HUBUNGAN POLA KONSUMSI GULA, GARAM, LEMAK (GGL) DENGAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS NILAM SARI BUKITTINGGI TAHUN 2025
Keywords:
ola Konsumsi Gula, Garam dan Lemak, Tekanan Darah, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan jenis penyakit terbanyak nomor satu di Indonesia yaitu dengan prevalensi 34,1 % pada usia > 15 tahun. Begitu juga di Puskesmas Nilam Sari sebagai wilayah kerja dengan temuan kasus hipertensi terbesar di Kota Bukittinggi yaitu sebesar 20,45% (2,748 kasus). Salah satu fenomena yang ditemukan pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari Adalah banyaknya pasien hipertensi yang mengkonsumsi jenis makanan sehari-hari yang tidak terpisah dengan anggota keluarga lain serta kebiasaan masyarakat untuk mengkonsumsi gula (minuman manis) setiap harinya sehingga mengindikasikan tidak terkontrolnya asupan gula, garam dan lemak harian pada pasien penderita hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola konsumsi gula, garam dan lemak (GGL) dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Nilam Sari Bukittinggi. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kasus baru hipertensi tahun 2025 yaitu sebanyak 547 kasus. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan besaran sampel sebanyak 85 responden. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrumen berupa kuisioner pola konsumsi gula dan gram, SQ-FFQ dan observasi tekanan darah. Analisis data pada penelitian ini meliputi analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,2% responden dengan pola konsumsi gula berlebih, 72,9% konsumsi garam berlebih, 97,6% pola konsumsi lemak sesuai anjuran dan 52,9% dengan tekanan darah tinggi. Variabel yang berhubungan dengan tekanan darah pasien hipertensi adalah pola konsumsi gula (p = 0,025, OR = 3,273) dan pola konsumsi garam (p = 0,022, OR = 36,19). Sedangkan pola konsumsi lemak tidak berhubungan dengan tekanan darah (p = 1,000). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pola konsumsi gula dan garam dengan tekanan darah pada pasien hipertensi. Diharapkan kepada pihak Puskesmas Nilam Sari untuk dapat meningkatkan upaya komunikasi, edukasi dan informasi terkait kepatuhan diet pada penderita hipertensi.
References
Amir, A., Rantesigi, N., & Agusrianto, A. (2022). Seduhan Bawang Putih Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi: A Literature Review. Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(1), 113–117. https://doi.org/10.33860/jik.v16i1.685
Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi. 2024. Data PTM (Penyakit Tidak Menular) Kota Bukittinggi. Bukittinggi: Dinas Kesehatan.
DiNicolantonio, J. J., O’Keefe, J. H., & Lucan, S. C. 2017. Added fructose: A principal driver of type 2 diabetes mellitus and its consequences. Mayo Clinic Proceedings, 90(3), 372-381.
Grimes, C. A., Riddell, L. J., & Nowson, C. A. 2016. Consumer knowledge and attitudes to salt intake and labelled salt information. Appetite, 107, 383-390.
Hall, J. E., et al. 2015. Obesity-Induced Hypertension. (Circulation Research)
Hananta, Y dan Freitag, H. 2011. Deteksi Dini dan Pencegahan Hipertensi dan Stroke. Yogyakara: Media Pressind.
Hastono, S. P. 2018. Analisis Data Pada Bidang Kesehatan. Depok: Rajawali. Pers.
He, F. J., & MacGregor, G. A. 2020. Salt reduction to prevent hypertension and cardiovascular disease: JACC state-of-the-art review. Journal of the American College of Cardiology, 75(6), 632-647.
Jayalath, V. H., Sievenpiper, J. L., & de Souza, R. J. 2015. Total fructose intake and risk of hypertension: A systematic review and meta-analysis of prospective cohorts. Journal of the American College of Nutrition, 34 (4), 328-339.
Kasyifa IN, Rahfiludin MZ, Suroto S. Hubungan Status Gizi Dan Aktivitas Fisik Dengan Kebugaran Jasmani Remaja. Med Technol Public Heal J.2018;2(2):133–42.
Kemenkes RI. 2018. Hasil Riskesdas Sumbar Tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI.
Kemenkes RI. 2018. Hasil Riskesdas Tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI.
Kristina, & Soeyono, D. R. 2024. Hubungan Konsumsi Gula Garam Lemak (GGL) dan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pra Lansia di Desa Simorejo Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro.
Kurniasari R, Andriani E. 2018. Pengaruh Asupan Natrium Dalam Makanan Jajanan Terhadap Tekanan Darah Remaja (Uji Cross Sectional Pada Mahasiswa Tingkat Pertama Fakultas Ilmu Kesehatan Unsika. Nutr Diaita.;10(2):41–8.
Mozaffarian, D. 2016. Dietary and policy priorities for cardiovascular disease, diabetes, and obesity. Circulation, 133 (2), 187-225.
Notoatmodjo, Soekidjo. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nursalam. 2020. Metodologi Penelitian Keperawatan Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika.
Permenkes. Permenkes No. 30 Th 2013 Gula Garam Lemak.pdf. 2013.
Prasetyoningrum. 2014. Hipertensi Bukan Untuk Ditakuti. Jakarta: FMedia.
Pudiastuti, Dewi Ratna. 2013. Penyakit- Penyakit Mematikan. Yogyakarta: Nuha Medika
Puskesmas Nilam Sari. 2025. Capaian SPM Puskesmas Nilam Sari Tahun 2025. Bukittinggi: Puskesmas Nilam Sari.
Sacks, F. M., et al. 2017. Dietary Fats and Cardiovascular Disease. (American Heart Association).
Schwingshackl, L., Schwedhelm, C., & Hoffmann, G. 2017. Food groups and risk of hypertension: A systematic review and dose-response meta-analysis of prospective studies. Advances in Nutrition, 8*(6), 793-803.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatit Dan R&D. ALFABETA.
Teti, C., Masi, D., & Pofi, R. 2021. Dietary salt restriction in hypertension: A systematic review and meta-analysis. Nutrients, 13 (3), 791.
Triyanto, E. 2014. Pelayanan Keperawatan Bagi Penderita Hipertensi Secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Vafeiadou, K., et al. 2015. Dietary Fat and Endothelial Function. (British Journal of Nutrition).
WHO. 2021. Hypertension. www.who.int/news-room/fact-sheet/detail/hypertension. diakses 24 November tahun 2022
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khairul Naas, Aulia Putri, Yossi Fitrina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










