Penerapan Arsitektur Perilaku Pada Konsep Perancangan Creative Hub Di Surakarta
Keywords:
Arsitektur Perilaku, Creative Hub, Ekonomi KreatifAbstract
Perkembangan ekonomi kreatif di Kota Surakarta menunjukkan potensi signifikan sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan komunitas, namun belum sepenuhnya didukung oleh ketersediaan ruang kolaboratif yang memadai. Keterbatasan fasilitas kreatif yang mampu mengakomodasi interaksi, kolaborasi, serta proses kreatif lintas subsektor menjadi permasalahan utama dalam pengembangan ekosistem ekonomi kreatif lokal. Oleh karena itu, diperlukan perancangan Creative Hub di Surakarta yang tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas fisik, tetapi juga mampu membentuk pola interaksi dan perilaku kreatif yang berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, dan perumusan konsep. Pendekatan Arsitektur Perilaku dipilih untuk memahami hubungan antara ruang dan perilaku pengguna melalui aspek persepsi, kognisi, personal space, serta interaksi social. Hasil kajian berupa perumusan konsep pengolahan tapak, peruangan, massa dan tampilan, struktur dan utilitas bangunan Creative Hub dengan penerapan prinsip-prinsip Arsitektur Perilaku.
References
Badan Ekonomi Kreatif. (2019). Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia (PMK3I). https://katakreatif.kemenparekraf.go.id/assetsapi/country/pdf/1656045960431-kotakreatif-31 .%20Profil-Kota-Surakarta.pdf
Badan Pusat Statistik. (2025). Ekonomi Indonesia Tahun 2024 Tumbuh 5,03 Persen (C-to-C). Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 Tumbuh 5,02 Persen (Y-on-Y). Ekonomi Indonesia Triwulan IV-2024 Tumbuh 0,53 Persen (Q-to-Q). Bps.Go.Id, 17, 1. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2025/02/05/2408/ekonomi-indonesia-tahun-2024-tumbuh-5-03-persen--c-to-c---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-5-02-persen--y-on-y---ekonomi-indonesia-triwulan-iv-2024-tumbuh-0-53-persen--q-to-q--.html?utm_source
Bagas, I. S., Wardani, D. K., & Suharjono, E. (2023). Influence Home Industry Kampoeng Batik Laweyan To Community Economy in the Laweyan Region of Surakarta. Journal of Geography Science and Education, 11(2), 45–54.
Disporapar Jateng. (2024). Buku Saku Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 2024. Statistik Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah.
Lang, J. (1987). Creating Architectural Theory: The Role of the Behavioral Sciences in Environmental Design. Van Nostrand Reinhold.
Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif. (2020). Statistik Ekonomi Kreatif 2020. In Pusat Data dan Sistem Informasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. www.kemenparekraf.go.id
Manioudis, M., & Angelakis, A. (2023). Creative Economy and Sustainable Regional Growth: Lessons from the Implementation of Entrepreneurial Discovery Process at the Regional Level. Sustainability (Switzerland), 15(9). https://doi.org/10.3390/su15097681
Pemerintah Kota Surakarta. (2023). Penghargaan sebagai anggota jejaring Kota Kreatif UNESCO (UCCN) sektor Crafts and Folk Art 2023. https://setda.surakarta.go.id/page/detail_penghargaan/penghargaan-sebagai-anggota-jejaring-kota-kreatif-unesco-unesco-creative-cities-network-uccn-sektor-crafts-and-folk-art-2023
Pena, W. M., & Parshall, S. A. (2001). Problem seeking: An architectural programming primer (4th ed.).
Permana, D. R., Arsitektur, P. S., Teknik, F., & Surakarta, U. M. (2021). Surakarta Creative Space dengan Pendekatan Sustainable Architecture.
Siregar, F., & Sudrajat. Daya. (2018). Enabling Spaces: Mapping Creative Hubs in Indonesia. March. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.27758.92484
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fadhiil Hadzan Pratyana, Ana Hardiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










