Membangun kesadaran lingkungan dan ekonomi kreatif melalui program sosialisasi eco enzyme dan saponifikasi di Nagari Batu Bajanjang

Authors

  • Azmen Kahar Universitas Negeri Padang
  • Sri Nova Universitas Negeri Padang
  • Qauratunnada Qauratunnada Universitas Negeri Padang
  • Zahwa Putri Derisanz Universitas Negeri Padang
  • Al Ikhsan Nul Kamil Universitas Negeri Padang
  • Alif Muhammad Hafiz Universitas Negeri Padang

Keywords:

eco enzyme, Ramah Lingkungan, saponifikasi

Abstract

Sampah organik rumah tangga merupakan salah satu penyumbang utama pencemaran lingkungan akibat pengelolaan yang kurang tepat di tingkat masyarakat. Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mendorong peluang ekonomi kreatif melalui pemanfaatan sampah organik menjadi produk eco enzim dan sabun ramah lingkungan. Program ini dilaksanakan di Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembah Jaya, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Indonesia, dari tanggal 5 hingga 8 Juli 2025. Pendekatan partisipatif-edukatif diterapkan melalui konseling interaktif, demonstrasi, dan praktik terbimbing yang melibatkan 15 anggota masyarakat yang terdiri dari perempuan PKK dan kader lingkungan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan tanggapan peserta, dan dianalisis secara deskriptif menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik rumah tangga menjadi produk eco enzim dan sabun melalui saponifikasi. Peserta mampu secara mandiri memproduksi eco enzim yang bercirikan warna cokelat tua dan aroma fermentasi yang khas, serta sabun ramah lingkungan yang cocok untuk penggunaan rumah tangga. Program ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan sampah organik tetapi juga membuka peluang bagi kegiatan ekonomi kreatif berbasis rumah tangga.  Kesimpulannya, program sosialisasi enzim ramah lingkungan dan saponifikasi secara efektif meningkatkan kesadaran lingkungan dan kapasitas masyarakat terhadap pengelolaan sampah berkelanjutan.

References

Ashokkumar V, Flora G, Venkatkarthick R, et al. 2022. Advanced technologies on the sustainable approaches for conversion of organic waste to valuable bioproducts. Fuel 324:124-313.

Astriani W and Trisminingsih R. 2016. Extraction, transformation and loading (ETL) module for hotspot spatial data warehouse using geokettle. Procedia Environmental Science 33:626-634.

Darsini, N. N., Sari, P. A., & Lestari, N. W. (2024). Pemanfaatan eco enzyme sebagai bahan dasar sabun ramah lingkungan. Jurnal Kimia Terapan, 18(2), 87–95.

David LM and Nair PR. 2013. Tropospheric column O3 and NO2 over the Indian region observed by Ozone. Atmospheric Environment 65(2):25-39.

Effendi H. 2003. Telaah kualitas air: bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisius. Yogyakarta.

Ernawati D, Budiastuti S, Masykuri M. 2012. Analisis komposisi dan strategi pengelolaan sampah berbasis SWOT. Ekosains 4(2):13–22.

Indramawan, D. P., & Susilowati, I. (2014). Analisis willingness to pay pengelolaan sampah terpadu. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 15(1), 45–56.

Istanti, R., & Utami, S. (2022). Edukasi pengelolaan limbah rumah tangga berbasis praktik eco enzyme. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 6(3), 211–218.

Jelita R. 2022. Produksi eco enzyme dari limbah rumah tangga. Jurnal Maitreyawira 3(1):28–35.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). (2022). Laporan kinerja pengelolaan sampah nasional. Jakarta: KLHK.

Muslimah S. 2018. Pemodelan ozon troposferik di Indonesia dengan memanfaatkan data ozone monitoring instrument [Tesis]. Departemen Klimatologi Terapan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, IPB University. Bogor.

Ni’matul Maula, L., Sari, D. P., & Handayani, S. (2020). Pemanfaatan limbah kulit buah dan sayur sebagai eco enzyme. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 5(2), 101–108.

Nur AI. 2016. Spatial distributions of nitrogen dioxide over Jakarta [Proceeding]. Proceeding of Lisat Symposium 16(2):108-123.

Oman FS. 2022. Analisis kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Bogor Barat [Prosiding]. Konferensi Kehutanan Nasional IV. Jakarta. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Permatasari PA, Setiawan Y, Khairiah RN and Effendi H. 2017. The effect of land use change on water quality: A case study in Ciliwung watershed. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 54(1):25-34.

PerMenDagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) Nomor 66 Tahun 2011 tentang kode dan data wilayah administrasi pemerintahan.

Prameswari, D. A., Nugroho, A., & Hidayat, R. (2024). Pemberdayaan masyarakat desa melalui pengolahan limbah organik berbasis eco enzyme. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan, 9(1), 33–41.

Pranata, A., Suryani, E., & Rahmawati, D. (2021). Eco enzyme sebagai inovasi pengolahan limbah organik rumah tangga. Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(1), 59–66.

Sitepu, B., Siregar, M., & Lubis, A. (2019). Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 8(2), 145–153.

Sutrisnawati, N., Rahman, A., & Hidayat, S. (2022). Pemanfaatan eco enzyme sebagai pembersih ramah lingkungan. Jurnal Sains Terapan, 4(2), 75–82.

Tangapo, A. M., & Kandou, F. E. (2022). Pemanfaatan eco enzyme dalam pengelolaan limbah organik rumah tangga. Jurnal Pengelolaan Lingkungan, 10(1), 19–27.

Yanti, N., & Awalina, D. (2021). Karakteristik fisik dan kimia eco enzyme hasil fermentasi limbah organik. Jurnal Sains Lingkungan, 4(1), 25–32.

Zulaikhah, S., Pratama, R., & Hidayani, T. (2025). Eco enzyme sebagai solusi pengelolaan limbah organik dan mitigasi perubahan iklim. Jurnal Lingkungan Berkelanjutan, 7(1), 1–10.

Downloads

Published

2026-01-16