PEMANFAATAN DAUN PEPAYA SEBAGAI BAHAN BIOELISITOR UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA TANAMAN PADI MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Authors

  • Ajeng Gita Pramesti Wahyudi Universitas Sebelas Maret
  • Yuliana Ziadatul Hikmah Universitas Sebelas Maret
  • Dela Putri Ayuningtyas Universitas Sebelas Maret
  • Rosita Fitrianita Universitas Sebelas Maret
  • Angga Setiawan Universitas Sebelas Maret
  • Maria Nofa Dwi Prasiwi Universitas Sebelas Maret
  • Firdaus Yunus Ryan Wibowo Universitas Sebelas Maret
  • Paundra Nandu Dewa Priadianta Universitas Sebelas Maret
  • Ida Nugroho Saputro Universitas Sebelas Maret
  • Aland Bilhaq L. Y. Universitas Sebelas Maret

Keywords:

bioelisitor, daun pepaya, tanaman padi

Abstract

Penggunaan bahan kimia dalam kegiatan pertanian merupakan salah satu upaya yang dilakukan petani untuk menjaga tanaman dari berbagai gangguan. Namun, penggunaan bahan kimia secara berlebihan dapat menjadi perhatian dalam penerapan pertanian yang lebih berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan organik berupa daun pepaya sebagai bahan pembuatan bio elisitor untuk tanaman padi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen pada 25 Juli 2026 dan ditujukan kepada kelompok tani dengan jumlah peserta kurang lebih 50 orang. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan bio elisitor secara langsung. Tahapan kegiatan meliputi persiapan bahan dan alat, penyampaian materi, demonstrasi pembuatan, serta evaluasi pemahaman peserta. Bahan utama yang digunakan berupa daun pepaya dan air dengan alat ukur sebagai pendukung proses pembuatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan organik dan mengetahui proses sederhana pembuatan bio elisitor. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai salah satu alternatif pendukung perawatan tanaman padi

References

Bantacut, T. (2014). Agenda Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan 2014-2019 (Agenda of Agricultural Development and Food Security 2014-2019). doi:https://doi.org/10.33964/jp.v23i3.98

Dwiningsih, Dwi, H. T., & Purwanto, P. (2025). Pengaruh aplikasi nitrogen lepas lambat dan bio elisitor terhadap fisiologi dan hasil tanaman (Oryza sativa L.). 12. doi:https://doi.org/10.15575/j.agro.45850

Joko, T., Sulistyani, S., Setiani, O., Raharjo, M., Darundiati, Y. H., & Arumdani, I. S. (2023). Komunikasi Informasi dan Edukasi tentang Bahaya Pajanan dan Residu Pestisida pada Petani Bawang Merah. Journal of Public Health and Community Service, 2. doi:https://doi.org/10.14710/jphcs.2023.15845

Suhesti, E., Hardinoto, & Sukma, D. (2022). Pestisida Organik Berbahan Tanaman Rempah/Obat Sebagai Solusi Untuk Organisme Pengganggu. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(https://journal.unilak.ac.id/index.php/Fleksibel/issue/view/485). doi:https://doi.org/10.31849/0rss0h19

Swastika, K. D., Wargiono, J., Soejitno, & Hasanuddin, A. (2016). Analisis Kebijakan Peningkatan Produksi Padi melalui Efisiensi Pemanfaatan Lahan Sawah di Indonesia. (https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/akp/issue/view/128). doi:https://doi.org/10.21082/akp.v5n1.2007.36-52

Downloads

Published

2026-09-09

How to Cite

PEMANFAATAN DAUN PEPAYA SEBAGAI BAHAN BIOELISITOR UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA TANAMAN PADI MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(04), 10537-10546. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8162