PEMANFAATAN DAUN PEPAYA SEBAGAI BAHAN BIOELISITOR UNTUK MENDUKUNG BUDIDAYA TANAMAN PADI MELALUI KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Keywords:
bioelisitor, daun pepaya, tanaman padiAbstract
Penggunaan bahan kimia dalam kegiatan pertanian merupakan salah satu upaya yang dilakukan petani untuk menjaga tanaman dari berbagai gangguan. Namun, penggunaan bahan kimia secara berlebihan dapat menjadi perhatian dalam penerapan pertanian yang lebih berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan organik berupa daun pepaya sebagai bahan pembuatan bio elisitor untuk tanaman padi. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tanggan, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen pada 25 Juli 2026 dan ditujukan kepada kelompok tani dengan jumlah peserta kurang lebih 50 orang. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan demonstrasi pembuatan bio elisitor secara langsung. Tahapan kegiatan meliputi persiapan bahan dan alat, penyampaian materi, demonstrasi pembuatan, serta evaluasi pemahaman peserta. Bahan utama yang digunakan berupa daun pepaya dan air dengan alat ukur sebagai pendukung proses pembuatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan organik dan mengetahui proses sederhana pembuatan bio elisitor. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong petani untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai salah satu alternatif pendukung perawatan tanaman padi
References
Bantacut, T. (2014). Agenda Pembangunan Pertanian dan Ketahanan Pangan 2014-2019 (Agenda of Agricultural Development and Food Security 2014-2019). doi:https://doi.org/10.33964/jp.v23i3.98
Dwiningsih, Dwi, H. T., & Purwanto, P. (2025). Pengaruh aplikasi nitrogen lepas lambat dan bio elisitor terhadap fisiologi dan hasil tanaman (Oryza sativa L.). 12. doi:https://doi.org/10.15575/j.agro.45850
Joko, T., Sulistyani, S., Setiani, O., Raharjo, M., Darundiati, Y. H., & Arumdani, I. S. (2023). Komunikasi Informasi dan Edukasi tentang Bahaya Pajanan dan Residu Pestisida pada Petani Bawang Merah. Journal of Public Health and Community Service, 2. doi:https://doi.org/10.14710/jphcs.2023.15845
Suhesti, E., Hardinoto, & Sukma, D. (2022). Pestisida Organik Berbahan Tanaman Rempah/Obat Sebagai Solusi Untuk Organisme Pengganggu. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(https://journal.unilak.ac.id/index.php/Fleksibel/issue/view/485). doi:https://doi.org/10.31849/0rss0h19
Swastika, K. D., Wargiono, J., Soejitno, & Hasanuddin, A. (2016). Analisis Kebijakan Peningkatan Produksi Padi melalui Efisiensi Pemanfaatan Lahan Sawah di Indonesia. (https://epublikasi.pertanian.go.id/berkala/akp/issue/view/128). doi:https://doi.org/10.21082/akp.v5n1.2007.36-52
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ajeng Gita Pramesti Wahyudi, Yuliana Ziadatul Hikmah, Dela Putri Ayuningtyas, Rosita Fitrianita, Angga Setiawan, Maria Nofa Dwi Prasiwi, Firdaus Yunus Ryan Wibowo, Paundra Nandu Dewa Priadianta, Ida Nugroho Saputro, Aland Bilhaq L. Y.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










