijayanti, A., Komalasari, R., & Harto, B. (2023). Pola Interaksi Digital Remaja dan Implikasinya Terhadap Distorsi Kognitif di Era Siber. Jurnal Studi Pemuda dan Remaja, 6(2), 112-124.
Hasanah, U., & Kupang, M. R. (2026). Hubungan Durasi Penggunaan Media Sosial Terhadap Status Emosional dan Gejala Depresi Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Perkembangan dan Kesehatan Remaja, 4(1), 45-56.
Pratiwi, A., & Utami, S. (2026). Dampak Siber Terhadap Kesehatan Jiwa Remaja: Sebuah Tinjauan Literatur Mengenai Depresi Digital. Indonesian Journal of Health Sciences, 10(2), 134–145.
Putri, S. A., & Yusuf, R. A. (2025). Hubungan Antara Intensitas Penggunaan Media Sosial (Durasi dan Perhatian) dengan Indikasi Gejala Depresi Pada Kelompok Usia Muda. Journal of WoPH (World of Public Health), 6(1), 154-165.
Ramadhan, H., & Rahman, A. (2025). Pengaruh Durasi Penggunaan Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja Perdesaan Pada Masa Percepatan Digitalisasi. Jurnal Anggaran dan Keuangan Publik, 7(2), 198-211.
Rubayah, T., & Kusumawardani, N. (2025). Intensitas Waktu Layar (Screen Time) dan Risiko Penurunan Kesehatan Mental Pada Remaja Sekolah Menengah Atas. Jurnal Media Akademik, 3(1), 76-87.
Sari, M. P., & Harahap, F. (2025). Penggunaan Media Sosial Yang Berlebihan dan Hubungannya dengan Tingkat Stres, Kecemasan, Serta Depresi Pada Pelajar. Jurnal Inovasi Kebijakan Nusantara, 4(3), 320-331.
Sulistiani, W., & Rahmawati, D. (2025). Pengaruh Intensitas Media Sosial Terhadap Tingkat Kecemasan, Gangguan Tidur, dan Gejala Depresi Remaja. Journal of Youth and Educational Modification, 3(2), 89-101.
Thursina, F. (2023). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Siswa Pada Salah Satu SMAN di Kota Bandung. Jurnal Psikologi dan Konseling West Science, 1(01), 19-30.
Utami, K. D., & Purnawati, L. (2026). Hubungan Penggunaan Media Sosial dengan Gejala Depresi Pada Remaja Kelas XI Melalui Analisis Skala Adiksi. Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan Jiwa, 14(2), 143-155.
Wulandari, R., & Saputra, A. (2025). Eksplorasi Kualitatif Dampak Cyberbullying dan Fear of Missing Out (FoMO) Terhadap Kejadian Tekanan Mental Remaja. Jurnal Medika Nutricia, 19(2), 101-114.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ardiansyah Ardiansyah, Fohan Muzakir, Ainol Mardhiah, Linda Handayani, Husaini Husaini, Rina Hanum

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










