TOR-TOR ETNIS BATAK SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA FOTOGRAFI DENGAN TEKNIK “SLOW SYNCHRONIZATION FLASH

Authors

  • Veronica Br Panjaitan Universitas Negeri Medan
  • Khaerul Saleh Universitas Negeri Medan

Keywords:

Tor-Tor, Fotografi, Slow Synchronization Flash

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat tarian Tor-Tor sebagai warisan budaya etnis Batak ke dalam medium fotografi artistik dengan pendekatan teknik Slow Synchronization Flash. Tarian Tor-Tor yang sarat akan nilai spiritual, historis, dan ekspresif dipilih sebagai sumber inspirasi utama karena kekayaan gerak dan makna simboliknya. Teknik Slow Sync Flash digunakan untuk menangkap dinamika gerak penari sekaligus mempertahankan pencahayaan latar yang seimbang, sehingga menciptakan kesan visual yang dramatis dan artistik. Metode penciptaan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tahap eksplorasi budaya dan teknis, eksperimen fotografi, serta evaluasi visual. Hasil karya menunjukkan bahwa kombinasi antara nilai tradisional Tor-Tor dan pendekatan visual kontemporer dapat menciptakan representasi baru yang menarik, serta memperkuat pemahaman dan apresiasi terhadap budaya Batak. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi kontribusi dalam pengembangan fotografi budaya serta pelestarian seni tradisi melalui media visual modern

References

Afifah, N. (2014). Portrait Photography dengan Teknik Slow Synchronization Flash dalam Pemotretan Tari Balet Klasik. (Skripsi). Pasundan: Universitas Pasundan.

Ardiansyah, Y. (2005). Tips and Trik Fotografi. Jakarta: Grasindo.

Balayasa, W. O., dkk. (2021). Gerak Tari Jauk Manis Dalam Fotografi Ekspresi Dengan Teknik Strobo Light. Retina Jurnal Fotografi, 137-146.

Bandem, I. M. (2001). Metodologi Penciptaan Seni. Yogyakarta: Pascasarjana.

Boruna, A., dkk. (2003). Horja Adat Istiadat Dalihan Na Tolu. Jakarta: Parsadaan Marga Harahap Dohot Anak Boruna.

Danarto, S. (2011). Fotografi Bagi Pemula. Yogyakarta: Shira Media.

Dharsito, W. (2016). Dasar Fotografi Digital 3: Menguasai Exposure. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Francis, K. (2007). Focal Encyclopedia of Photography (4th ed.). (M. R. Peres, Penyunt.). United State: Taylor & Francis.

Freeman, M. (2010). Mastering Digital Photography. Lewes: Ilex.

Hutahuruk, M. (1987). Sejarah Ringkas Tapanuli Suku Batak. Jakarta: Erlangga.

Kartono, G., Sugito, & Cerah, A. C. (2020). Seni Rupa Dan Kriya Batak Toba. Medan: FBS Unimed Press.

Nainggolan, M. S. (2017). Makna Tari Tortor Sebagai Identitas Orang Batak Di Kota Balikpapan. Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman, 156-169.

Pranata, B., dkk. (2019). Perancangan Sistem Penyusunan Marga Suku Batak. Jurnal Sistem Informasi dan Ilmu Komputer Prima, 3(1), 17.

Rizki, A. H. (2015). Tips N Knowledges: Memaksimalkan Slow Sync Flash. Diambil dari Younameit Productions: https://blogyounameit.wordpress.com/2015/04/09/tips-n-knowledges-memaksimalkan-slow-sync-flash/

Saleh, K. (2014). Fotografi Dasar. Medan: Unimed Press.

Saragih, D. (2017). Jenis Motif & Nilai Filosofis Ornamen Tradisional Sumatera Utara. Yogyakarta: Thafa Media Yogyakarta.

Sarjono, Pristiati, T., & Hartono. (2021). Peran Fotografi dalam Seni Tari: Komunikasi, Informasi, dan Ekspresi Artistik. Pendidikan dan Penciptaan Seni, 18-28.

Stroebel, L., & Zakia, R. (1993). The Focal Encyclopedia of Photography. USA: Butterworth-Heinemenn. Diambil dari: https://symbolismhub.com/art-symbolism-the-ultimate-guide/

Sukaya, Y. (2009). Bentuk dan Metode Dalam Penciptaan Karya Seni Rupa. Ritme Jurnal Seni dan Pengajarannya, I, 9.

Syifa, R. E., dkk. (2021). Fotografi Potret Dengan Teknik Slow Synchronization Flash Dalam Pemotretan Tari Kuda Lumping. (Skripsi). Bandung: Universitas Telkom.

Tjin, E., & Mulyadi, E. (2014). Kamus Fotografi. Jakarta: PT Elex Media Komputindo. Diambil dari: https://www.academia.edu/search?q=Seni%20dan%20estetika

Umam. (2021). Tari Tor Tor: Sejarah, Gerakan, Jenis, Keunikan, Hingga Musik Pengiring. Diambil dari Gramedia Blog: https://www.gramedia.com/literasi/tari-tor-tor/

Wiflihani, W., & Suharyanto, A. (2011). Upacara Sipaha Sada Pada Agama Parmalim Di Masyarakat Batak. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 3(1).

Downloads

Published

2026-01-23