Pendekatan Socio-Historis terhadap Pemaknaan Sunnah
Keywords:
Sunnah, Pendekatan Sosio-Historis, Konteks SosialAbstract
Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan sunnah melalui pendekatan sosio-historis dengan mengkaji konteks sosial dan sejarah di balik tindakan Nabi Muhammad SAW serta penerapannya dalam masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap teks-teks Al-Qur'an dan hadits, dengan fokus pada ayat-ayat yang relevan untuk memahami hubungan antara sunnah dan konteks zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan sunnah harus memperhatikan kondisi sosial dan budaya pada masa Nabi serta perubahan yang terjadi dalam masyarakat Islam di masa mendatang. Pendekatan sosio-historis ini mengungkapkan bahwa sunnah tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga harus dipertimbangkan dalam kaitannya dengan realitas sosial yang berkembang. Oleh karena itu, pemahaman sunnah yang dinamis diperlukan agar ajaran Islam tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.
References
Dakir, J., & Shah, F. A. (2012). A contextual approach in understanding the prophet’s hadith: An analysis. The Journal of Applied Sciences Research, 8(7), 3176–3184.
Darmalaksana, W. (2021). Science and Technology Opportunities in Hadith Research. 11(1), 41–51. https://doi.org/10.15575/IJIK.V11I1.9680
Demirel, S. (2014). Understanding the Spirit of Time and Interdisciplinary Perspective in the Interpretation of Ḥadīth. 3, 115–130. https://doi.org/10.16947/FSMIAD.32687
Hasanah, U. (2023). Historical Approach in Understanding Hadith. UMRAN, 10(2), 37–51. https://doi.org/10.11113/umran2023.10n2.598
Hasanah, U. (2023). Historical Approach in Understanding Hadith. UMRAN, 10(2), 37–51. https://doi.org/10.11113/umran2023.10n2.598
Kedudukan Sumber Hukum Islam Kedua (Hadis) Dalam Al-Qur’an. (2022). 2(2), 35–52. https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v2i2.708
Kusmana, K. (2020). A Textual Analysis of the Use of Sunna in Malik’s Legal Doctrine. Refleksi, 2(1), 41–50. https://doi.org/10.15408/REF.V2I1.14390
Kusmana, K. (2020). A Textual Analysis of the Use of Sunna in Malik’s Legal Doctrine. Refleksi, 2(1), 41–50. https://doi.org/10.15408/REF.V2I1.14390
Muhtador, M. (2019). Dinamika Memahami Hadis Nabi: Tinjauan Historis dan Metodologis. 3(2), 185. https://doi.org/10.21043/RIWAYAH.V3I2.3704
Ram, S. (2022). Methodology and Sources of Data. 43–61. https://doi.org/10.1007/978-981-19-3284-7_2
Rizqi, M., Deski, A., & Ikhwan, M. A. U. (2023). Kontekstualisasi Pemahaman Hadis. Istinarah. https://doi.org/10.31958/istinarah.v5i2.10611
Rizqi, M., Deski, A., & Ikhwan, M. A. U. (2023). Kontekstualisasi Pemahaman Hadis. Istinarah.
Suryadilaga, M. A. (2017). Kontekstualisasi Hadits Dalam Kehidupan Berbangsa dan Berbudaya. 11(1), 215–234. https://doi.org/10.24042/KLM.V11I1.904
The downstreaming of library research in the development isamic science. (2023). Bidayah, 56–67. https://doi.org/10.47498/bidayah.v14i1.1403
Tolkah. (2021). Islamic Law and Social Change: How does Islam take a Stand? 3(1), 242–248. https://doi.org/10.33258/BIOHS.V3I1.398
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Syahdino Sahdana, Muhammad Yahya, Tasbih Tasbih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










