Analisis Kesesuaian Teori Purchasing Power Parity terhadap Pergerakan Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat Periode 2010–2025 dengan Pendekatan ECM
Keywords:
Purchasing Power Parity, Nilai Tukar, InflasiAbstract
Selama dekade terakhir, fluktuasi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS telah menunjukkan kerentanan ekonomi Indonesia terhadap dinamika global dan domestik. Hal ini menuntut pertimbangan ulang terhadap teori Purchasing Power Parity (PPP), yang telah lama menjadi dasar untuk memahami keseimbangan nilai tukar jangka panjang. Menurut Rogoff (2023), PPP tetap menjadi pedoman utama, meskipun negara berkembang sering mengalami penyimpangan sementara akibat kekakuan harga dan guncangan eksternal. Sementara itu, Chen dan Engel (2024) menjelaskan bahwa volatilitas inflasi dan perubahan rezim kebijakan moneter dapat menghambat proses penyesuaian nilai tukar menuju keseimbangan PPP. Studi ini bertujuan untuk menilai kesesuaian teori PPP terhadap pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS selama periode 2010–2025, sekaligus mengidentifikasi hubungan jangka panjang dan jangka pendek melalui Error Correction Model (ECM). Model ECM dipilih berdasarkan kemampuannya untuk menggambarkan mekanisme penyesuaian nilai tukar ketika terjadi penyimpangan dari nilai fundamental. Seperti yang dinyatakan oleh Asteriou dan Hall (2023), ECM memungkinkan peneliti untuk memodelkan dinamika jangka pendek yang tidak dapat ditangkap oleh model linier statis. Metode penelitian meliputi pengumpulan data inflasi di Indonesia dan Amerika Serikat, serta nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS, pengujian stasioneritas, analisis kointegrasi, dan estimasi ECM. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai validitas PPP di Indonesia, besarnya koreksi kesalahan jangka pendek, dan implikasinya terhadap kebijakan nilai tukar dan stabilitas harga. Penelitian ini juga berkontribusi untuk memperkaya literatur tentang PPP di negara berkembang, khususnya Indonesia, dan menawarkan saran untuk merancang kebijakan makroekonomi yang lebih adaptif terhadap volatilitas nilai tukar.
References
Asteriou, D., & Hall, S. G. (2023). Applied econometrics. Palgrave Macmillan.
Bahmani-Oskooee, M., & Wu, T. (2024). Exchange rate behavior and PPP in developing countries. Journal of International Money and Finance.
Bank Indonesia. (2024). Laporan kebijakan moneter. Bank Indonesia.
Chen, Y.-C., & Engel, C. (2024). Exchange rate dynamics and inflation differentials. Review of Economics and Statistics.
Enders, W. (2023). Applied econometric time series. Wiley.
Froot, K. A., & Rogoff, K. (2023). Perspectives on PPP and exchange rate behavior. Journal of International Economics.
Goldberg, L. S., & Tille, C. (2024). Exchange rates, fundamentals, and monetary policy. Journal of Monetary Economics.
Hamilton, J. D. (2023). Time series analysis. Princeton University Press.
Johansen, S. (2024). Cointegration: Theory and methods. Econometrica.
Juselius, K. (2023). The cointegrated VAR model: Methodology and applications. Oxford University Press.
Obstfeld, M., & Reinhart, C. (2024). Post-pandemic exchange rate volatility. IMF Economic Review.
Rogoff, K. (2023). The persistence of deviations from PPP. Journal of International Economics.
Taylor, A. M., & Taylor, M. P. (2023). Purchasing power parity in the long run. American Economic Review.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Lolita Apriliani, Dzika Ersanda, Dahira Bilqis Azahra, Renita Aditya Fauzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










