Persepsi Pemuda Karang Taruna RW.03 Terhadap Pesan Dakwah “Agar Benar-Benar Taubat” di Channel Youtube Jeda Nulis

Authors

  • Muhammad Gilang Ramadhan Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Rikza Maulan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Keywords:

Persepsi, Pesan Dakwah, YouTube

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi pemuda Karang Taruna RW.03 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kota Bekasi, terhadap pesan dakwah dalam video “Agar Benar-Benar Taubat” di channel YouTube Jeda Nulis, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan konatif, serta dimensi akhlak dalam pesan tersebut. Penelitian dilatarbelakangi oleh menurunnya partisipasi pemuda setempat dalam pengajian tatap muka, meskipun fasilitasnya tersedia, sementara konsumsi konten digital mereka terus meningkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam dengan lima pengurus aktif Karang Taruna RW.03, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Teori persepsi Jalaluddin Rakhmat digunakan sebagai kerangka analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi pemuda cenderung positif. Pada aspek kognitif, informan memahami taubat bukan sekadar memohon ampunan, melainkan proses kembali kepada Allah SWT dan memperbaiki diri. Pada aspek afektif, sebagian besar informan merasa tersentuh, malu, dan terdorong untuk introspeksi diri, sedangkan satu informan menilai pengaruh emosional video bergantung pada kesiapan masing-masing individu. Pada aspek konatif, sebagian besar informan menyatakan niat untuk memperbaiki ibadah, menjaga ucapan, menghindari pergaulan bebas, dan memilih konten yang lebih bermanfaat, meskipun perubahan tersebut sebagian besar masih berada pada tahap niat. Pada dimensi akhlak, pesan dakwah memperkuat kesadaran akhlak kepada Allah, kepada diri sendiri, dan dalam bermedia sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa channel Jeda Nulis merupakan media dakwah digital yang efektif bagi pemuda, tetapi sebaiknya diposisikan sebagai pelengkap, bukan pengganti, pembinaan keagamaan secara tatap muka.

References

Abdullah, M. (2021). Analisis pesan dakwah terhadap respon netizen Habib Ja’far Husein dalam channel YouTube Jeda Nulis [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Akbar, A. (2018). Efektifitas YouTube sebagai media penyebaran informasi (studi pada Serambi on TV). Jurnal Komunikasi, 16(2).

Anwar, A., dkk. (2024). Pemanfaatan new media dalam dakwah moderasi beragama: Analisis strategi komunikasi Habib Ja’far Al-Hadar di YouTube. Komunida: Media Komunikasi dan Dakwah, 14(2).

Arifinsyah, dkk. (2022). Taubat dalam pandangan Islam dan Kristen. Studia Sosia Religia, 5(1).

Choirin, M. (2023). Sejarah dakwah: Capaian, pendekatan dan karakteristik. Wawasan Ilmu.

Fuady, I., dkk. (2017). Analisis faktor yang mempengaruhi persepsi mahasiswa Untirta terhadap keberadaan perda syariah di Kota Serang. Jurnal Penelitian Komunikasi dan Opini Publik, 21(1).

Jafar, I. (2010). Tujuan dakwah dalam perspektif Al-Qur’an: Mempertajam fokus dan orientasi dakwah ilahi. MIQOT: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 34(2), 285–302.

Jumiyati, S., dkk. (2022). Metodologi penelitian kualitatif. Global Eksekutif Teknologi.

Kasir, I., & Awali, S. (2024). Peran dakwah digital dalam menyebarkan pesan Islam di era modern. An-Nasyr: Jurnal Dakwah dalam Mata Tinta, 11(1), 59–68.

Marti, A., Nuzuli, A. K., & Firtanosa, A. (2023). Peran video dakwah di YouTube dalam meningkatkan kesadaran keagamaan pada remaja di era digital. Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi, 5(2), 102–108.

Nur, D. M. (2011). Dakwah: Teori, definisi dan macamnya. Wardah, 2(2).

Nurbani, M. (2019). Urgensi pembahasan taubat dalam perspektif hadis. Holistic al-Hadis, 5(1).

Rakhmat, J. (2007). Psikologi komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.

Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Rusuli, I. (2022). Psikososial remaja: Sebuah sintesa teori Erik Erikson dengan konsep Islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89.

Sulidar. (2023). Energi taubat dalam perspektif Alquran dan As-Sunnah. Al-Kaffah, 11, 307–321.

Walgito, B. (2004). Pengantar psikologi umum. Andi Offset.

Downloads

Published

2026-10-25

How to Cite

Persepsi Pemuda Karang Taruna RW.03 Terhadap Pesan Dakwah “Agar Benar-Benar Taubat” di Channel Youtube Jeda Nulis. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(5), 11896-11907. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8408